Dalam sebuah kebaktian di suatu minggu, istri saya berbisik kepada saya.”Pi, bagaimana kalau si A (nama dirahasiakan) kita bawa saja ke hamba Tuhan PS (nama dirahasiakan).” Saya hanya diam dan berpikir. Kemudian istri saya melanjutkan lagi,”Dia sangat percaya sekali dengan dukun, aku sudah berusaha menjelaskan sama dia, sekarang dia jadi sering nanya-nanya dengan si B (orang yang pernah belajar perdukunan)” Saya tetap diam, kemudian menjawab,”Nanti saja kita omongin lagi.” Siapakah si A? Si A adalah seorang wanita, usianya kira-kira 30 tahunan. Ia curhat kepada istri saya mengenai masalah keluarganya. Suaminya suka berselingkuh dan jarang di rumah. Ia saat ini tinggal bersama seorang anaknya yang masih berusia kira-kira 3 tahun. Menurut cerita istri saya, ia memiliki anaknya yang lain, namun saat ini tinggal di Kalimantan. Saya tidak tahu persis berapa jumlah anaknya, karena hanya mendengarkan cerita istri saya tanpa banyak bertanya. Satu hal yang diceritakan kepada istri sa...
Belajar memahami Alkitab, melangkah menuju kebenaran.