Skip to main content

Terima kasih Tuhan


Terima kasih Tuhan pelindungku
Kau Juruselamatku
Dalam perjalanan yang jauh ini
Tak pernah ku Kau tinggalkan

Setiap langkah Kau pimpinku
Dalam naungan kasihMu
Meski langkah sering terjatuh
Kau angkatku kembali

Sebuah perjalanan panjang yang harus kulalui didalam kehidupan ini, penuh liku dalam berbagai peristiwa. Terkadang aku merasa sendirian, begitu sunyi hingga aku bisa mendengar suara angin yang berhembus perlahan. Tapi terkadang begitu ramai hingga aku tidak dapat mendengar suara hatiku sendiri. Hidup adalah perjalanan panjang yang begitu singkat.

Jejak-jejak langkah kakiku yang tertinggal dibelakang, samar-samar masih meninggalkan bekas. Apalagi ketika aku terjatuh, cekungan pada pasir dipantai tampak begitu jelas. Aku sudah sampai sejauh ini, tak mungkin aku kembali ke masalalu. Semua menjadi sebuah ingatan yang terkumpul menjadi satu.

Baik buruknya kehidupan yang harus aku jalani, kusadari telah ditentukan dari semula. Tidak mungkin aku berkata “TIDAK” untuk perjalanan yang tidak kusukai, dan tidak mungkin aku berkata “YA” untuk perjalanan yang kusukai. Semua harus terjadi, seindah apapun dan seburuk apapun.

Jalan yang penuh dengan batu kerikil tajam lebih banyak harus kulalui. Persimpangan-persimpangan jalan tidak jarang membuatku salah langkah. Jalan sempit yang diapit oleh jurang disisi kanan dan kiriku juga selalu menganga siap melahapku apabila aku lengah dan terjatuh kedalamnya.

Luka-luka yang membekas di sekujur tubuhku terkadang masih meninggalkan rasa sakit yang tiba-tiba saja muncul. Ada kepedihan yang kurasakan. Tapi aku tahu, tak mungkin kuhentikan langkah kakiku saat ini. Hujan dan badai silih berganti. Membuat lelah jiwa ini dalam kesendirian.

Lalu sesaat aku tersentak, dalam sapaan lembut memanggil hatiku. Sapaan yang kuabaikan sejak aku dilahirkan. Dalam keterpurukan jiwa kudengar Ia membelaiku. Kurasakan suaranya yang lembut menegur hatiku. SentuhanNya yang menggenggam tanganku, meyakinkanku bahwa aku tidak sendirian.

Sekali kupalingkan wajahku kebelakang, menatap kembali lukisan-lukisan yang kupasang satu demi satu. Hanya bayang-bayang langkah kakiku yang jatuh bangun seorang diri, tanpa seorangpun mengerti.

Lalu sesaat aku kembali tersentak. Kupandang kesekeliling tubuh ini. Kerikil-kerikil tajam yang menusuk kakiku, tidak lagi kurasakan. Kutahu persimpangan mana yang harus kupilih. Aku semakin mampu mengimbangi tubuhku saat melalui jalan sempit ini. Ku tahu aku tidak sendiri.

Ada Dia yang menciptakanku dari semula, selalu mendampingi.
Ada Dia yang memegang tanganku saat kuterjatuh.
Ada Dia yang menghapus air mataku saat au kesakitan.
Ada Dia yang menyembuhkan luka-lukaku.

Lalu Ia berkata :
Akulah Yesus yang memikul bebanmu.
Akulah Yesus yang menanggung lukamu.
Akulah Yesus yang memegang tanganmu.
Akulah Yesus yang menanggung dosamu.

Kini ku tahu siapa pelindungku, dalam perjalanan yang jauh dan singkat ini. Ialah juruselamatku. Yang tidak pernah meninggalkan aku. Aku tahu Ia memimpinku. Menggapai hari depan dalam indah rencananya. Terima kasih Tuhan pelindungku. Engkaulah Yesus Juruselamatku.

Comments

Suriana Ju said…
Renungannya bagus sekali, apakah ini sebuah lyryc lagu ? tq
Judy Husin said…
@Suriana Ju,

Terima kasih Tuhan pelindungku
Kau Juruselamatku
Dalam perjalanan yang jauh ini
Tak pernah ku Kau tinggalkan

Setiap langkah Kau pimpinku
Dalam naungan kasihMu
Meski langkah sering terjatuh
Kau angkatku kembali

Hanya dua paragraf awal ini yang saya kutip dari lirik lagu.

Thanks.
Suriana Ju said…
@judyhusin...Maaf, tidak ada maksud apa". Saya hanya ingin tahu judul lagu dan penyanyinya. Saya pernah mendengar sekali lagu ini, tapi tidak tahu judulnya. Lagu ini sangat bagus sekali.

Kalo tidak keberatan, bolehkah saya tahu judul dan penyanyinya.
Terima kasih.
Judy Husin said…
@Suriana, mohon maaf, saya sendiri tidak tahu siapa penyanyinya. Lagu ini saya dengar pertama kali saat mengikuti persekutuan di kampus (pada waktu saya kuliah dulu). Sama seperti anda, saya hanya mendengarnya sekali saja di persekutuan tersebut, namun lagu ini sangat terkesan buat saya. Satu kali saat sedang browsing di internet, saya menemukan lirik lagu ini di sebuah blog. Saat itu saya meminta not lagu tersebut kepada penulis blog dan dia mengirmkannya ke saya. Sayangnya, itu sudah sekitar 5 -6 tahun yang lalu dan not lagu tersebut entah saya simpan dimana.

Jadi mohon maaf, saya tidak bisa memberikan informasi lebih banyak untuk anda.
Suriana Ju said…
Oke...ngak apa".
Kalo ketemu lagunya..tolong kabarin ya.
Terima kasih banyak. ^^