Skip to main content

Posts

Showing posts from December, 2013

Because He Lives

Karena Yesus telah lahir sebagai manusia dalam kesederhanaan. Bertumbuh dalam hikmat dan bijaksana. Memikul salib untuk manusia yang berdosa. Mengampuni kita dan mati di salib Namun bangkit menyatakan kemuliaanNya. Karena Dia hidup. Itu sebabnya aku mengenangNya dalam NATAL. Selamat hari Natal untuk semuanya. Tuhan Yesus beserta kita.

Aku Tidak Turut Berdukacita

Image source : Fanzwave.net Aku tahu kesedihanmu Aku tahu rasa kehilanganmu Aku tahu kedukaanmu Aku tahu airmatamu Banyak yang telah mengatakan Turut berdukacita bagimu Banyak yang telah mengatakan Kiranya Tuhan menghibur dan menguatkanmu Namun aku terdiam Ketika akan kuucapkan kata-kata itu Karena engkau yang sedang berdukacita Dan aku hanya merasa berdukacita Aku ingin tersenyum menyalamimu yang sedang berdukacita Bukan karena aku senang, bukan karena aku menertawakanmu Tapi, karena aku tahu engkau sedang berdukacita Senyumku hanya untuk mengatakan Berdukacita dan menangislah, tapi setelah itu tersenyumlah Bangkitlah dan berjuanglah, karena hidupmu harus kau lanjutkan Kenanglah dia yang telah pergi meninggalkanmu Teteskanlah airmatamu saat kau rindu padanya Tapi setelah itu tersenyumlah Karena hidupmu harus kau lanjutkan Aku bisa merasakan kehilangan Aku bisa merasakan airmatamu Namun aku belum bisa memahaminya Kare

Natal Tak Lagi Bermakna

Image source : http://frompond.blogspot.com Aku kagum melihat gedung-gedung gereja di hias dengan begitu indah. Aku kagum melihat orang-orang yang begitu sibuk membuat dekorasi gereja untuk Natal. Aku kagum melihat orang-orang yang sibuk berlatih mempersiapkan lagu-lagu pujian Natal. Aku kagum melihat orang-orang yang tampak serius berlatih drama Natal. Aku kagum melihat orangtua yang sibuk mempersiapkan hadiah Natal untuk anak-anak mereka. Aku kagum, namun aku tidak memujanya. Ketika hari perayaan natal tiba, aku tidak duduk di tempat paling depan, tapi lebih dekat ke belakang. Bukan bermaksud agar lebih cepat keluar ketika acara natal telah selesai, bukan juga bermaksud agar bisa melihat lebih luas keindahan gedung perayaan natal, namun hanya sekedar mencari tempat yang nyaman untuk duduk. Gedung yang semula biasa saja, dihias dengan pohon natal yang tinggi menjulang. Dilengkapi lampu-lampu yang kerlap-kerlip dan terkadang menyilaukan mata. Sebuah bangunan kecil sepe