Skip to main content

Membongkar Tipuan Mujizat Kesembuhan

Selesai didoakan, orang itu diminta berdiri, Bangun dari kursi roda yang digunakan. “Ayo jalan... haleluya... engkau telah disembuhkan oleh bilur-bilurNya, ayo jalan..!” Orang itupun melangkah perlahan. “Haleluya... puji Tuhan, ia telah disembuhkan. Sekarang kutuk kursi roda ini sudah dilepaskan oleh kuasa Yesus..! Terpujilah Tuhan...!”

Pendeta tersebut lalu meninggalkan orang itu dan menghampiri yang lainnya. Sungguh mengesankan malam ini, mengikuti KKR penyembuhan yang dihadiri lebih dari 10 ribu orang. Mujizat kesembuhan dari Tuhan benar-benar terjadi. Tuhan Yesus memang luar biasa, ia tabib yang ajaib.

Anda pernah menghadiri KKR penyembuhan? Pernah melihat mujizat kesembuhan yang terjadi secara ajaib. Kuasa Tuhan memang luar biasa, tidak ada yang mustahil baginya. Sebagai orang kristen, anda pasti tahu dan pernah mendengar yang namanya mujizat kesembuhan. Banyak gereja mengadakan KKR mujizat kesembuhan dan banyak kesaksian orang-orang yang disembuhkan. Jika anda pernah menghadiri KKR kesembuhan, mungkin anda akan mengagumi pendeta-pendeta yang dipakai Tuhan dengan luar biasa untuk melakukan mujizat kesembuhan.

Banyak undangan KKR yang dilengkapi dengan embel-embel mujizat kesembuhan. Banyak yang datang dengan membawa orang sakit, apalagi kalau orang sakit tersebut tidak percaya Tuhan. Jika Tuhan menunjukkan kuasanya menyembuhkan penyakit orang itu, bukankah orang tersebut akan menjadi percaya pada Yesus? Itu berarti kita membawa jiwa-jiwa baru untuk diselamatkan. Terpujilah Tuhan.

Ada gereja yang mengajarkan bahwa mujizat kesembuhan bukanlah hal yang utama, yang terpenting adalah pengajaran yang benar. Perkataan ini umumnya diucapkan oleh pendeta di gereja-gereja yang tidak pernah mengadakan KKR penyembuhan. Tapi, banyak juga yang mengakui pentingnya ajaran yang benar dibandingkan mujizat kesembuhan atau kuasa-kuasa lainnya. Seorang pendeta, jika ia memiliki kuasa penyembuhan dan menyembuhkan banyak orang, tapi jika ajarannya menyimpang dari Alkitab, maka kemungkinan mujizat kesembuhan yang dilakukannya berasal dari Iblis.

Wow..., saya tertegun. Ternyata Iblis juga bisa melakukan mujizat kesembuhan. Selain pengajarannya, apa yang membedakan mujizat kesembuhan yang dari Tuhan dan dari Iblis. Apa satu pertanyaan yang melintas dipikiran saya, “Jika seseorang itu disembuhkan dengan ajaib, bukankah itu suatu anugerah baginya, terlepas dari siapa mujizat itu berasal. Bukankah orang tersebut diminta untuk percaya Yesus ketika akan disembuhkan, dan orang tersebut menyatakan percaya, lalu..., mengapa ia dikatakan disembuhkan oleh Iblis dan bukan oleh Tuhan?”

Ada yang mengatakan untuk membedakan pendeta yang benar-benar diurapi Tuhan dengan yang palsu adalah dilihat dari “buah”nya. Jika banyak orang bertobat, menjadi percaya Tuhan, banyak yang merasa diberkati, bertumbuh, dihiburkan, dikuatkan, itu berarti, pendeta tersebut benar-benar diurapi Tuhan dan dipakai Tuhan dengan luar biasa. Tapi, coba anda perhatikan pendeta-pendeta yang sering mengadakan KKR Kesembuhan, bukankah banyak yang bertobat, banyak yang percaya Tuhan, banyak yang merasa diberkati, bertumbuh, dihiburkan, dikuatkan, itu berarti, memang Tuhan yang mengurapinya, bukannya Iblis. Lalu?

Iman, Dasar Terjadinya Mujizat Kesembuhan

Percayalah dengan imanmu. Ketika kamu memohon kesembuhan dari Tuhan dan kamu mengimaninya bahwa kamu pasti sembuh, maka kesembuhan itu pasti terjadi. Iman itu penting, bukankah beberapa kali Yesus ketika akan melakukan penyembuhan berkata : “imanmu telah menyelamatkanmu”. Iman adalah dasar utama terjadinya mujizat kesembuhan. Lalu, apa dasar orang yang tidak disembuhkan oleh Tuhan? Dasarnya adalah dosa dan kurang beriman/percaya.

Dosa merupakan penghambat utama kamu tidak mendapatkan mujizat kesembuhan itu. Tuhan sangat membenci dosa. Oleh sebab itu jika di dalam hatimu masih tersembunyi dosa, maka kamu tidak akan disembuhkan. Selain dosa, kurang beriman/percaya juga akan membuat kamu tidak disembuhkan oleh Tuhan. Tuhan tidak suka orang yang setengah-setengah percaya kepada Tuhan, Tuhan mau kamu seutuhnya. Berikan dirimu seutuhnya kepada Tuhan sebagai persembahan yang hidup dan berkenan kepadaNya, maka ia yang mengasihimu akan memberikan yang terbaik bagimu.
Apakah Tuhan Yesus Menyembuhkanmu?

Katika pendeta di gereja anda mengatakan bawalah orang-orang sakit yang belum percaya Yesus dalam KKR yang akan diadakan tidak lama lagi. Biarkan Tuhan bekerja melakukan mujizat kesembuhan pada orang-orang yang belum percaya itu, agar ketika mereka menerima kesembuhan, mereka akan menjadi percaya pada Yesus dan bertobat dari dosa-dosanya.

Tapi..., tunggu dulu... Jika pendeta anda mengatakan hal ini, tapi juga mengajarkan bahwa imanmu-lah yang menyembuhkanmu, bukankah itu aneh? Jika pendeta anda mengatakan hal ini, tapi juga mengajarkan bertobatlah dari dosa-dosamu agar kamu menerima kesembuhan dari Tuhan, bukankah itu aneh?

Saya ulangi lagi. Pendeta menyuruh anda membawa orang-orang sakit yang belum percaya Tuhan, agar ketika disembuhkan mereka menjadi percaya, tapi mengatakan untuk sembuh harus percaya Yesus, harus punya iman. Bagaimana orang-orang tersebut sembuh jika belum percaya Yesus dan tidak punya iman terhadap Yesus? Mungkin anda menjawab, “justru pada saat akan disembuhkan itulah mereka diminta untuk percaya Yesus.” Anda yakin itu?

Saya ulangi lagi. Pendeta menyuruh anda membawa orang-orang sakit yang belum percaya Tuhan, agar ketika disembuhkan mereka akan mengakui dosa-dosanya dan bertobat, tapi mengatakan untuk sembuh harus mengakui dosa-dosanya dan bertobat terlebih dahulu. Bagaimana orang-orang tersebut sembuh jika belum mengakui dosanya dan bertobat? Mungkin anda menjawab, “dari dalam hatinya mereka pasti sudah mengakui dosa-dosanya dan mengalami pertobatan.” Anda yakin itu?

Anda pasti pernah mendengar, ada orang yang disembuhkan secara ajaib di atas mimbar, tapi setelah kembali ke rumah, penyakit orang tersebut kambuh lagi, bahkan lebih parah. Pendeta-pendeta dengan kuasa penyembuhan mengatakan kesembuhan itu berasal dari Tuhan Yesus. Jika kamu beriman, maka kamu akan sembuh. Jika kamu bertobat dari dosa-dosamu, maka Tuhan pasti menyembuhkanmu. Ketika penyakitmu datang lagi setelah kamu disembuhkan, itu berarti kamu kurang beriman atau masih ada dosa yang kamu sembunyikan. Jadi, sekali lagi.. PERCAYA dan berTOBATlah!

Pertanyaanya adalah : Jika orang yang penyakitnya kambuh kembali disebabkan karena kurang beriman atau masih ada dosa yang disembunyikan, bukankah pendeta berkata “Jika kamu beriman, maka kamu akan sembuh. Jika kamu bertobat dari dosa-dosamu, maka Tuhan pasti menyembuhkanmu”. Bukankah orang tersebut sudah disembuhkan diatas mimbar dan itu pasti karena ia beriman dan sudah bertobat. Ketika penyakitnya kambuh lagi, mengapa dianggap kurang beriman dan masih ada dosa yang disembunyikan?


Saya memiliki rekaman video-video KKR mujizat kesembuhan, beberapa kesaksian mujizat kesembuhan, pernah hadir dalam KKR Mujizat kesembuhan. Jika anda perhatikan, orang-orang yang katanya sudah disembuhkan dan diminta naik ke atas panggung, sebenarnya jauh lebih banyak yang memberikan kesaksian belum mengakui dosa-dosanya, belum bertobat. Dan jika orang tersebut belum mengenal Yesus, umumnya mereka baru mengaku percaya Yesus setelah disembuhkan.

Apa sesungguhnya yang dilakukan oleh pendeta yang mengatakan bahwa ketika orang-orang menerima kesembuhan, mereka akan menjadi percaya pada Yesus dan bertobat dari dosa-dosanya, tapi juga mengajarkan untuk sembuh perlu iman percaya kepada Yesus dan pertobatan?

Pernahkah anda perhatikan, meskipun banyak yang memberikan kesaksian mujizat kesembuhan di atas mimbar, tidak ada orang yang menguji kebenaran kesaksiannya. Umumnya setiap orang yang mendengar kesaksian itu akan terkagum-kagum dengan kuasa Tuhan termasuk sang pendeta. Ada yang tersenyum kagum, ada yang memandang dengan rasa takjub, ada yang terharu sampai meneteskan airmata, ada juga yang merasa ragu tapi tidak berani berbuat apa-apa, karena takut menghakimi hamba Tuhan, tapi tidak ada seorangpun yang berusaha membuktikan kebenarannya alias mengujinya. Meskipun banyak yang disembuhkan saat diatas mimbar, anda tidak pernah memperhatikan kelanjutan dari kesembuhan itu.


Mengamati dengan Lebih Teliti

Menguji kebenaran sebuah kesaksian kesembuhan akan dianggap sebagai orang yang tidak percaya. Menguji ajaran pendeta yang melakukan penyembuhan akan dianggap suka menghakimi. Meragukan terjadinya mujizat kesembuhan akan dianggap tidak percaya Yesus yang bisa menyembuhkan. Menolak cara-cara penyembuhan yang dilakukan oleh pendeta akan dianggap tidak beriman.

Jika anda berada di Gereja yang “tidak melakukan mujizat kesembuhan”, anda akan membenarkan diri dan merasa yakin bahwa para pendeta penyembuh itu adalah sesat. Anda memang tidak merasa takut untuk menilai bahwa cara-cara penyembuhan yang dilakukan pendeta-pendeta penyembuh itu adalah salah. Anda tidak takut mengatakan bahwa ajaran pendeta-pendeta penyembuh itu adalah sesat. Mengapa demikian? Itu karena pendeta di Gereja anda yang mengajarkan demikian, bukan karena anda tahu dimana letak kesalahannya. Begitu bukan?

Pernahkah anda mengamati dengan lebih teliti mujizat kesembuhan? Pernahkah anda membaca Alkitab lebih serius tentang penyembuhan-penyembuhan yang dilakukan Yesus maupun pengikutnya? Ketika membaca mujizat kesembuhan yang dilakukan Yesus, anda mungkin hanya sekedar membacanya saja, atau anda mungkin hanya merasa kagum saja. Tapi, pernahkah anda perhatikan apa perbedaan dan persamaan mujizat kesembuhan yang dilakukan Yesus dengan pendeta-pendeta di KKR kesembuhan?

Jika anda berasal dari gereja yang “melakukan” mujizat kesembuhan, anda percaya bahwa kesembuhan itu berasal dari Tuhan sendiri yang disalurkan melalui pendeta yang diurapinya. Jika anda berasal dari gereja yang “tidak” melakukan mujizat kesembuhan, anda mungkin akan tetap percaya bahwa mujizat kesembuhan itu terjadi, tapi mungkin saja itu berasal dari Iblis.

Anda tahu barang asli dan barang palsu. Barang asli ketika dilakukan pengujian akan terbukti keasliannya, sedangkan barang palsu ketika diuji akan terbukti kepalsuannya dan anda juga akan menemukan bahwa barang palsu pasti bukan asli. Emas itu emas, semakin diuji akan semakin terbukti itu emas. Emas palsu itu bukan emas, semakin di uji semakin terbukti itu bukan emas. Anda pernah memakai perhiasan emas palsu? Terbuat dari apakah emas palsu itu? Anda mungkin menjawab dari bahan kuningan, perak atau yang lainnya, tapi tidak mungkin anda mengatakan perhiasan emas palsu itu terbuat dari emas.

Emas palsu itu bukan emas yang dihasilkan oleh tukang emas palsu yang ingin meniru tukang emas asli. Pada waktu ingin meniru tukang emas asli, tukang emas palsu pasti menggunakan bahan lain yang bukan emas. Intinya adalah emas palsu itu bukan emas.

Mujizat asli itu mujizat. Mujizat palsu itu bukan mujizat. Mujizat asli yang diterima seseorang itu adalah mujizat, mujizat palsu yang diterima seseorang, itu bukan mujizat. Tapi, bukankah orang itu sembuh secara tiba-tiba dan ajaib, kalau sembuh secara tiba-tiba dan ajaib tapi itu bukan berasal dari Tuhan, bukankah itu tetap mujizat, hanya saja pelaku mujizat itu kemungkinan adalah Iblis?

Tahukah anda bahwa sejak kecil kita disuguhkan dengan cerita-cerita dongeng, tahayul, dan hal-hal supranatural lainnya, sehingga tanpa sadar kita sangat mempercayai hal-hal tersebut. Tahukah anda bahwa yang mendapatkan cerita-cerita dongeng, tahayul, dan hal-hal supranatural lainnya bukan hanya kita sebagai orang awam, tapi juga para pendeta yang sudah sekolah teologi.

Pendeta-pendeta ini masih sangat banyak yang terpengaruh dengan hal-hal tersebut, akibat tanpa sadar erita-cerita dongeng, tahayul, dan hal-hal supranatural lainnya masuk ke dalam gereja bahkan dipercaya sebagai ajaran gereja yang sesuai dengan Alkitab. Saya tidak membahas lebih lanjut tentang ini, karena saat ini saya khusus ingin membahas mujizat kesembuhan.

Tuhan itu supranatural, Tuhan itu di luar akal manusia. Kita tidak mungkin bisa memahami Tuhan. Tuhan itu terlalu agung dan ajaib. Tapi dibalik keagungannya, Tuhan juga memberikan hal-hal supranatural yang mungkin terjadi dalam kehidupan kita, salah satunya adalah mujizat kesembuhan. Alkitab banyak mencatat mujizat kesembuhan yang dilakukan oleh Yesus, jadi sebagai pengikut Yesus, tidak mustahil bukan jika ada pendeta-pendeta yang diurapi dengan kuasa penyembuhan. Saya setuju dengan hal ini.

Masalahnya adalah apakah mujizat-mujizat kesembuhan yang terjadi itu benar-benar adalah mujizat? Anda mungkin menganggap saya sebagai orang yang kurang percaya, bahkan menolak adanya mujizat kesembuhan. Tapi, saya beritahukan kepada anda bahwa Alkitab mengajarkan kita untuk menguji segala sesuatu, menguji setiap roh, bahkan Tuhan sendiri berkata “UJILAH AKU”

Saya mempertanyakan mujizat kesembuhan maupun mujizat lainnya, bukan karena tidak percaya, bukan karena meragukannya. Tahukah anda bahwa mujizat sejati, semakin di uji maka akan semakin terbukti kesejatiannya. Tuhan yang benar, ketika diuji akan semakin terbukti kebenarannya. Saya menguji bukan karena saya tidak percaya mujizat, tapi justru karena saya percaya. Alkitablah yang mengajarkan saya untuk menguji.

Mungkinkah kita menguji mujizat kesembuhan? Jawabannya mungkin sekali, terutama jika kita memiliki informasi yang lengkap. Alkitab kita jadikan standar kebenaran. Mungkin anda bertanya, mungkinkah kita menguji mujizat kesembuhan yang tercatat di dalam Alkitab? Jawabannya mungkin sekali, tapi peristiwa yang dicatat Alkitab sudah lama terjadi, para saksi mata sudah meninggal, tidak ada rekaman video terjadinya peristiwa, tapi kita memiliki catatannya di dalam Alkitab. Melalui kisah-kisah mujizat kesembuhan itu, kita masih mungkin mengujinya. Dari sinilah justru saya bisa membedakan mujizat kesembuhan yang terjadi sekarang ini dengan yang tercatat di Alkitab. Jangan terkejut kalau hasilnya sangat jauh berbeda.



Mujizat Kesembuhan oleh Yesus

Selama keberadaannya didunia, dengan tampil sebagai anak manusia, Yesus tercatat banyak sekali melakukan mujizat kesembuhan. Saya akan mengambil mujizat-mujizat Yesus yang berhubungan dengan kesembuhan saja. Saya akan jelaskan beberapa mujizat Yesus :

  • Yesus Menyembuhkan Orang Sakit Kusta

Maka datanglah seorang yang sakit kusta kepadaNya, lalu sujud menyembah Dia dan berkata :”Tuan, jika Tuan mau, Tuan dapat mentahirkan aku.” Lalu Yesus mengulurkan tangan-Nya, menjamah orang itu dan berkata: “Aku mau, jadilah engkau tahir. Seketika itu juga tahirlah orang itu dari pada kustanya. Lalu Yesus berkata kepadanya: “Ingatlah, jangan engkau memberitahukan hal ini kepada siapapun, tetapi pergilah perlihatkanlah dirimu kepada imam dan persembahkanlah persembahan yang diperintahkan Musa sebagai bukti bagi mereka. Lalu Yesus berkata kepadanya: "Ingatlah, jangan engkau memberitahukan hal ini kepada siapapun, tetapi pergilah, perlihatkanlah dirimu kepada imam dan persembahkanlah persembahan yang diperintahkan Musa, sebagai bukti bagi mereka." (Matius 8:2-4)

Seorang yang sakit kusta datang kepada Yesus, dan sambil berlutut di hadapan-Nya ia memohon bantuan-Nya, katanya: "Kalau Engkau mau, Engkau dapat mentahirkan aku." Maka tergeraklah hati-Nya oleh belas kasihan, lalu Ia mengulurkan tangan-Nya, menjamah orang itu dan berkata kepadanya: "Aku mau, jadilah engkau tahir." Seketika itu juga lenyaplah penyakit kusta orang itu, dan ia menjadi tahir. Segera Ia menyuruh orang itu pergi dengan peringatan keras: "Ingatlah, janganlah engkau memberitahukan apa-apa tentang hal ini kepada siapapun, tetapi pergilah, perlihatkanlah dirimu kepada imam dan persembahkanlah untuk pentahiranmu persembahan yang diperintahkan oleh Musa, sebagai bukti bagi mereka." Tetapi orang itu pergi memberitakan peristiwa itu dan menyebarkannya kemana-mana, sehingga Yesus tidak dapat lagi terang-terangan masuk ke dalam kota. Ia tinggal di luar di tempat-tempat yang sepi; namun orang terus juga datang kepada-Nya dari segala penjuru. (Markus 1:40-45)

Pada suatu kali Yesus berada dalam sebuah kota. Di situ ada seorang yang penuh kusta. Ketika ia melihat Yesus, tersungkurlah ia dan memohon: "Tuan, jika Tuan mau, Tuan dapat mentahirkan aku." Lalu Yesus mengulurkan tangan-Nya, menjamah orang itu, dan berkata: "Aku mau, jadilah engkau tahir." Seketika itu juga lenyaplah penyakit kustanya. Yesus melarang orang itu memberitahukannya kepada siapapun juga dan berkata: "Pergilah, perlihatkanlah dirimu kepada imam dan persembahkanlah untuk pentahiranmu persembahan seperti yang diperintahkan Musa, sebagai bukti bagi mereka." (Lukas 5:12-14)

Ayat-ayat dari Matius, Markus dan Lukas ini menceritakan peristiwa yang sama yaitu Yesus menyembuhkan orang yang sakit kusta. Apa yang terjadi dalam peristiwa ini? Yesus, karena belas kasihannya menyembuhkan orang itu. Begitu Yesus berkata “Aku mau, jadilah engkau tahir”, maka orang tersebut seketika itu langsung sembuh. Apakah orang ini benar-benar sembuh? Ayat berikutnya menjelaskan hal ini. Yesus berpesan kepadanya agar jangan menceritakan kepada siapapun tentang kesembuhannya, tapi cukup dengan memberikan persembahan seperti yang diperintahkan Musa. Tapi yang dilakukan orang itu justru sebaliknya. Ia menceritakan kepada banyak orang mengenai kesembuhannya, akibatnya banyak orang yang datang kepadaNya. Mengapa orang-orang ini mau datang kepada Yesus? Itu karena mereka telah melihat kesembuhan dari orang kusta ini. Jika orang tersebut tidak benar-benar sembuh maka tidak mungkin orang banyak itu mau datang kepada Yesus.

Perhatikan kesembuhan yang terjadi. Kesembuhan orang kusta ini terjadi dengan seketika. Seketika itu juga penyakitnya sembuh. Tidak ada penundaan kesembuhan, tidak ada disebutkan berangsur-angsur sembuh atau membutuhkan waktu beberapa hari baru bisa sembuh. Kesembuhan yang dialaminya adalah kesembuhan yang sempurna. Ini dibuktinya dengan orang itu berani menceritakan kepada banyak orang tentang kesembuhannya. Di jaman itu penyakit kusta adalah kutukan. Orang yang sakit kusta selalu disingkirkan dan tidak boleh mendekat kepada orang lain disekitarnya. Orang itu berani mendekat dan menceritakan kesembuhannya, itu karena ia benar-benar sembuh.

Sekali lagi perhatikan. Kesembuhan yang terjadi adalah SEKETIKA. Artinya saat ia dinyatakan sembuh, maka ia benar-benar SEMBUH.

  • Yesus Menyembuhkan Ibu Mertua Petrus

Setibanya di rumah Petrus, Yesuspun melihat ibu mertua Petrus terbaring karena sakit demam. Maka dipegang-Nya tangan perempuan itu, lalu lenyaplah demamnya. Iapun bangunlah dan melayani Dia. (Matius 8:14-15)

Sekeluarnya dari rumah ibadat itu Yesus dengan Yakobus dan Yohanes pergi ke rumah Simon dan Andreas. Ibu mertua Simon terbaring karena sakit demam. Mereka segera memberitahukan keadaannya kepada Yesus. Ia pergi ke tempat perempuan itu, dan sambil memegang tangannya Ia membangunkan dia, lalu lenyaplah demamnya. Kemudian perempuan itu melayani mereka. (Markus 1:29-31)

Kemudian Ia meninggalkan rumah ibadat itu dan pergi ke rumah Simon. Adapun ibu mertua Simon demam keras dan mereka meminta kepada Yesus supaya menolong dia. Maka Ia berdiri di sisi perempuan itu, lalu menghardik demam itu, dan penyakit itupun meninggalkan dia. Perempuan itu segera bangun dan melayani mereka. (Lukas 4:38-39)

Ibu mertua Petrus sedang terbaring karena sakit demam saat Yesus datang ke rumah Petrus. Tampaknya juga demamnya cukup keras sesuai dengan yang tercatat di Lukas. Murid-murid Yesus meminta kepada Yesus supaya menolongnya. Yesus menghampiri ibu mertua Petrus dan memegang tangannya. SEKETIKA itu juga lenyaplah demamnya, dan pada akhirnya ibu mertua Petrus bisa melayani mereka semua. Sekali lagi kesembuhan yang terjadi adalah seketika.

Saya pernah mendengarkan kesaksian seorang yang katanya pernah menderita demam tinggi. Obat dokter yang diminumnya sepertinya tidak mempan. Lalu datanglah seorang hamba Tuhan kepadanya. Hamba Tuhan itu menggunakan minyak yang sudah didoakan untuk dioleskan di tubuhnya yang sakit. Orang itu mengatakan “selama beberapa hari kemudian, demamnya berangsur-angsur sembuh” dan ia menjadi percaya sekali dengan hamba Tuhan ini. Apakah orang tersebut sembuh karena didoakan dan dioleskan minyak? Saya katakan TIDAK. Tapi saya akan jelaskan nanti dibagian bawah.


  • Yesus Menyembuhkan Orang Lumpuh

Sesudah itu naiklah Yesus ke dalam perahu lalu menyeberang. Kemudian sampailah Ia ke kota-Nya sendiri. Maka dibawa oranglah kepada-Nya seorang lumpuh yang terbaring di tempat tidurnya. Ketika Yesus melihat iman mereka, berkatalah Ia kepada orang lumpuh itu: "Percayalah, hai anak-Ku, dosamu sudah diampuni." Maka berkatalah beberapa orang ahli Taurat dalam hatinya: "Ia menghujat Allah." Tetapi Yesus mengetahui pikiran mereka, lalu berkata: "Mengapa kamu memikirkan hal-hal yang jahat di dalam hatimu? Manakah lebih mudah, mengatakan: Dosamu sudah diampuni, atau mengatakan: Bangunlah dan berjalanlah? Tetapi supaya kamu tahu, bahwa di dunia ini Anak Manusia berkuasa mengampuni dosa" --lalu berkatalah Ia kepada orang lumpuh itu--:"Bangunlah, angkatlah tempat tidurmu dan pulanglah ke rumahmu!" Dan orang itupun bangun lalu pulang. Maka orang banyak yang melihat hal itu takut lalu memuliakan Allah yang telah memberikan kuasa sedemikian itu kepada manusia. (Matius 9:1-8)

Kemudian, sesudah lewat beberapa hari, waktu Yesus datang lagi ke Kapernaum, tersiarlah kabar, bahwa Ia ada di rumah. Maka datanglah orang-orang berkerumun sehingga tidak ada lagi tempat, bahkan di muka pintupun tidak. Sementara Ia memberitakan firman kepada mereka, ada orang-orang datang membawa kepada-Nya seorang lumpuh, digotong oleh empat orang. Tetapi mereka tidak dapat membawanya kepada-Nya karena orang banyak itu, lalu mereka membuka atap yang di atas-Nya; sesudah terbuka mereka menurunkan tilam, tempat orang lumpuh itu terbaring. Ketika Yesus melihat iman mereka, berkatalah Ia kepada orang lumpuh itu: "Hai anak-Ku, dosamu sudah diampuni!" Tetapi di situ ada juga duduk beberapa ahli Taurat, mereka berpikir dalam hatinya: "Mengapa orang ini berkata begitu? Ia menghujat Allah. Siapa yang dapat mengampuni dosa selain dari pada Allah sendiri?" Tetapi Yesus segera mengetahui dalam hati-Nya, bahwa mereka berpikir demikian, lalu Ia berkata kepada mereka: "Mengapa kamu berpikir begitu dalam hatimu? Manakah lebih mudah, mengatakan kepada orang lumpuh ini: Dosamu sudah diampuni, atau mengatakan: Bangunlah, angkatlah tilammu dan berjalan? Tetapi supaya kamu tahu, bahwa di dunia ini Anak Manusia berkuasa mengampuni dosa" --berkatalah Ia kepada orang lumpuh itu--: "Kepadamu Kukatakan, bangunlah, angkatlah tempat tidurmu dan pulanglah ke rumahmu!" Dan orang itupun bangun, segera mengangkat tempat tidurnya dan pergi ke luar di hadapan orang-orang itu, sehingga mereka semua takjub lalu memuliakan Allah, katanya: "Yang begini belum pernah kita lihat." (Markus 12:1-12)

Pada suatu hari ketika Yesus mengajar, ada beberapa orang Farisi dan ahli Taurat duduk mendengarkan-Nya. Mereka datang dari semua desa di Galilea dan Yudea dan dari Yerusalem. Kuasa Tuhan menyertai Dia, sehingga Ia dapat menyembuhkan orang sakit. Lalu datanglah beberapa orang mengusung seorang lumpuh di atas tempat tidur; mereka berusaha membawa dia masuk dan meletakkannya di hadapan Yesus. Karena mereka tidak dapat membawanya masuk berhubung dengan banyaknya orang di situ, naiklah mereka ke atap rumah, lalu membongkar atap itu, dan menurunkan orang itu dengan tempat tidurnya ke tengah-tengah orang banyak tepat di depan Yesus. Ketika Yesus melihat iman mereka, berkatalah Ia: "Hai saudara, dosamu sudah diampuni." Tetapi ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi berpikir dalam hatinya: "Siapakah orang yang menghujat Allah ini? Siapa yang dapat mengampuni dosa selain dari pada Allah sendiri?" Akan tetapi Yesus mengetahui pikiran mereka, lalu berkata kepada mereka: "Apakah yang kamu pikirkan dalam hatimu? Manakah lebih mudah, mengatakan: Dosamu sudah diampuni, atau mengatakan: Bangunlah, dan berjalanlah? Tetapi supaya kamu tahu, bahwa di dunia ini Anak Manusia berkuasa mengampuni dosa" --berkatalah Ia kepada orang lumpuh itu--:"Kepadamu Kukatakan, bangunlah, angkatlah tempat tidurmu dan pulanglah ke rumahmu!" Dan seketika itu juga bangunlah ia, di depan mereka, lalu mengangkat tempat tidurnya dan pulang ke rumahnya sambil memuliakan Allah. Semua orang itu takjub, lalu memuliakan Allah, dan mereka sangat takut, katanya: "Hari ini kami telah menyaksikan hal-hal yang sangat mengherankan." (Lukas 5:17-26)

Dalam peristiwa ini kesembuhan yang terjadi adalah kesembuhan dari kelumpuhan. Bagaimana kesembuhan itu terjadi? Kesembuhan itu terjadi dengan SEKETIKA setelah Yesus mengatakan “Bangunlah, angkatlah tempat tidurmu dan pulanglah ke rumahmu” Orang lumpuh tersebut bangkit dan mengangkat tempat tidurnya, kemudian langsung pulang ke rumah dengan disaksikan orang banyak. Kesembuhan yang terjadi adalah SEKETIKA.

Apa yang terjadi dengan mujizat kesembuhan dijaman ini? Anda perhatikan baik di KKR-KKR kesembuhan maupun gereja-gereja yang mengadakan acara penyembuhan. Kesembuhan yang terjadi tidak seketika. Ada seorang yang katanya terkena stroke dan mengalami kelumpuhan dan telah sekian tahun menggunakan kursi roda. Ia didoakan dalam KKR penyembuhan. Setelah didoakan ia diminta bangkit dari kursi rodanya. Perlahan ia bangkit, dan meskipun masih dalam kondisi berjalan dengan susah payah ia benar-benar mampu berjalan. Sang pendeta langsung mengatakan ia sudah disembuhkan. Benarkah ia disembuhkan?

Jikalau memang terjadi kesembuhan, seharusnya SEKETIKA itu juga orang tersebut dapat berjalan dengan normal dan lancar, tidak terseok-seok melangkah. Mengapa ia masih berjalan dengan susah payah? Itu karena penyakitnya stroke-nya belum sembuh alias tidak disembuhkan, IA MASIH SAKIT. Mungkin anda mengatakan “Bukankah orang itu tadinya lumpuh dan menggunakan kursi roda, jika ia dapat bangkit dari kursi rodanya dan berjalan meskipun terseok-seok itu kan sudah menunjukkan kesembuhan? Ia sudah lama lumpuh, maka tidak mudah baginya untuk kembali berjalan lancar.” Anda perhatikan lagi kisah Yesus menyembuhkan orang lumpuh diatas, apakah orang itu berjalan terseok-seok, sama sekali tidak. Orang itu langsung kuat tubuhnya dan bisa mengangkat sendiri tempat tidurnya. Orang lumpuh yang disembuhkan di KKR kesembuhan selalu berjalan dengan susah payah untuk turun dari mimbar dan terkadang masih perlu dibantu. Saya katakan sekali lagi, sama sekali tidak ada kesembuhan yang terjadi. Anda mau tahu mengapa ia bisa bangkit dan berjalan? Saya akan jelaskan dibawah.

Masih banyak lagi mujizat kesembuhan yang dilakukan oleh Yesus maupun murid-muridnya. Saya hanya mengambil tiga peristiwa saja dari Alkitab. Dalam ketiga peristiwa di atas, selain kesembuhan yang terjadi SEKETIKA, masih ada peristiwa lain yang bisa kita temukan diatas yaitu kesembuhan yang terjadi bukan karena iman orang yang sakit, melainkan karena belaskasihan Yesus, permintaan murid-muridnya dan untuk menunjukkan kuasanya dihadapan ahli Taurat dan orang Farisi. Tidak disebutkan tentang iman. Ini menunjukkan bahwa iman bukanlah dasar mujizat kesembuhan bisa terjadi. Adakah ayat yang menunjukkan seseorang sembuh karena imannya? Jawabannya ADA. Alkitab mencatat banyak peristiwa mujizat kesembuhan, baik itu karena belas kasihan, karena iman orang lain disekitar orang sakit tersebut, maupun karena iman orang sakit tersebut. Tetapi IMAN tidak bisa dijadikan dasar seseorang mendapatkan mujizat kesembuhan atau tidak.

Adakah dalam mujizat kesembuhan baik yang terjadi di dalam gereja maupun di KKR kesembuhan terjadi kesembuhan yang kelihatan “SEKETIKA”? Ada, tapi sekali lagi saya katakan ujilah terlebih dahulu, apakah itu benar-benar kesembuhan atau tipuan. Di bawah saya akan berikan contoh mujizat kesembuhan yang seolah-olah terlihat benar-benar sembuh, tapi kenyataannya hanyalah tipuan.

Saya berikan dahulu daftar peristiwa mujizat kesembuhan yang terdapat di Alkitab, anda bisa mempelajarinya dengan hati-hati.

  • Menyembuhkan sakit kusta : Matius 8:2-4, Markus 1:40-45, Lukas 5:12-14
  • Menyembuhkan mertua Petrus, Matius 8:14-15, Markus 1:29-31, Lukas 4:38-39
  • Menyembuhkan orang lumpuh, Matius 9:1-8, Markus 2:1-12, Lukas 5:17-26
  • Menyembuhkan orang yang mati sebelah tangan, Matius 12:10-14, Markus 3:1-6, Lukas 6:6-11
  • Menyembuhkan anak pegawai istana, Yohanes 4:46-54
  • Menyembuhkan orang lumpuh di kolam Bethesda, Yohanes 5:1-16
  • Menyembuhkan wanita sakit pendarahan, Matius 9:20-22, Markus 5:25-34, Lukas 8:43-48
  • Menyembuhkan orang tuli dan gagap, Matius 15:29-31, Markus 7:31-37
  • Menyembuhkan hamba perwira yang sakit lumpuh, Matius 8:5-13, Lukas 7:1-10
  • Menyembuhkan orang buta di Betsaida, Markus 8:22-26
  • Menyembuhkan orang yang buta sejak lahir, Yohanes 9:1- 41
  • Menyembahkan dua orang buta Matius 9:27-31- Iman sendiri
  • Menyembuhkan Bartimeus yang buta Matius 20:29-34, Markus 10:46-52, Lukas 18:35-43
  • Menyembuhkan wanita bungkuk yang 18 tahun dirasuk roh jahat, Lukas 13:10-17
  • Menyembuhkan anak yang sakit ayan, Matius 17:15-18 – Iman ayahnya
  • Menyembuhkan 10 orang sakit kusta, Lukas 17:11-19 – Iman sendiri
  • Menyembuhkan telinga Markus yang dipenggal Petrus, Lukas 22:49-51, Yohanes 18:10-11
  • Mengusir roh jahat di sinagoge, Markus 1:21-28, Lukas 4:33-37
  • Menyembuhkan orang gila di Gerasa dengan mengusir roh jahat, Matius 8:28-34, Markus 5:1-20, Lukas 8:26-37
  • Mengusir Roh jahat dari orang Siro-Fenisi di Tirus, Matius 15:21-28, Markus 7:24-30
  • Mengusir roh yang membuat seorang anak bisu, Matius 17:14-21, Markus 9:14-29, Lukas 9:37-42
  • Mengusir setan yang menyebabkan bisu, Matius 9:32-34
  • Mengusir setan yang menyebabkan bisu dan buta, Matius 12:22, Lukas 11:14
  • Membangkitkan anak perempuan Jairus, Markus 5:22…43, Matius 9:18-26, Lukas 8:41-56
  • Membangkitkan anak janda di Naim, Lukas 7:11-17
  • Membangkitkan Lazarus Yohanes 11:1-44

Sembuh Tapi Kambuh Lagi

Banyak pendeta yang katanya punya karunia penyembuhan ketika menyembuhkan seseorang diatas mimbar, orang itu sembuh. Lalu ketika pulang ke rumah orang itu menjadi sakit kembali, bahkan lebih parah. Pendeta tersebut langsung mengatakan orang itu kurang beriman atau masih ada dosa yang disembunyikan. Benarkah penyebab kambuhnya adalah karena kurang iman, karena tidak taat, karena masih ada dosa yang disembunyikan? Jawabannya adalah karena orang itu tidak disembuhkandan pendeta tersebut sedang melakukan PENIPUAN. Lalu mengapa kelihatan seperti sembuh ketika di mimbar? Jawabannya saya jelaskan dibawah, tapi disini saya katakan kesembuhan dari sakit tidak harus beriman.

Anda yang tinggal di Indonesia, khususnya di Jakarta tentunya tahu bahwa Benny Hinn pernah datang ke Indonesia dan mengadakan KKR. KKR yang paling saya ingat adalah di tahun 2006, yang saat itu diadakan di Ancol. Saya ingat karena saya diajak oleh teman saya untuk ikut menghadiri, tapi saya menolaknya, karena saya merasa tidak perlu dan karena alasan salah satu teman saya yang ingin hadir saat itu mengatakan “ingin melihat kuasa Tuhan” secara langsung.

Selama KKR berlangsung, setiap harinya dihadiri lebih dari 500.000 orang, sungguh luar biasa. Selesai KKR, saya dipinjamkan teman saya rekaman VCD acara KKR tersebut yang saya copy untuk dapat saya lihat di lain waktu. Luar biasa ketika saya menonton VCD tersebut, ramai sekali yang hadir. Ketika selesai KKR (saya tidak ingat hari ke berapa) banyak kursi-kursi roda yang ditinggalkan. Itu berarti banyak orang lumpuh disembuhkan.

Tapi sejak dari rekaman pertama peristiwa mujizat kesembuhan oleh Benny Hinn, saya kesulitan menemukan orang yang benar-benar sembuh. Yang saya temukan adalah orang yang bercerita tentang penyakitnya yang tidak jelas dan ceritanya bertentangan dengan gejala penyakitnya, dan banyak dari orang-orang yang katanya sudah disembuhkan tapi masih jalan terseok-seok, masih harus dipapah, dan sama sekali tidak sembuh.

Ada satu yang menarik perhatian saya ketika menonton VCD tersebut. Melky Goeslaw, seorang penyanyi yang cukup dikenal di Indonesia, naik ke atas panggung. Ia mengatakan terkena kanker payudara, dan sudah disembuhkan dalam KKR tersebut oleh Benny Hinn. Kemudian ia pun menyanyikan lagu How Great Thou Art dengan begitu bersemangat, sambil memukul-mukul dadanya yang diyakini olehnya sudah sembuh dari kanker payudara. Saat menyaksikan itu, saya hanya berpikir “Kalau ia nanti kambuh lagi dengan penyakit yang sama, ia hanya membuat malu kekristenan”. Beberapa bulan kemudian, setelah KKR berakhir, saya menonton televisi yang memberitakan kematian Melky Goeslaw, dengan penyakit yang sama yaitu kanker payudara. Ironis sekali.

Mengamati Mujizat Kesembuhan Melalui Video

Berikut ini saya akan tampilkan beberapa video rekaman mujizat kesembuhan:

  • Sembuh dari Tuli dan Bisu


Jika video tersebut tidak terbuka, anda bisa melihatnya disini : http://www.youtube.com/watch?v=4VPXRtnS27c

Dalam rekaman ini seorang Opa dikatakan mengalami tuli dan bisu. Orang tuli tidak bisa mendengar, dan orang yang tuli sejak lahir umumnya juga bisu. Ini disebabkan ia tidak dapat mendengar suara sehingga ia juga kesulitan berbicara meskipun sebenarnya tidak bisu. Orang tuli dapat berkata-kata dengan suara yang khas dan terkadang tidak jelas. Seringkali anda harus berulang-ulang mendengarkan perkataan orang tuli, karena sebenarnya ia dapat berbicara dengan membaca gerak bibir anda.

Perhatikan video diatas. Si Opa di minta mengeluarkan lidahnya. Jika ia benar-benar tuli, mengapa ia bisa mengeluarkan lidahnya, padahal ia tidak mendengar dan sepertinya saat itu telinganya belum disembuhkan atau didoakan untuk sembuh. Ia mengeluarkan lidahnya kemungkinan karena membaca gerak bibir sang pendeta atau pendeta mengatakan itu sambil menjulur-julurkan lidahnya untuk memberikan contoh (tapi sepertinya sang pendeta tidak melakukan hal ini).

Setelah didoakan si Opa diminta mengatakan Haleluya. Si Opa mengatakannya dengan kesulitan dan tidak jelas. Pendeta mengulangi berkali-kali kata Haleluya. Perhatikan mata si Opa dan gerakan mulutnya, jika anda perhatikan dengan teliti, si Opa menatap ke mulut sang pendeta dan mengikuti gerak mulut sang pendeta. Itu sebabnya ia dapat berkata Haleluya. Sembuhkah si Opa? Saya yakin tidak. Sama sekali tidak terjadi kesembuhan. Si Opa masih kesulitan mendengar maupun berbicara. Ia hanya membaca gerak bibir sang pendeta. Lanjutan dari rekaman ini adalah seorang ibu yang terkena kanker payudara, tapi saya tidak membahasnya karena kesembuhannya tidak jelas dan informasinya sangat sedikit sekali.


  • Sembuh dari Kelumpuhan


Jika video tersebut tidak terbuka, anda bisa melihatnya disini : http://www.youtube.com/watch?v=V1fnywqeCXw

Ibu ini dibawa ke mimbar dan didudukkan di kursi. Ia sepertinya mengalami kesulitan berjalan. Dengan media saputangan yang sudah didoakan, ibu ini diminta untuk bangkit dari tempat duduknya. Sang pendeta sibuk berkali-kali mengatakan “terima kesembuhan!”. Si Ibu tampaknya enggan untuk bangkit dan butuh waktu cukup lama sang pendeta mengatakan “terima kesembuhan”. Dengan sedikit dipaksa ibu ini akhirnya bangkit dari tempat duduknya, dan selanjutnya berjalan perlahan karena memang ia kesulitan berjalan. Rekaman di potong, dan kemudian diperlihatkan ibu ini berjalan dengan lebih lancar meskipun sebenarnya masih terseok-seok. Sembuhkah ibu ini? Jika memang benar-benar sembuh seharusnya sejak awal ibu ini bisa berjalan dengan lancar, tapi yang terjadi adalah, ibu ini berjalan dengan susah payah dahulu, baru kemudian sedikit lebih lancar. Sama sekali tidak terjadi kesembuhan.

Mengklaim media seperti sapu tangan bisa menyembuhkan adalah OMONG KOSONG besar dari pendeta ini. Kalau memang saputangan itu bisa menyembuhkan, mengapa harus mengatakan berkali-kali “terima kesembuhan”. Tapi mengapa ibu ini bisa berjalan? Saya akan jelaskan dibawah.

  • Sembuh dari Tuli, Lumpuh dan Down Sindrom


Jika video tersebut tidak terbuka, anda bisa melihatnya disini : http://www.youtube.com/watch?feature=player_embedded&v=j7zXGVLAaTQ

Ini adalah rekaman Festival of Gods Power yang diadakan oleh pendeta Philip Mantofa dari gereja Mawar Sharon. Dalam rekaman ini diperlihatkan tiga peristiwa kesembuhanan. Saya akan jelaskan satu persatu :
  1. Sembuh dari Tuli?
    Dalam rekaman dikatakan seorang anak perempuan baru saja disembuhkan dari telinga kirinya yang tidak bisa mendengar. Philip Mantofa menguji apakah anak ini benar-benar sudah sembuh telinga kirinya. Ia meminta telinga kanannya ditutup. Kemudian ia menjentikkan jarinya. Anak ini ternyata bisa mendengar. Lalu ia agak menjauh ke samping kanan anak ini dan memintanya mengulangi perkataannya, dan anak ini bisa mengulanginya dengan baik. Inilah faktanya:
    Jika memang benar anak itu tuli telinga kirinya dan telinga kanannya bisa mendengar, maka bukan hal aneh pada saat Philip Mantofa menjentikkan jarinya ia dapat mendengar, karena ia menjentikkan jarinya di dekat anak ini dan anak ini masih bisa mendengar melalui telinga kanannya, meskipun telinga kanannya di tutup. Kita tidak dapat mendengarnya karena mikropon tidak didekatkan. Ketika menjawab pertanyaan Philip Mantofa, Philip Mantofa berkata dengan menggunakan mikroponnya, itu sebabnya anda dan saya dan seluruh jemaat yang hadir bisa mendengar perkataan Philip Mantofa, alias suara speakernya cukup jelas terdengar. Cobalah anda menutup kedua telinga anda dengan tangan anda sekuatnya, apakah sama sekali anda tidak bisa mendengar apa-apa? Apalagi jika menggunakan speaker besar yang dapat didengar banyak orang. Jadi sama sekali tidak terlihat adanya kesembuhan disini.
  2. Sembuh dari Lumpuh?
    Seorang wanita yang katanya tidak bisa berjlana selama 6 tahun dibawa naik ke panggung. Meskipun dikatakan ia lumpuh, namun ia tidak dibawa menggunakan kursi rodanya. Mungkin kursi roda itu ditinggalkan karena ia sudah bisa berjalan, tapi mengapa tidak diberitahukan. Perhatikan cara jalan wanita ini, ia berjalan terseok-seok. Kemungkinannya adalah wanita ini tidak lumpuh, tapi hanya mengalami kesulitan berjalan, dan ia sama sekali tidak disembuhkan.
  3. Sembuh dari Down Sindrom?
    Dikatakan bahwa anak ini sejak usia 2,5 tahun setiap kali berlari pasti terjatuh, tapi sejak mendengarkan pemberitaan kesaksian-kesaksian, anak ini bisa berlari dan tidak pernah jatuh. Tidak disebutkan apa penyakitnya, tapi melihat gejalanya melalui gerakan dan tingkah laku anak ini, kemungkinan ia menderita down sindrom. Down sindrom merupakan kelainan genetik yang terjadi pada kromosom. Kelainan ini mempengaruhi pertumbuhan mental dan fisik menjadi terhambat atau terbelakang. Anak kecil ini memperlihatkan gejala tersebut.
    Ketika ia dibiarkan untuk berjalan sendiri, beberapa kali ia hampir terjatuh. Ini terjadi karena gangguan down sindrom yang dialami bocah ini salah satunya adalah gangguan motorik pergerakan dan keseimbangan tubuhnya. Dari gerakannya, terlihat dengan jelas ia sama sekali tidak sembuh.

  • Sembuh dari Sakit Pinggul karena Kaki Pendek Sebelah


Jika video tersebut tidak terbuka, anda bisa melihatnya disini : http://www.youtube.com/watch?v=U4oP9AWgd0s

Tadinya, saya ingin membatalkan untuk memasukkan video ini, karena ini rekaman dari luar negeri dan saya tidak tertarik dengan penyembuhannya. Tapi, saya ingin memperlihatkan sebuah trik disini. Todd White adalah seorang penyembuh jalanan di amerika. Ia biasa berkeliling kota untuk menyembuhkan orang-orang dengan kuasa Yesus. Salah satunya adalah seperti dalam video ini. Awalnya ia bertanya pada wanita penjaga toko apakah ada orang yang mengamai masalah fisik? Tapi kelanjutannya ia bertanya kembali kepada wanita itu apakah pinggulnya baik-baik saja? Wanita itu menjawab ia memiliki masalah, selanjutnya Todd White bahwa ada yang mengatakan dihatinya bahwa wanita itu memiliki masalah dengan pinggulnya dan penyebabnya adalah kakinya yang pendek sebelah. Antara percaya dan tidak, wanita ini setuju untuk didoakan dan selanjutnya ia merasakan kakinya yang pendek sebelah seperti mengalami pertumbuhan menjadi rata dengan kaki yang satunya. Ia merasa disembuhkan. Benarkah?

Dari sejak awal berbicara dengan wanita ini, Todd White sebenarnya sedang bermain trik dan anda bisa menyebutnya trik sulap. Ada unsur cold reading disini, yaitu semacam teknik membaca pikiran yang dalam hal ini ia menebak penyakit seseorang (cold reading adalah sebuah trik membaca pikiran, bukan ilmu gaib). Wanita ini adalah korbannya. Awalnya ia bertanya apakah ada yang sakit fisik, tapi kemudian ia bertanya apakah wanita ini memiliki masalah dengan pinggulnya. Wanita ini sedikit ragu menjawabnya, tapi itu cukup buat Todd untuk masuk ketahap berikutnya, yaitu dengan mengatakan bahwa ada yang berkata dihatinya bahwa wanita ini memiliki masalah dengan pinggulnya. Ini adalah efek dari cold reading, yaitu orang yang mendengarnya akan merasa itu ditujukan untuk dirinya padahal hanya hal umum yang ia katakan. Berikutnya ia katakan penyebabnya yaitu kaki yang pendek sebelah.

Anda tahu, trik memanjangkan kaki adalah sebuah trik sulap yang sudah lama sekali, tapi di luar negeri trik ini banyak digunakan oleh pendeta-pendeta penipu untuk melakukan mujizat kesembuhan. Mengapa untuk memeriksa kaki yang pendek sebelah, sepatu si wanita tidak dilepaskan? Karena disinilah rahasia triknya. Si pendeta harus memperlihatkan kaki yang pendek sebelah. Untuk memperlihatkannya ia memanfaatkan sepatu si sakit. Jika ia mengatakan kaki kirinya lebih pendek, maka ia dengan sengaja menarik sedikit sepatu dari kaki kanan si sakit, begitu juga sebaliknya, jika kaki kanan yang lebih pendek, maka ia menarik sedikit sepatu kaki kiri si sakit. Anggap saja kaki kiri yang dibilang lebih pendek, maka ia menarik sedikit sepatu dari kaki kanannya, Maka secara otomatis kaki kirinya akan kelihatan lebih pendek.

Mengapa si sakit tidak menyadarinya, karena si sakit sedang fokus dengan kakinya yang “lebih pendek”. Lalu bagaiman cara memanjangkan kaki yang pendek. Si pendeta berdoa dan perlahan-lahan ia memasukkan kembali sepatu kaki kanan. Mengapa si sakit tidak menyadarinya, karena ia sedang fokus dengan kaki kirinya yang pendek, bahkan ia kemudian merasakan ada sesuatu dengan kaki kirinya, yaitu mengalami pertumbuhan.

Itulah yang sebenarnya terjadi dalam rekaman tersebut. Perempuan itu, jika memang ia mengalami masalah pinggul, penyebabnya adalah bukan karena kaki pendek sebelah. Itu adalah tipuan. Sayangnya perepuan ini sudah tertipu, itu sebabnya ia merasa senang sekali, dan merasa sakitnya sembuh.

Apa yang bisa disimpulkan dari seluruh video diatas. Sesuatu yang diklaim sebagai mujizat kesembuhan diatas bukanlah mujizat kesembuhan. Tidak ada kesembuhan SEKETIKA yang terjadi seperti yang tercatat di Alkitab, semua hanyalah paksaan secara halus untuk menerima bahwa kesembuhan itu terjadi. Itu adalah PENIPUAN dan hanya trik belaka.


Kelenjar Adrenal, Si Kecil yang Mengagumkan

Pernahkah anda merasa begitu ketakutan, dan dalam ketakutan yang begitu besar, anda tiba-tiba memiliki keberanian yang tinggi. Pernahkah anda di kejar anjing. Ketika dikejar anjing seseorang yang ketakutan tiba-tiba bisa berlari begitu kencangnya padahal ia tidak pernah berlari sekencang itu. Pernahnya anda menyaksikan kesaksian baik di televisi atau membacanya di koran atau majalah, seseorang yang terdesak tiba-tiba bisa memiliki kekuatan yang lebih kuat dari sebelumnya. Apa yang menyebabkan itu semua? Jawabannya adalah adrenalin. Dalam situasi-situasi terdesak, adrenalin bisa membuat anda lebih kuat, lebih waspada, lebih siaga dan lebih cekatan. Hormon adrenalin di produksi oleh kelenjar Adrenalin.

Kelenjar adrenalin atau terkadang disebut dengan Adrenalin hanya berupa dua buah jaringan kecil dengan berat masing-masing hanya sekitar 5-6 gram dan terletak diatas kedua ginjal kita. Ada dua hormon yang sangat luar biasa fungsinya yang dihasilkan oleh kelenjar ini yaitu hormon adrenalin dan hormon kortisol.

  1. Hormon Adrenalin

Hormon adrenalin adalah hormon yang berfungsi sebagai sistem pertahanan diri. Dalam situasi terdesak, dalam keadaan bahaya, dalam rasa takut yang tinggi, atau dalam situasi-situasi menyenangkan yang berlebihan, hormon ini akan berfungsi. Anda bisa memiliki kekuatan 2 kali lipat dari biasanya ketika hormon ini bekerja, kewaspadaan anda juga meningkat tajam.


  1. Hormon Kortisol

Ada beberapa fungsi hormon kortisol yang sangat erat hubungannya dengan sistem pengobatan. Tapi saya akan membahas salah satu fungsinya yang menakjubkan yaitu penghilang rasa sakit untuk sementara.

Anda pasti pernah menyaksikan film-film dimana sang jagoan meskipun terluka, namun saat masih dalam pertarungan, sang jagoan seperti tidak menyadari dirinya sedang terluka dan dapat terus bertarung dengan baik. Setelah pertarungan selesai ia baru dapat merasakan rasa sakit dari lukanya. Itu kan hanya film. Memang benar itu hanya film, namun dalam situasi nyata, hal itu dapat juga terjadi.

Hormon kortisol yang sedang bekerja dalam diri seseorang dapat menyebabkan orang tersebut tidak merasakan sakit yang dideritanya. Hal ini dapat terjadi sampai beberapa waktu ke depan, bahkan bisa sampai berhari-hari. Hormon kortisol dapat mengetahui bagian tubuh mana yang sedang sakit dan dapat memperlambat atau menghentikan pengiriman sinyal-sinyal rasa sakit ke otak anda, akibatnya saat hormon ini masih bekerja, anda tidak merasakan sakit.

Karena dihasilkan dari kelenjar yang sama, maka kedua hormon ini dapat bekerjasama didalam tubuh anda. Anda ingin merasakan hormon ini bekerja, saya beritahukan salah satu caranya.

Anda tahu permainan Flying Fox yaitu meluncur dari ketinggian tertentu ke bawah dengan tubuh terikat tali. Cobalah untuk memainkannya, tapi saya tidak menyarankan untuk yang sakit jantung. Ketika naik melalui tangga ke ketinggian tersebut, di puncaknya, anda merasakan ketegangan bahkan ketakutan dengan ketinggian. Tapi cobalah lanjutkan. Begitu anda meluncur, seketika itu juga rasa takut anda hilang dan anda merasa nyaman. Itulah kerja adrenalin, makanya jangan heran ada olahraga menegangkan yang disebut memicu adrenalin. Perasaan nyaman inilah yang ingin dirasakan oleh para pecinta olahraga ini.

Lalu apa hubungannya dengan mujizat kesembuhan.

Hormon adreanlin dapat dipicu dalam situasi terdesak begitu juga dengan kortisol, namun tidak hanya situasi terdesak saja yang bisa memicu kedua hormon ini. Adrenalin (Kelenjar adrenal) dapat dipicu melalui hal-hal yang menyenangkan atau yang memberikan semangat. Musik yang keras disertai dengan lagu-lagu yang bersemangat ditambah dengan kata-kata yang mengandung sugesti dapat memicu adrenalin. Akibatnya adalah anda semakin bersemangat dan percaya diri dan seolah merasakan hadirat Tuhan padahal sesungguhnya itu hanya adrenalin anda yang terpacu. Tapi, adrenalin yang terpicu juga dapat mengakibatkan anda merasakan hal yang sebaliknya.

Itu sebabnya jika anda berasal dari gereja dengan musik-musik yang keras, begitu anda datang ke gereja dengan musik yang lebih tenang, anda akan merasa seolah tidak ada hadirat Tuhan, tidak ada Roh Kudus. Yang terjadi sesungguhnya adalah adrenalin anda tidak terpacu. Demikian juga sebaliknya, jika anda berasal dari gereja dengan musik yang tenang, kemudian datang ke gereja dengan musik yang keras dan bersemangat, anda justru merasa tidak nyaman. Ini terjadi karena adrenalin anda terpacu tapi dengan persepsi yang terbalik.

Gereja-gereja yang mengadakan KKR penyembuhan umumnya adalah berasal dari gereja-gereja yang sudah terbiasa dengan musik keras yang memacu adrenalin. Jemaatnya sudah terbiasa mendengarkan musik yang keras, motivasi para pendetanya yang meyakinkan bahwa “Mujizat masih terjadi, kesembuhan masih ada”. Kata-kata yang sugetif ini akan turut mendukung adrenalin anda, sehingga anda yang sudah terbiasa terpacu di gereja-gereja seperti ini seolah merasakan hadirat Tuhan yang begitu luar biasa.

Lalu bagaimana dengan orang yang baru pertama kali di bawa ke KKR penyembuhan dan belum pernah ke gereja seperti ini. Keinginan untuk sembuh dari sakit, situasi sekitarnya yang diisi oleh orang-orang yang bersemangat, akan turut memicu adrenalinnya dan akan diartikan “inilah hadirat Tuhan”

Ketika adrenalinnya terpicu, hormon adrenalin dan hormon kortisol terpicu, akibatnya orang ini akan lebih waspada atau lebih fokus pada apa yang dikatakan pendetanya. Selanjutnya ia akan merasakan karisma yang begitu kuat, seolah-olah pendeta ini benar-benar di pakai Tuhan dengan luar biasa. Jika ia memiliki penyakit dan keinginan sembuhnya besar, kortisol yang terpicu akan bekerja untuk menghilangkan rasa sakitnya, sehingga orang ini akan merasa “DISEMBUHKAN”.

Orang yang disembuhkan dari kelumpuhan seperti pada rekaman video diatas, mengapa bisa berjalan? Itu karena adrenalinnya bekerja. Saat itu ia tidak merasakan sakitnya dan memiliki kekuatan lebih untuk berjalan. Mengapa ia berjalan perlahan dan terseok-seok? Itu karena memang ia masih sakit, alias penyakitnya tidak sembuh. Adrenalin membantu berjalan untuk beberapa waktu, itu sebabnya tidak usah heran jika setelah pulang ke rumah, ketika efek adrenalinnya mereda, ia akan kembali lumpuh. Sama sekali tidak ada kesembuhan.

Saya mau mengatakan satu hal kepada anda. Saya pernah menyaksikan kesaksian sebuah video dimana seorang anak dinyatakan sembuh melalui mujizat kesembuhan oleh seorang pendeta. Tapi setelah kembali kerumah anak ini kambuh kembali penyakitnya. Saya tidak ingat apa penyakitnya, tapi itu penyakit yang sulit disembuhkan. Keesokan harinya anak ini oleh orangtuanya dibawa kembali ke pendeta tersebut. Pendeta tersebut mengatakan bahwa anak ini masih memiliki dosa yang disembunyikan, itu sebabnya penyakitnya kambuh lagi. Anak ini mengalami frustasi, karena ia tidak tahu dosa apa yang disembunyikannya. Tahun berikutnya, ia ditemukan bunuh diri oleh orang tuanya.

Jika anda pernah mengalami “mujizat kesembuhan” lalu beberapa waktu kemudian penyakit anda kambuh lagi, percayalah itu bukan karena dosa anda. Anda tidak perlu frustasi, tapi periksakanlah diri anda ke dokter. Tuhan juga bisa menyembuhkan melalui dokter. Jangan terus-terusan merasa berdosa. Anda perlu bertobat dari dosa, itu benar, dosa juga bisa mengakibatkan sakit, itu juga benar, tapi ingat tidak semua penyakit berasal dari dosa. Jika anda pernah mengalami “mujizat kesembuhan”, kemudian penyakit anda kambuh lagi, itu hanya merupakan tanda bahwa anda sama sekali tidak mengalami mujizat kesembuhan. Saran saya, periksakanlah diri anda ke dokter.

Jika Mujizat Kesembuhan bukan dari KKR

Bagaimana dengan mujizat kesembuhan yang muncul bukan dari gereja-gereja dengan musik yang keras? Intinya adalah sama.

Anda sedang mengalami kesulitan atau sakit penyakit. Datang seorang yang mengaku hamba Tuhan ke rumah anda. Jika yang datang mengaku berasal dari Saksi Yehuwa atau anda tahu mereka dari Saksi Yehuwa, dengan mudah anda akan langsung menolaknya, karena gereja-gereja umumnya mengajarkan demikian bukan? Tapi jika yang datang mengaku diutus oleh Yesus atau Roh Kudus, meskipun merasa ragu, anda akan cenderung menerimanya.

Ketika mendengarkan perkataannya yang tampak menghibur, hati anda langsung merasa nyaman atau anda mungkin menyebutnya “damai sejahtera”. Anda bisa tiba-tiba percaya pada orang tersebut, meskipun masih ada sedikit keraguan. Apa yang terjadi? Sebenarnya anda saat itu tanpa disadari ingin merasakan ketenangan, dan ingin menghilangkan kekuatiran anda karena kesulitan ataupun rasa takut anda. Itu sebabnya ketika datang Saksi Yehuwa, hormon adrenalin anda terpicu, tapi anda tahu mereka “salah”, akibatnya anda mengusir mereka. Tapi ketika datang yang emnagku diutus Yesus/Roh Kudus, adrenalinnya juga terpicu, tapi anda belum memiliki pemikiran yang buruk tentang orang ini, akibatnya, meskipun anda merasa ragu tapi lama-kelamaan ketika mendengarkan perkataan orang ini, anda mulai merasakan kenyamanan yang kemudian anda sebut dengan damai sejahtera, meskipun ada yang anda ragukan dari apa yang disampaikannya.

Begitu juga jika anda terbiasa mengagumi hamba Tuhan atau pendeta yang katanya punya karunia mengusir setan atau menyembuhkan penyakit. Meskipun tanpa musik yang keras, tapi perasaan kagum yang tanpa anda sadari sudah berlebihan akan memicu adrenalin anda, sehingga ketika anda sedang sakit, begitu didoakan olehnya, tiba-tiba anda merasa sembuh. Padahal yang terjadi hanyalah efek adrenalin sesaat.

Saya punya sebuah cerita. Istri saya sangat mempercayai dokter anak kami. Ketika anak kami sakit, pikiran pertama yang dituju adalah dokter anak ini. Bagi dia, hanya dokter anak ini yang bisa menyembuhkan anak-anak kami, meskipun dia juga tidak menyangkal dokter lain juga bisa menyembuhkan. Satu kali anak kami sakit. Karena sudah malam, saya sarankan bawa ke dokter yang didekat rumah kami saja. Ia sebenarnya tidak mau, tapi karena terpaksa, ia setuju. Di dokter ini anak kami diberikan obat yang langsung diminum malam itu. Keesokan harinya, pagi-pagi istri saya sudah ribut untuk pergi ke dokter anak kami yang biasa, karena mengatakan anak kami tidak sembuh. Saya katakan “nanti saja, kan obatnya juga baru diminum sekali.” Istrinya tetap ngotot dan mengatakan tidak sembuh kalau tidak dibawa ke dokter anak kami.

Tapi kami tetap tidak pergi. Anda tahu apa yang terjadi? Anak kami sembuh, bahkan belum minum obat untuk yang kedua kalinya. Apakah istri saya sadar bahwa dokter lain bisa menyembuhkan? Tidak, istri saya tetap nyaman kalau ke dokter anak kami. Beberapa kali anak kami tidak langsung sembuh ketika diobati oleh dokter anak kami, bahkan bisa samapi seminggu tidak sembuh. Tapi istri saya tetap merasa tenang. Karena kenyamanannya sudah berada di dokter tersebut.

Itu juga yang terjadi jika anda sudah merasa nyaman dengan seorang pendeta, anda bahkan mengagumi secara berlebihan, sehingga tanpa sadar, setiap kali mendengar perkataannya, anda akan merasa dikuatkan, dihiburkan, merasa bertumbuh, merasa damai sejahtera, dan lainnya. Dan pada saat anda sakit, kemudian didoakan, anda sudah merasa yakin sembuh, meskipun sebenarnya tidak sembuh. Efek tipuan yang masuk ke dalam diri anda.

Penutup

Anda yang terbiasa mengaku merasa dikuatkan, dihiburkan, bertumbuh, damai sejahtera, dll, berhati-hatilah. Perasaan ini akan membohongi anda. Banyak orang yang mengaku bahwa perasaan-perasaan seperti inilah yang menunjukkan bahwa hamba Tuhan atau pendeta tersebut benar-benar di pakai Tuhan, benar-benar di beri karunia menyembuhkan oleh Tuhan, benar-benar diurapi Tuhan, padahal itu hanya perasaan anda.

Tuhan Yesus, para nabi dan rasul, tidak pernah mengajarkan menggunakan perasaan untuk mengetahui kebenaran atau untuk mengetahui orang yang diurapi Tuhan. Tapi Alkitablah yang dijadikan dasar untuk mengetahui kebenaran. Jika anda hanya mengagumi atas dasar perasaan, percayalah anda sudah tertipu dan akan mudah sekali dimanipulasi oleh bermacam kepalsuan. Uji kebenaran melalui Alkitab. Uji setiap mujizat kesembuhan. Kesembuhan sejati tidak tahu di uji dan akan teruji kebenarannya ketika diuji. Dan sebagai penutup, tidak perlu kuasa setan untuk melakukan mujizat kesembuhan palsu ini.

Comments

Anonymous said…
Dear pak Judi,


Apakah Anda sendiri percaya pada kesembuhan illahi, apakah ada contoh yg mnrt Anda itu bener2 mujijat dalam jaman sekarang ini. Thanks
Anonymous said…
Mujizat tidak bisa dipikir dengan logika
Anonymous said…
Anda pernah mendengar tidak yg namanya impartasi? Sebenarnya cukup dengan percaya pada Yesus saja mujizat bisa terjadi kok , kagum kepada pencipta kita apa salah? Tdk usah dengan logika yg terlalu bertele
Sy kebetulan terlibat dlm acr kkr , sy mengerti persis bhwa doa mengusir roh" jahat terlebih dahulu sblm memulai kkr , tdk ada bentuk kepalsuan dll , yg sakit ya benar sembuh permanen , kenapaa semua artikel yang ada kok meragukan kuasa Tuhan ya ? Bukankah baik mengadakan kkr dan membawa jiwa , drpd sudah jelas jelas pergi dukun la itu baru minta kesembuhan sm setan
Judy Husin said…
Anonymous said... "Mujizat tidak bisa dipikir dengan logika"

Ada Mujizat yang bisa dipikir dengan logika, tapi ada juga Mujizat yang memang tidak bisa dipikir dengan logika. Hanya saja, semua Mujizat bisa dibuktikan dengan logika.
Judy Husin said…
Anonymous said... Anda pernah mendengar tidak yg namanya impartasi? Sebenarnya cukup dengan percaya pada Yesus saja mujizat bisa terjadi kok , kagum kepada pencipta kita apa salah? Tdk usah dengan logika yg terlalu bertele
Sy kebetulan terlibat dlm acr kkr , sy mengerti persis bhwa doa mengusir roh" jahat terlebih dahulu sblm memulai kkr , tdk ada bentuk kepalsuan dll , yg sakit ya benar sembuh permanen , kenapaa semua artikel yang ada kok meragukan kuasa Tuhan ya ? Bukankah baik mengadakan kkr dan membawa jiwa , drpd sudah jelas jelas pergi dukun la itu baru minta kesembuhan sm setan

Apa bedanya pendeta penipu yang menyembuhkan dari mimbar dengan dukun, hampir sama cuma beda sebutan dan tempat saja.

Jika roh jahat sudah diusir pada waktu kkr berarti tidak ada roh jahat lagi. Lalu mengapa tidak semua penyakit yang katanya dari setan menjadi sembuh. Alasan anda pasti akan balik lagi ke masalah iman, dosa, dll, padahal orang-orang seperti anda akan mengatakan tidak beriman karena dipengaruhi setan, dosa disebabkan setan, semuanya disebabkan setan. Lalu, apakah doa anda di kkr tersebut gagal mengusir setan?
Anonymous said…
Kelakuan kebanyakan pendeta dr aliran tertentu saat ini memang benar2 menjijikkan. Ketika ada yg mengkritisi ajarannya, mrk mengatakan jangan menghakimi, tp dgn seenak jidatnya menghakimi org lain yg tidak sepaham dgn mereka sbg org yg tdk percaya kuasa Tuhan, kemudian menghakimi lagi dgn menyuruh bertobat. Ketika tdk bisa berapologetika, cuman bisa berkelit itu semua tdk bisa dipahami dgn logika, padahal sbnrnya adalah dia tdk mau/mampu mempertanggungjawabkan ajarannya.
MARTHEN MESSAKH said…
penuh dengan kritikan yang tajam tapi salah sasaran
Judy Husin said…
@MARTHEN MESSAKH, maaf kurang jelas kata-kata anda, dimana salah sasarannya?
Unknown said…
Shalom, hal diatas cukup menarik, tetapi cukup capek untuk membaca atau mengerti inti dari yang mau disampaiakan karena tulisannya terkesan bertele tele. Tetapi baguslah itu,
Unknown said…
Mujizat tuhan yesus itu memang nyata dan benar haleluya..puji dia tuhan yang penuh kasih...
Anonymous said…
Halooooooo
Anonymous said…
Iblispun bisa menjelma sbg malaikat terang. Cara membedakannya sgt mudah sekali. Lihatlah pamrihnya. Klu dibalik itu smua mrk cm ingin bersaing dan mencari uang sbyk2nya dr jemaat, brti itu jelmaan iblis. Tuhan telah menganugerahkan akal budi kpd kita smua. Pergunakanlah akal budi itu sbaik2nya spy kita mampu melihat yg sesungguhnya terjadi. Krn hnya dgn akal budilah kita mampu melihat kepalsuan2 yg dilakukan oleh para pendeta palsu. Bukan utk menghakimi tp utk menyadarkan seluruh jemaat dr jebakan dan tipumuslihat dr mrk. Tujuan utama dr mrk adalah MENCARI UANG SEBANYAK2NYA DR JEMAAT DGN MENGATASNAMAKAN FIRMAN TUHAN. Berdoalah dgn penuh iman dan pergunakan akal budi kaliyan sbaik2nya, maka Kuasa Tuhan akan menuntun kaliyan utk melihat sgala tipumuslihat itu. Jgn emosi tp lihatlah kenyataan. GBU
Anonymous said…
Kasian seluruh jemaat yg niatnya benar2 ingin mencari Tuhan. Mrk di doktrin shg akal budinya tdk berfungsi, mata mrk telah dibutakan shg tdk bisa melihat yg sbnrnya terjadi. Dgn tanpa sadar mrk telah dimanfaatkan oleh para pendeta palsu yg sesungguhnya hanya ingin mencari uang sbyk2nya dgn mengatasnamakan Firman Tuhan. Dgn sgt piawai mrk membuat kesaksian2 palsu, mukjizat2 palsu dll yg tujuan utamanya hanya spy jemaatnya bertambah byk. Dgn memiliki byk jemaat maka peluang utk mndptkan uang jg smakin besar. Wahai saudara2 seiman, Tuhan telah menganugerahkan akalbudi kpd kita semua. Pergunakanlah akalbudi kita sebaik2nya. Krn hanya dgn akal budilah kita semua akan mampu melihat dgn jelas penipuan2 dahsyat yg dilakukan oleh para pendeta palsu. Ingatlah selalu bahwa "Iblispun bisa menjelma sbg malaikat terang". Mrk sgt hebat dlm berdoa yg panjang2. Kotbahnyapun sgt memukau dan menyejukkan. Smua itu sengaja mrk lakukan spy jemaat terjerat dan tak bs lepas. Krn jemaat bagi mrk adalah aset pribadi terutama para jemaat yg byk uang. Smoga tulisan sy ini menyadarkan seluruh jemaat dan menghindarkannya dr jeratan pendeta2 palsu. Amien Sy mnulis spt ini krn peduli dgn saudara2 seiman. GBU
Anonymous said…
hamba Tuhan pernah melakukan kesalah seperti dalam (2 raja-raj 4:31) Adapun Gehazi telah berjalan mendahului mereka dan telah menaruh tongkat di atas anak itu, tetapi tidak ada suara, dan tidak ada tanda hidup. Lalu kembalilah ia menemui Elisa serta memberitahukan kepadanya, katanya: "Anak itu tidak bangun!" semua atas perintah elisa lihat (2 raja-raja 4:29) Maka berkatalah Elisa kepada Gehazi: "Ikatlah pinggangmu, bawalah tongkatku di tanganmu dan pergilah. Apabila engkau bertemu dengan seseorang, janganlah beri salam kepadanya dan apabila seseorang memberi salam kepadamu, janganlah balas dia, kemudian taruhlah tongkatku ini di atas anak itu." bagaimana menurut anda? apabila ada kesembuhan lalu terjadi sakit kembali coba anda lihat (yohanes 5:14) Kemudian Yesus bertemu dengan dia dalam Bait Allah lalu berkata kepadanya: "Engkau telah sembuh; jangan berbuat dosa lagi, supaya padamu jangan terjadi yang lebih buruk." anda tahu penyebabnya? lihat Lukas 11:24-26) Apabila roh jahat keluar dari manusia, iapun mengembara ke tempat-tempat yang tandus mencari perhentian, dan karena ia tidak mendapatnya, ia berkata: Aku akan kembali ke rumah yang telah kutinggalkan itu. Maka pergilah ia dan mendapati rumah itu bersih tersapu dan rapih teratur. Lalu ia keluar dan mengajak tujuh roh lain yang lebih jahat dari padanya, dan mereka masuk dan berdiam di situ. Maka akhirnya keadaan orang itu lebih buruk dari pada keadaannya semula."penyakit dari setan kemungkinan besar bisa terjadi lebih parah apabila rumah (jiwa,badan) tidak di isi dengan doa dan firman. trims
Anonymous said…
tuan yang terhormat masih banyak nabi-nabi dalam Alkitab kurang peka menanggapi pesan Tuhan tapi bukan berarti mereka batal jadi utusan Tuhan, Tuhan sabar sampai mereka betul-betul peka akan kehendakNya, seperti anak kecil yang baru belajar untuk mendengar pesan orang tuanya. Tuhan tidak menuntut utusannya langsung peka tapi proses yang penting karena ketaatan yang pertama dalam mengikuti DIA agar hamba-hamba Tuhan itu sabar juga dalam menghadapi jemaatNya. trims
Anonymous said…
Wkwkwkwkwk
Cape aah..
Ngomongin agama laen sama aja lu ga yakin sama agama lo sendiri ..
Judy Husin said…
Sori bro, saya tidak ngomongin agama orang laen, saya ngomong tentang agama saya sendiri
Anonymous said…
Sungguh menarik memang pemikiran anda mengenai hormon adrenalin dan hormon kortisol yang menyebabkan orang tersebut seakan-akan sembuh dan mampu berdiri dan berjalan dari kursi rodanya (saya ambil contoh dalam kasus orang lumpuh bisa berjalan misalkan)

Coba saya berikan tambahan pemikiran kepada anda.

Kita tahu bersama bagaimana kesehatan manusia jaman sekarang dibandingkan manusia pada jaman Tuhan Yesus. Kualitas makanan pada jaman ini penuh dengan bahan-bahan berbahaya yg dapat merusak organ tubuh (boraks, formalin, pewarna pakaian, MSG, dan lain sebagainya)

Bagaimana jika kesembuhan yang dilakukan oleh Yesus sebagai manusia pada jaman itu juga diakibatkan oleh hormon adrenalin dan hormon kortisol ?

Karena makanan yang dikonsumsi pada jaman itu sehat, maka hormon adrenalin dan hormon kortisol seketika itu juga jump up dengan jumlah yang banyak sehingga dapat memicu / memboost otak dengan instant ?

Toh Alkitab juga tidak menceritakan bagaimana kondisi orang tersebut setelah disembuhkan Yesus bukan ? Tidak kah anda juga berpikir setelah orang yang disembuhkan tersebut pulang dan beberapa minggu kemudian kambuh lagi penyakitnya atau bahkan lebih parah lagi, meninggal ???
Judy Husin said…
Anda mempertanyakan mengenai mujizat di dalam Alkitab? Mujizat-mujizat di dalam Alkitab memang sulit untuk kita buktikan pada masa kini, itu karena kejadiannya sudah lama dan para saksi mata sudah mati semua. Tapi apakah anda tidak perhatikan, orang Farisi adalah orang-orang yang paling berusaha menjatuhkan Yesus. Jika memang mujizat yang dilakukan Yesus hanya tipuan dan kambuh kembali, orang Farisi pasti sudah menyerang Yesus. Sampai Yesus mau disalibkan-pun, tidak ada satupun orang Farisi yang mengatakan mujizat Yesus palsu.

Saya ambil contoh :
10 orang kusta yang disembuhkan Yesus. Yang kembali kepada Yesus hanya 1 untuk memuji Dia, menurut anda, apakah yang ke 9-nya kambuh kembali? Saya yakin kalau yang 9 orang tersebut kambuh kembali, mereka pasti akan datang kembali kepada Yesus memohon ampun dan berharap kesembuhan lagi, dan pasti ada catatannya. Jadi, meskipun mereka setelah sembuh tidak kembali kepada Yesus untuk memuji Dia, saya yakin mereka semua tetap sembuh.

Lazarus dibangkitkan dari kematian. Apakah anda yakin dalam satu atau dua hari kemudian Lazarus mati kembali, saya yakin kalau itu terjadi, kedua saudaranya pasti sudah mencari-cari Yesus kembali untuk mempertanyakan hal tersebut.

Orang lumpuh berjalan (Markus 2:1-12). Orang lumpuh datang kepada Yesus sambil ditandu oleh teman-temannya, tapi sesudah disembuhkan, ia diminta membawa sendiri barang-barangnya. Itu bukti dia memang benar-benar sembuh. Hormon adrenalin dan kortisol tidak bisa menyembuhkan. Jika orang lumpuh tersebut hanya dipengaruhi oleh hormon adrenalin, ia tidak akan kuat mengangkat tempat tidurnya. Perhatikan juga bahwa orang Farisi yang suka menyerang Yesus hadir disana, menurut anda apakah jika penyakit orang lumpuh itu kambuh kembali, orang Farisi akan diam-diam saja?

Jika orang lumpuh pada KKR masa kini benar-benar sembuh dan bisa berjalan, coba minta mereka untuk membawa pulang sendiri kursi rodanya tanpa dibantu, jangan ditinggalkan di altar. Biarkan dia turun dari altar dan berjalan sendiri tanpa dibantu.

Saya menulis tentang tipuan mujizat kesembuhan, bukan karena tidak percaya dengan mujizat, tapi harus mengingatkan orang-orang seperti anda bahwa banyak sekali kepalsuan pada masa kini di dalam gereja-gereja seperti itu. Mujizat kesembuhan yang benar-benar mujizat bisa diuji dan dibuktikan. Jika ternyata pengujiannya gagal, maka bisa dipastikan itu palsu.

Banyak orang yang dinyatakan sembuh dari penyakit parah seperti kanker, mereka tidak lagi memeriksakan diri ke doktor dan tidak lagi minum obat karena percaya sudah disembuhkan, akibatnya begitu penyakit tersebut mulai dirasakan kembali, kondisinya sudah sangat parah dan tidak bisa diobati lagi.
Anonymous said…
Kalau begitu tidak ada lagi dong yang namanya mujizat kesembuhan di jaman sekarang ini ?
Anonymous said…
Maaf mau menambahkan sedikit komentar atas statement anda berikut dibawah ini :

"10 orang kusta yang disembuhkan Yesus. Yang kembali kepada Yesus hanya 1 untuk memuji Dia, menurut anda, apakah yang ke 9-nya kambuh kembali? Saya yakin kalau yang 9 orang tersebut kambuh kembali, mereka pasti akan datang kembali kepada Yesus memohon ampun dan berharap kesembuhan lagi, dan pasti ada catatannya."

Kalau tidak ada catatannya (Alkitab tidak mencatat) maka kita bisa yakin bahwa 9 orang kusta tersebut sudah 100% sembuh dan tidak pernah kambuh lagi ?

Bagaimana anda bisa berkata "pasti ada catatannya" ?

Pemikiran lebih jauh lagi, haruskah semua kejadian / peristiwa dicatat ?
Apakah Alkitab yang hanya setebal itu sanggup mencatat semuanya ?

Saya rasa ada banyak hal yang tidak dicatat di dalam Alkitab. Saya ambil contoh kejadian awal manusia.

Manusia pertama, Adam dan Hawa. Laki-laki dan perempuan. Mereka bersetubuh, kemudian melahirkan dua anak laki-laki, Kain dan Habel. Berarti manusia di bumi pada saat itu ada 4 orang saja yakni Adam, Hawa, Kain, dan Habel ?

Yakin tidak ada manusia yang lain lagi ?
Kalau tidak ada selain 4 orang tersebut, lalu siapakah yang melahirkan istri Kain ? (Kej 4:17)
Unknown said…
Saya Mengutip "IMAN" Adakah orang yang disembuhkan tersebut memilki IMAN seperti Ayub (SeTia) "Baca dikitab Ayub" kita tidak langsung menerima kesembuhan hanya dengan IMAN sesaat, Alkitab sama sekali tidak mengajarkan bahwa Allah akan melenyapkan semua kesulitan dan penderitaan dari kehidupan kita. Orang saleh tidak senantiasa lolos dari kesulitan dalam hidup ini.[
kiko said…
Apakah anda atau kerabat anda yg anda kenal pernah mengalami mujizat secara nyata?
Andre Sagala said…
bacot ente semua, Tuhan Yesus baik. sungguh amat baik untuk selama2nya Tuhan Yesus baik. sekarang ane sudah bertobat. bertobatlah kalian semua
Anonymous said…
Dokter tidak menyembuhkan, Tuhanlah yang menyembuhkan.

Terkadang Tuhan tidak mengubah situasi kita karena Dia ingin mengubah hati kita dulu.
Cara Tuhan melakukan sesuatu selalu misterius dan tidak dapat dibuat pola sesuai ukuran pikiran manusia, sehingga pada akhirnya kita terkagum-kagum akan kesempurnaannya.

Milikilah Iman yang benar akan kuasa Allah, dan jangan pernah meragukan kuasaNya.
Ketika mujizat terjadi manusia berusaha membuat dan mencari alasan untuk menganggapnya wajar dan logic padahal awalnya memang mustahil, sehingga akhirnya kita lupa bersyukur.
Iblis mempengaruhi jalan pikiran manusia dengan teori sains yang bahkan belum 100% terbukti, dan berusaha menyangkali kesempurnaan semua ciptaan Tuhan dan sistem yang berjalan dibalik semesta ini, untuk menghalau pengenalan kita akan Tuhan.

pertanyaan terbesar umat manusia hingga saat ini, kenapa kita pada usia tertentu mulai mengalami penuaan? apa penyebabnya? who knows?
semua dokterpun akan geleng2 kepala jika terjadi kesembuhan diluar logika medis yang dipelajari manusia.

kita terlalu kecil untuk memberi skala bagi semesta ini.
yang penulis artikel ini butuhkan hanyalah mengalami mujizatnya secara pribadi, cari Tuhan lebih dalam lagi. baru Anda akan melihatnya.
Anonymous said…
Apa sih MUJIZAT itu?
apa kita HANYA melihat mujizat dari hal2 besar yg terlihat yg dirasa yg terjadi (mujizat kesembuhan ujug2 sembuh) setelah didoakan pendeta.....???? hanya begitukah anda melihat itulah yg dinamakan mujizat???

Renungkan kita masih diberi hidup skrg ini adalah suatu mujizat yg luar biasa !!!!!

contoh semua organ kita berfungsi dgn baik kita bernafas gratis oksigen...
Apa kita berdoa untuk kelancaran semua fungsi organ tubuh kita, kita menyebut satu persatu organ kita supaya lancar? wahh mumet kiii.....ndak tau semua isi ni body hehe.... paling jg saya berdoa untuk kesehatan tubuh tanpa tau seluk beluk isi ni organ fungsi organ satu persatu ... hihi rumit amet....

Ingat kita msh diberi hidup didunia ini adalah Mujizat !!!!!

Tuhan Yesus memberkati .....*_*
Anonymous said…
nambah dikit.....hihi kurang diatas....

Pada hari terakhir banyak orang akan berseru kepada-Ku: Tuhan-Tuhan, bukankah kami bernubuat demi nama-Mu, dan mengusir setan demi nama-Mu, dan mengadakan banyak mujizat demi nama-Mu juga? (matius 7:22)

Nas : Mat 7:22
Yesus dengan tegas menyatakan bahwa akan ada "banyak" orang di dalam gereja yang melayani dalam nama-Nya dan percaya bahwa mereka adalah hamba-Nya, namun sesungguhnya Kristus tidak pernah mengenal mereka (ayat Mat 7:23). Agar dapat lolos dari kesesatan pada akhir zaman, para pemimpin gereja (atau setiap murid Tuhan) harus mengabdi total kepada kebenaran Firman Allah.
Anonymous said…
KKR DEMO roh kudus..... wkwk.....

hati2 sodaraku yg terkasih dlm nama Tuhan Yesus Kristus .....
Anonymous said…
KKR Zaman sekarang bagus ya.. Sembuh sesaat tapi menderita sampe mati sesudahnya dan ini tidak diceritakan orang2 yang telah sembuh pada saat KKR.. Sungguh kerajaan Iblis berkuasa di dunia ini, semua atas nama Tuhan dan duit.. Kenapa mereka tidak menyembuhkan tiap saat? Begitu besar pahalanya.. Anyway The Demon too need sacrifice and energy to convert they magic healing, sometimes soul would be take from the patient.. Be wise and aware..
jason, said…
saya tidak tau pasti akan mana yg benar/salah. Tapi memang harus saya akui, bahwa kita-kita ini perlu MENGERJAKAN keselamatan kita, BERJUANG untuk mengenal-NYA dgn BENAR, dan hasilkanlah BUAH-BUAH ROH KUDUS.
Anugerah said…
This comment has been removed by the author.
Anugerah said…
This comment has been removed by the author.
Anugerah said…
Miracles for Sale - Darren Brown (Subtitle Indonesia)

https://www.youtube.com/watch?v=iOLQ8N66wXA
Aries Asharry said…
Terimakasih atas pencerahannya sobat, semoga menjadi kebaikan untuk kita semua. Aamin.
KAMAL said…
To Anonymous said.......
Bp belajar atau cari artikel NLP ( Neuro Linguistic Programing ) atau Hypnotherapy.... maka bapak tidak heran penyembuhan model itu. Ilmiah dan masuk akal karna itu sekarang sdh bisa dipelajari meski masih cukup mahal biayanya... kalau penasaran tak ajari pak. GRATIS.... SMS SAYA 0823 2742 4488. Wahai saudaraku sebangsa dan setanah air...... Tuhan kita mengajarkan Kasih sayang ..Rohman Rohim.
Judy Husin said…
@KAMAL KUDUS, NLP dan Hypnotherapy adalah salah satu yang juga saya amati. Asik juga kalau boleh belajar gratis.. hehe..
Allen said…
apakah semua KKR adalah bohong belaka?
MaksiCross said…
Barang siapa berhikmat,hendaklah ia mengetahui.
Dan barang siapa bijaksana,hendaklah ia mengerti.

Artikelnya bagus,tapi kurang tepat.(kurang meyakinkan)
Judy Husin said…
@MaksiCross, Hampir semua artikel yang saya tulis di blog ini, saya tuliskan di sela-sela waktu kerja saya (tapi isinya adalah pengalaman dan pengamatan saya selama bertahun-tahun). Kadang harus terhenti karena ada kerjaan tiba-tiba dan kemudian di sambung lagi. Sering kali tidak sempat saya periksa lagi, sehingga terkadang ada salah ketik. Kalau anda katakan artikelnya bagus, saya ucapkan terima kasih. Tapi kalau ada yang kurang tepat/kurang meyakinkan, bisakah anda jelaskan, agar bisa menjadi masukan untuk saya.
Anonymous said…
Puji Tuhan memang kebenaran tidak bisa dipikirkan tapi bisa dirasakan ketika kita percaya. Bagus untuk kita selalu waspada terhadap nabi nabi palsu. Tuhan yang tahu. AMIN
Budi said…
Sangat2 setuju dengan artikel ini... Kalian perlu mengkosongkan otak untuk membaca artikel ini... Dan bagi kalian yg tidak setuju adalah anda2 yg sudah termakan oleh doktrin yg salah,.. Dan memang itulah kelemahan manusia... Mudah terkena doktrin yg menyejukkan.. Dan saya akui bahwa pendeta2 itu menyejukkan... Tetapi ingat doktrin yg menyejukkan belum tentu benar... Dia hanya memainkan alam sadar bawah kalian... Salam
Unknown said…
Mungkin yang belum pernah merasakan mujizat yg beranggapan demikian namun jika anda benar2 di lawatan TUHAN dgn mujizat barulah anda percaya, berbahagialah mereka yg tdk melihat namun percaya.
Judy Husin said…
@Roike Pinontoan, anda memakai ayat Alkitab dengan sembarangan. Baca baik-baik dan pahami maksud ayat tersebut.
Anonymous said…
betul andre sagala,benar roike pinontoan. Semua Masih ada harapan ketika NAMA TUHAN YESUS disebutkan. Banyak orang yang membenci pertumbuhan iman,kegembiraan dan suka cita. Banyak orang yang membenci KKR. Semua sudah tahu itu......sudah tahuuuuuuuuuuuu......Tidak perlu disebutkan di sini. Coba saksikan ini, bukti dari kehadiran TUHAN YESUS berserta kita.https://www.youtube.com/watch?v=qg3TUptPnbg
Pendeta itu tetaplah manusia. mereka butuh uang untuk sandang,pangan dan papan. Jangan lekas menghakimi mereka.( biasanya yang menghakimi itu paling pelit memberi kolekte di gereja, ya toch mas judy husin ?) ha ha ha...... tidak apa apa mas judy, barang kali anda juga seorang pendeta, lulusan dari uksw dan pernah tinggal di asrama? maaf kalau salah.....jawaban anda no 21 yaitu ....terserah anda ....mencirikan anda bukan seorang yang kristiani.....atau orang yang tidak percaya........tetapi kembali lagi ke jawaban anda nomor 21......terserah anda. Yang penting bagi saya postingan anda menggambarkan bahwa manusia/pendeta itu ada yang mata duitan dan ada yang tidak. Bagi kami itu bukan urusan kami, itu urusan TUHAN.....mengenai penyembuhan ilahi itu adalah penipuan.....bagi kami jawaban nomor 21 itulah jawaban yang benar....TERSERAH ANDA......Yang penting yang menyelamatkan kami adalah DALAM NAMA TUHAN YESUS....AMINNNNNN.....
Judy Husin said…
@Anonymous, Terserah anda mau menganggap itu benar-benar mujizat atau tidak, saya hanya membongkar yang saya tahu itu penipuan. Anda tetap mau meyakini penipuan sebagai mujizat, itu urusan anda. Pendeta memang masih manusia dan sangat mungkin melakukan kesalahan. Masalahnya adalah orang-orang bodoh seperti anda, sudah cukup merasa puas ditipu dengan mujizat palsu. Itu yang merusak kekristenan.
Anonymous said…
MASALAHNYA ADALAH ORANG-ORANG BODOH SEPERTI ANDA !!!! ha ha ha , sudah terlihat jelas anda dapat dikatakan orang yang frustasi. Apakah itu jawaban seorang pengikut TUHAN ? ha ha ha..... Judy husin, saya semakin curiga.....jangan jangan anda adalah salah seorang pendeta yang frustasi karena jemaatnya pindah ke gereja kharismatik atau anda sendiri yang pernah dipermalukan karena doa anda yang tidak terkabulkan atau anda sendiri adalah orang yang hendak menghancurkan anak-anak TUHAN. Saya tidak tahu anda berada di mana sekarang. Barangkali anda sekarang di manado ? mas yudi husin Sth, sikap kita yang mencurigai tanpa meneliti dengan benar, itu adalah ajaran iblis. Anda meneliti hanya sebuah video dari unggahan (upload) youtube, itu anda dapat dikatakan orang BODOH (maaf, karena anda telah mendahului saya......). anda bukanlah pelaku utama penelitian tersebut. Anda hanyalah MENGAMATI.... tanpa hadir di panggung itu sendiri......Kalau boleh tahu, di mana gambar anda yang sedang meneliti /melihat penyembuhan di film itu. Tunjukkan gambar anda.....ANDA HANYA MENGOMENTARI..........Kalau video itu anda sebut sebagai penipuan, saya pun berhak mengatakan anda juga termasuk golongan penipu, karena penelitian anda hanyalah pengamatan melalui video. Kalau anda mengikuti proses secara langsung pembuatan video itu, dan juga mengikuti proses pembuktian dari si pesakit, barulah kami mengacungkan JEMPOL buat anda...........Paham?. Kami bukan jemaat gereja yang bodoh mas judy husin.......Anda kira kami jemaat begitu mudah dibodohi orang????? Jawab.........!, kami juga sarjana mas judy. Tidak perlu kami menunjukkan ijazah sarjana kami sebagai jemaat,,,,,,,,,,pendeta palsu pun tahu kami adalah sarjana........Mengapa kita menghabiskan waktu dengan kasus penipuan penyembuhan! Sebanyak KKR yang pernah saya ikuti di gereja karismatik (maaf, saya bukan dari gereja kharismatik), tidak pernah satu kata DUIIIIIIIITTTTTTTTT diminta oleh hamba TUHAN itu........semua adalah tergantung dari kita... seperti yang saya tuliskan pertama kali untuk anda.....no. 45..( biasanya yang menghakimi itu paling pelit memberi kolekte di gereja, ya toch mas judy husin ?) ...........Saya tidak menantang anda untuk berdebat, hanya mengingatkan saja. Jangan terburu-buru menghakimi. Anda adalah Sarjana Teologi (kalau tidak salah, ha ha ha ha).....
Judy Husin said…
@Anonymous, Anda kecewa karena tontonan yang anda kira mujizat itu hanya penipuan? Hanya karena saya mengambil video dari youtube, anda mengira saya hanya main tebak-tebakan? Terserah penilaian anda, tapi sebelum menuliskan tentang penipuan mujizat kesembuhan ini, saya sudah meneliti selama beberapa tahun tentang mujizat kesembuhan. Adakah yang benar-benar sembuh? ADA, dan itu memang terjadi. Namun kebanyakan mujizat kesembuhan di acara-acara KKR adalah penipuan.

Anda mau tahu saya dari gereja mana? silakan baca tulisan saya yang lainnya, anda akan menemukan jawaban. Anda mau tau saya mahasiswa teologi atau bukan? silakan baca tulisan saya yang lainnya, anda akan menemukan jawabannya.

Anda bisa bicara tentang saya, langsung menganggap saya pendeta yang frustasi, seorang sarjana teologi, apakah anda punya bukti untuk itu semua? Anda pun hanya membual dan melakukan penipuan.
Anonymous said…
" Anda mau tahu saya dari gereja mana? silakan baca tulisan saya yang lainnya, anda akan menemukan jawaban. Anda mau tau saya mahasiswa teologi atau bukan? silakan baca tulisan saya yang lainnya, anda akan menemukan jawabannya. " (no.48)

ha ha ha ha mas judy, luar biasa anda ini. Kalimat anda adalah salah satu materi dari INTERNET MARKETING yaaaaa ha ha ha ha ha ha. KEPADA SELURUH PEMBACA BLOG INI, KITA TIDAK USAH BERDEBAT DENGAN ORANG INI......TIDAK USAH.....KITA AKAN TERJEBAK DENGAN PERMAINAN JUDY HUSIN YANG SEBENTAR LAGI MENDAFTAR KE GOOGLE ADSEN HA HA HA HA HA..... PINTAR ANDA JUDY HUSIN TAPI SAYANG KAMI LEBIH PINTAR DARI ANDA,,,,,,(TIDAK SEMUA JEMAAT TUHAN MUDAH DIBODOHI JUDY HUSINNNNNN, TIDAK SEMUA.........APALAGI HANYA KEKHAWATIRAN ANDA TERHADAPAP KKR ITU........., APALAGI ANDA MENGAJAK KAMI UNTUK MEMBUKA POSTINGAN ANDA YANG LAIN, UNTUK MENGETAHUI ANDA ? UNTUK MENGAJAK BERDEBAT DENGAN ANDA? HA HA HA HA HA HA)
YA SILAHKAN JUDY HASAN HUSIN , TERIMA KASIH ATAS POSTINGAN ANDA INI. DAN KEPADA PARA PEMBACA HENTIKAN BERDEBAT DENGAN ORANG INI. PERCUMA! AKAL-AKALAN NYA SAJA AGAR POSTINGANNYA RAMAAIIIIIIII, LANTAS DIA DAFTAR KE PERUSAHAAN GOOGLE UNTUK DAPAT GOOGLE ACCOUNT/ GOOGLE ADSENCE, KEMUDIAN PASANG IKLAN DAN DIA (JUDY HUSIN) AKAN MENDAPAT BAYARAN DENGAN METODE PAY PER CLIK! (PPC)....HA HA HA HA HAHA....TINGGALKAN BLOG INI........DASAR BLOG TIDAK BERMUTU......BLOG .SIALAN /ADU DOMBA. JUDY HUSIN....KAU KIRA KAMI JEMAAT BODOH.....MAU DIARAHKAN SEGALA......HA HA HA HA HA.........MOHON MAAF KAMI TIDAK SUDI MEMBACA BLOG MURAHAN SEPERTI ANDA........DAN ANDALAH TERNYATA JEMAAT/PENDETA MATA DUITAN.........HA HA HA HA....HA HA HA TINGGALKAN BLOG INI..............

Judy Husin said…
@Anonymous, Anda adalah orang paling GOBLOK yang pernah komentar di blog saya. Saya bermaksud baik agar anda tidak sembarangan menuduh, malah diputarbalikkan lagi ke masalah Google Adsense yang gak nyambung sama sekali. Orang seperti anda memang sangat senang menghakimi tanpa harus menunjukkan bukti kesalahan. Sudah cukup saya meladeni anda, Silakan PERGI dari blog saya, ajak semua orang yang anda tau untuk tidak membaca blog saya. Saya tidak peduli dengan orang BODOH yang otaknya kosong tapi merasa diri Pintar.
Anonymous said…
Sebuah artikel yang jujur, sebagai pengikut kristus saya menilai evangilisasi model seperti ini sangat tidak sesuai dengan apa yg tertulis dalam Injil dan Alkitab
Anonymous said…
OK MAS JUDY HUSIN, SAYA ANONYMOUS NO 45,47,49 DI ATAS. SAYA MINTA MAAF BILA KATA-KATA SAYA KASAR MENANGGAPI ANDA. ITU HANYALAH SEBUAH REAKSI SAJA DARI SEBUAH BLOG.SAYA HARAP ANDA PAHAM, NAMANYA JUGA PEMBACA PASTI MEMPUNYAI TIDAK HANYA PEMIKIRAN SAJA,TETAPI JUGA KECURIGAAN-KECURIGAAN YANG SEMUANYA MENYATU SEHINGGA MENGHASILKAN PENDAPAT YANG KONTRA. SETELAH SAYA MENGAMATI TERUS TULISAN ANDA SECARA DIAM-DIAM, TULISAN ANDA TERNYATA MEMANG DIPERLUKAN DALAM KONTEKS ENRICHMENT (MEMPERKAYA ATAU MEMPERLUAS WAWASAN). JAWABAN ANDA YANG SIMPEL "TERSERAH ANDA" MENUNJUKKAN ANDA MEMBERIKAN KEBEBASAN BAGI PEMBACA. KEPUTUSAN APA YANG KAMI HARUS AMBIL.KEBIJAKAN APA YANG HARUS KITA TERAPKAN. THANK'S BERAT. SEHINGGA KAMI PUN AKAN LEBIH BERHATI-HATI UNTUK MENGHADAPI HAL-HAL SEPERTI INI. SAYA JUGA MENGUCAPKAN TERIMA KASIH KARENA ANDA SUDAH BEGITU BANYAK MEMBERIKAN KONTRIBUSI POSTINGAN YANG TENTUNYA BUKANLAH PEKERJAAN YANG MUDAH DAN SANGAT MENGURAS PEMIKIRAN. SEKALI LAGI MAS JUDY HUSIN, SAYA MOHON MAAF ATAS SEGALA KATA-KATA SAYA YANG PROVOKATIF DAN SEGALA STATEMENT YANG TELAH SAYA TULISKAN. DAN DENGAN TULISAN INI SAYA NYATAKAN MENCABUTNYA KEMBALI. SELAMAT HARI NATAL DAN TAHUN BARU MAS JUDY HUSIN. SEMOGA TUHAN MEMBERKATI KITA SEMUA. AMIN. DAN KAMI MOHON TETAPLAH TERUS MENULIS. AGAR KITA MAKIN BIJAKSANA.
Judy Husin said…
@Anonymous 52, Terima kasih untuk komentar anda. Saya tidak pernah menganggap komentar anda ada yang kasar, apalagi provokatif. Saya mengatakan "Bodoh", bukan sedang menghina, namun mengingatkan bahwa orang tersebut sedang melakukan kebodohan. Orang yang bijak akan mengoreksi dirinya, sedangkan yang tidak bijak, akan merasa sakit hati. Begitu pula kata-kata saya kepada anda yang lainnya misalnya seperti "GOBLOK", itu semua bukan karena saya emosi atau marah atau menghina anda, tapi hanya mengingatkan. Tapi komentar anda yang terakhir ini menunjukkan anda cukup bijak. Terima kasih.
TAMPOE said…
hello knp para hamba Tuhan.melakukan mujizat musti dikritik sdgkan dukun aja bs melakukan.mujizat...masa hamba Tuhan.kalah sm dukun yg bs melakukan mujizat...pliz deh jgn mengandu domba gt lah...kalo hamba.Tuhan.yg melakukan.mujizat itu merupakan nilai.plus dr Tuhan krn Dia dipakai.Tuhan.luar biasa...kalo.mnrt anda.ini.tipuan yg nulis pasti bakal.diketawain sm.iblis krn org kristen ga bs melakukan banyak mujizat...hello...jgn kritikin hamba Tuhan yg melakukam.mujizat ahhh...selama dia.melakukannya msh di dlm.nama.Yesus...apa ada yg salah
Anonymous said…
Mu'jizat Nabi Isa as. (Yesus)dalam penyembuhan penyakit


QS. 'Ali `Imran [3] : 49 `

وَرَسُولًا إِلَىٰ بَنِىٓ إِسْرَٰٓءِيلَ أَنِّى قَدْ جِئْتُكُم بِـَٔايَةٍ مِّن رَّبِّكُمْ ۖ أَنِّىٓ أَخْلُقُ لَكُم مِّنَ ٱلطِّينِ كَهَيْـَٔةِ ٱلطَّيْرِ فَأَنفُخُ فِيهِ فَيَكُونُ طَيْرًۢا بِإِذْنِ ٱللَّهِ ۖ وَأُبْرِئُ ٱلْأَكْمَهَ وَٱلْأَبْرَصَ وَأُحْىِ ٱلْمَوْتَىٰ بِإِذْنِ ٱللَّهِ ۖ وَأُنَبِّئُكُم بِمَا تَأْكُلُونَ وَمَا تَدَّخِرُونَ فِى بُيُوتِكُمْ ۚ إِنَّ فِى ذَٰلِكَ لَءَايَةً لَّكُمْ إِن كُنتُم مُّؤْمِنِينَ

Dan (sebagai) Rasul kepada Bani Israil (yang berkata kepada mereka): "Sesungguhnya aku telah datang kepadamu dengan membawa sesuatu tanda (mukjizat) dari Tuhanmu, yaitu aku membuat untuk kamu dari tanah berbentuk burung; kemudian aku meniupnya, maka ia menjadi seekor burung dengan seizin Allah; dan aku menyembuhkan orang yang buta sejak dari lahirnya dan orang yang berpenyakit sopak; dan aku menghidupkan orang mati dengan seizin Allah; dan aku kabarkan kepadamu apa yang kamu makan dan apa yang kamu simpan di rumahmu. Sesungguhnya pada yang demikian itu adalah suatu tanda (kebenaran kerasulanku) bagimu, jika kamu sungguh-sungguh beriman.

QS. Al-Ma'idah [5] : 110 `

إِذْ قَالَ ٱللَّهُ يَٰعِيسَى ٱبْنَ مَرْيَمَ ٱذْكُرْ نِعْمَتِى عَلَيْكَ وَعَلَىٰ وَٰلِدَتِكَ إِذْ أَيَّدتُّكَ بِرُوحِ ٱلْقُدُسِ تُكَلِّمُ ٱلنَّاسَ فِى ٱلْمَهْدِ وَكَهْلًا ۖ وَإِذْ عَلَّمْتُكَ ٱلْكِتَٰبَ وَٱلْحِكْمَةَ وَٱلتَّوْرَىٰةَ وَٱلْإِنجِيلَ ۖ وَإِذْ تَخْلُقُ مِنَ ٱلطِّينِ كَهَيْـَٔةِ ٱلطَّيْرِ بِإِذْنِى فَتَنفُخُ فِيهَا فَتَكُونُ طَيْرًۢا بِإِذْنِى ۖ وَتُبْرِئُ ٱلْأَكْمَهَ وَٱلْأَبْرَصَ بِإِذْنِى ۖ وَإِذْ تُخْرِجُ ٱلْمَوْتَىٰ بِإِذْنِى ۖ وَإِذْ كَفَفْتُ بَنِىٓ إِسْرَٰٓءِيلَ عَنكَ إِذْ جِئْتَهُم بِٱلْبَيِّنَٰتِ فَقَالَ ٱلَّذِينَ كَفَرُوا۟ مِنْهُمْ إِنْ هَٰذَآ إِلَّا سِحْرٌ مُّبِينٌ

(Ingatlah), ketika Allah mengatakan: "Hai Isa putra Maryam, ingatlah nikmat-Ku kepadamu dan kepada ibumu di waktu Aku menguatkan kamu dengan ruhul qudus. Kamu dapat berbicara dengan manusia di waktu masih dalam buaian dan sesudah dewasa; dan (ingatlah) di waktu Aku mengajar kamu menulis, hikmah, Taurat dan Injil, dan (ingatlah pula) diwaktu kamu membentuk dari tanah (suatu bentuk) yang berupa burung dengan ijin-Ku, kemudian kamu meniup kepadanya, lalu bentuk itu menjadi burung (yang sebenarnya) dengan seizin-Ku. Dan (ingatlah) di waktu kamu menyembuhkan orang yang buta sejak dalam kandungan ibu dan orang yang berpenyakit sopak dengan seizin-Ku, dan (ingatlah) di waktu kamu mengeluarkan orang mati dari kubur (menjadi hidup) dengan seizin-Ku, dan (ingatlah) di waktu Aku menghalangi Bani Israil (dari keinginan mereka membunuh kamu) di kala kamu mengemukakan kepada mereka keterangan-keterangan yang nyata, lalu orang-orang kafir diantara mereka berkata: "Ini tidak lain melainkan sihir yang nyata".
Judy Husin said…
@TAMPOE
Mujizat adalah mujizat, tipuan mujizat adalah bukan mujizat. Dukun-dukun sudah dikenal sebagai penipu, dan setiap orang Kristen sudah mengetahuinya. Hanya orang Kristen bodoh yang percaya dukun. Para hamba Tuhan mengatasnamakan Tuhan dalam melakukan tipuan mujizat. Jemaat percaya karena mengira itu benar-benar dari Tuhan.

Memanfaatkan nama Yesus dalam melakukan "mujizat", itu adalah bentuk penghinaan kepada Tuhan. Itu sebabnya Yesus mengatakan kepada banyak orang yang melakukan mujizat, dengan kalimat "Aku tidak mengenal siapa engkau"
Anonymous said…

Al-Quran menjelaskan beberapa tahapan dalam proses kejadian dan asal-usul manusia secara rinci. Ketiga tahapan tersebut antara lain kejadian dan asal usul manusia pertama, kedua, dan ketiga. Berikut ini penjelasan dari masing-masing tahapan tersebut.

1. Kejadian dan Asal-usul Manusia Pertama

Kejadian dan asal-usul manusia pertama yang berarti pula proses penciptaan Adam diawali oleh pembentukan fisik dengan membuatnya langsung dari tanah yang kering yang kemudian ditupkan ruh ke dalamnya sehingga ia hidup.
Keterangan tersebut sesuai dengan hadis riwayat Tirmidzi, dimana Nabi SAW bersabda:
“Sesungguhnya Allah menciptakan Adam as dari segenggam tanah yang diambil dari seluruh bagian bumi, maka anak cucu Adampun seperti itu, sebagian ada yang baik dan buruk, ada yang mudah (lembut) dan kasar dan sebagainya.”

2. Kejadian dan Asal-usul Manusia Kedua

Allah menciptakan segala sesuatu secara berpasang-pasangan. Begitupun dengan manusia, Adam yang diciptakan hendak dipasangkan oleh Alloh dengan lawan jenisnya yang diciptakan dari tulang rusuk Adam, yaitu Siti Hawa. Keterangan tersebut sesuai dengan firman Alloh QS. An-Nisa, ayat 1 berikut:

“Hai sekalian manusia, bertakwalah kepada Tuhan-mu yang telah menciptakan kamu dari jiwa yang satu, dan daripadanya Allah menciptakan isterinya; dan daripada keduanya Allah memperkembang biakkan laki-laki dan perempuan yang banyak. Dan bertakwalah kepada Allah yang dengan (mempergunakan) nama-Nya kamu saling meminta satu sama lain, dan (peliharalah) hubungan silaturahim. Sesungguhnya Allah selalu menjaga dan mengawasi kamu.” (QS. An-Nisa, ayat 1)

3. Kejadian dan Asal-usul Manusia Ketiga

Kejadian dan asal usul manusia ketiga terkait dengan proses kejadian seluruh umat keturunan Nabi Adam dan Siti Hawa (Kecuali Isa, AS.) proses kejadian manusia yang disebutkan dalam Al-Qur,an ternyata setelah dewasa ini dapat dipertanggung jawabkan secara medis. Dalam Al-Qur’an, asal-usul manusia secara biologi dijelaskan dalam Surat Al-Mu’minuun : 12-14 berikut ini:

"Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia itu dari suatu saripati (berasal) dari tanah. Kemudian Kami jadikan saripati itu air mani (yang disimpan) dalam tempat yang kokoh (rahim). Kemudian air mani itu Kami jadikan segumpal darah, lalu segumpal darah itu kami jadikan segumpal daging, dan segumpal daging itu Kami jadikan tulang belulang, lalu tulang belulang itu Kami bungkus dengan daging. Kemudian Kami jadikan ia makhluk yang (berbentuk) lain. Maka Maha Sucilah Allah , Pencipta Yang Paling Baik." (QS. Al Mu’minuun : 12-14).

Judy Husin said…
@AnonymousCooment anda tidak nyambung dengan pembahasan saya. Saya tidak berminat membahas Al Quran.
Anonymous said…
Ujilah setiap roh...Mujizat Tuhan ada dan "Bukan Masih Ada" tetapi tetap ada karena Tuhan adalah kekal. Mujizat tidak dipertunjukkan, tidak di festivalkan (Festival Kesembuhan).Persaingan hidup hebat beserta kebutuhannya...semua orang perlu uang, semua orang sakit perlu kesembuhan. Dokter jual Obat..nah yang ini "jual nama Yesus". Koq dijadikan ajang bisnis, ajang meraup kwantitas pengikutnya. Soal bahasa lidah (glosalalia)...Tuhan tidak pernah berbuat yang sia-sia, Ketika Tuhan memberi karunia berbahasa lidah, Tuhan juga memberikan karunia untuk mengerti bagi orang yang mendengar. Tapi koq ni org pinter2 an berbahasa lidah..bla..bla..blaa...tu bahasa bayi lol
Anonymous said…
Judy : jadi menurut Anda tidak ada orang yg bisa melakukan nubuatan-nubuatan di dalam nama Yesus? Bukankah kalau kita percaya kepadaNYA, kita diberikan kuasa :)

Atas saya : anda menghakimi tanpa bukti, dan jangan menggeneralisir satu orang yg melenceng. Mujizat tidak dipertontonkan? Lalu apa yang dilakukan murid murid Yesus yg menyembuhkan orang banyak? Kalau orang percaya kepasaNYA, maka dia diberikan kuasa bahkan untuk menyembuhkan. Dengan membuktikan kalau Tuhan Yesus baik dengan menyembuhkan, semakin banyak orang yg mengenalNYA yg kembali kepadaNYA
Judy Husin said…
@Anonymous

Anda percaya pada Yesus supaya dapat kuasa? Silakan saja.
Unknown said…
Saya setuju dengan artikel ini, dan memang ayatnya ada, bahwa bukan orang yg berseru kepadaKU yg selamt dst. Orang tidak bisa menyembah dua Tuan, yaitu ALLAH dan UANG.lihatlah gaya hidup seorang pendeta jikalau ingin melihat pendeta yg tulus mengajar, apa yg ia miliki dan lakukan setiap hari selain hotbah digereja, lihat juga gaya hidup anak istrinya. JBU
Unknown said…
Bukan hanya TUHAN dan SETAN yg bisa disembah tetapi FIRMAN TUHAN mengatakan bahwa orang tidak bisa mengabdi kpd 2 Tuan yaitu kepada ALLAH dan MAMON (UANG). jadi uangpun bisa disembah atau dianggap hal yg paling berharga dan berkuasa sehingga membuat orang cinta uang yaitu dasar dr segala kejahatan, merainya dgn cara apapun, dan penipu tdk mau berkata jujur didepan banyak orang selama ia masih menipu, bisa jujur tetapi didepan orang yg ia yakini bahwa prang tersebut tdk akan menyebarkan kejujurannya atas kebohongannya. Semangat untuk admint tetap berjuang walaupun mendapat cibiran larna YESUS saja diperlakukan seperti penjahat apalagi orang biasa. JBU
Unknown said…
kenapa zaman sekarang hampir tidak ada lagi mujizat yg supranatural, seketika terjadi? kenapa zaman skrg sdh tidak ada lagi rasul2 seperti paulus yg atas nama yesus kristus melakukan hal yg besar. padahal hidup zaman skrg qt membutuhkan hal2 besar seperti yg bsa dilakukan rasul2 pada zaman dulu
Anonymous said…
Mujizat itu nyata dan ada, bahkan sampai saat ini, it's True.

Banyak Oknum Hamba Tuhan yg "memanfaatkan" mujizat penyembuhan utk berbagai kepentingan, termasuk untuk membesarkan Nama Tuhan, it's also true.

Kita hidup dijaman yg cukup berat, berat utk mempertahankan iman, apalagi menumbuhkan iman di hati orang lain.

Saya penginjil jalanan, saya mantan bajingan yg tobat. beberapa kali sy mempraktekkan doa penyembuhan. Mohon maaf, sy mungkin tidak terlalu suci, tapi mungkin 100:1 orang yg saya doakan sembuh. Dan itupun.. Sejak 20 tahun lalu, hanya 3 yg sembuh "seketika". Sisanya.. yah tidak sembuh sama sekali ketika sy doakan.

Roh Kudus bekerja secara misterius. Tapi buah buahnya nyata. So,sebagai anak anak Tuhan yg hidup dlm kasih dan kebenaran, mari kita sungguh sungguh belajar utk menjadi seperti Kristus.

Sorry saya tidak masukin ayat alkitab manapun krn saudara saudara terkasih mungkin sudah banyak referensi tentang apa yg sy utarakan. Hehehehe... Kekristenan itu sederhana toh... Percaya, Dan hidup benar (sesuai ajaran Yesus).

Artikel bung Judy ini menarik... Responnya pun beragam... Mungkin artikel ini sebenarnya jadi mewakili pemikiran dr banyak org yv mungkin ndak sempat nulis diblog kayak bung Judy ini.

Any way, God bless you bro... God bless all the readers.

Kesaksian: salah satu mujizat yg paling luar biasa (selain mujizat pertobatan saya nih) adalah org Gila yg kami, sy dan berapa teman, bawa dr lampu merah di rawamangun ke kontrakan, kita mandiin, cukur rambutnya, lalu doakan. Esoknya, dia pulang ke keluarganya di Jawa tengah. Bagi saya, yg luar biasa bukan doanya, bukan org Gila yg jd ingat dirinya, apalagi kami sbg pendoanya, tp... Luar biasa Yesus menunjukan kuasa kasihnya ke kami...

Salom..
Judy Husin said…
@Recky Oentomo

Orang tidak mungkin akan percaya Yesus hanya karena mujizat. Yang mengaku percaya Yesus karena mengalami mujizat tapi tidak mau belajar kebenaran adalah orang yang sedang menipu dirinya sendiri dan mencoba memperalat Tuhan. Baca lagi Kisah Lazarus yang duduk dipangkuan abraham dan orang kaya yang masuk neraka.
Judy Husin said…
@Anonymous

Mujizat bukanlah hal yang terpenting. Ketika mengalami mujizat, bersyukurlah kepada Tuhan. Tapi ketika mujizat tidak terjadi, jangan memaksa diri meyakini mujizat terjadi.

Banyak yang mengira saya tidak percaya mujizat karena menulis artikel ini, padahal saya pernah mengalami mujizat yang mengagumkan. Tapi, sampai saat ini saya belum berniat menuliskannya, karena bagi saya itu bukanlah hal yang terpenting di dalam penginjilan. Berhati-hatilah dengan pendeta/penginjil yang terlalu sibuk menceritakan mujizat dan hanya sedikit mengajar Alkitab.
Orang Awam" said…
Saudaraku yg terkasih..janganlah saling mencaci maki" maksud sdr.Judy itu baik dan mskd saudara2 yg lain itu baik juga.. hati-hatilah saudaraku' hati memang penurut tetapi daging lemah"
GBU all
Orang Awam" said…
Saudaraku yg terkasih..janganlah saling mencaci maki" maksud sdr.Judy itu baik dan mskd saudara2 yg lain itu baik juga.. hati-hatilah saudaraku' hati memang penurut tetapi daging lemah"
GBU all
Anonymous said…
Pada prinsipnya saya sangat setuju dengan tulisan saudara Judy Husin, memberikan kepada wawasan berpikir sehingga dapat kita cernah dengan dengan baik. Memang semua bergantung dari kemauan dan Nalar masing-masing orang.

Seharusnya pihak lain yang merasa tersinggung dengan tulisan ini,maka tidak perlu marah. Jika diyakin dengan kuasa tuhan yesus melalui Roh Kudus maka jika benar mohon lebih ditunjukan perkembangan masing-masing orang yang dinyatakan telah disembuhkan tersebut.

Sehingga segala hasilnya pasti akan makin meninggikan Tuhan Yesus. Jika terbukti tidak maka nama Tuhan Yesus tidak semakin dirusak para pihak yang mengaku hamba tuhan yang diurapi.

Secara hati kecil saya sebenarnya sangat berharap jika memang benar-benar dapat terbukti mujizat tersebut, maka Nama Tuhan Yesus semakin ditinggikan begitupun semakin banyak umat yang dapat diselamatkan.

Demikian sedikit urung pendapat yang dapat saya sampaikan, Sedikit banyak jika terdapatnya salah-salah kata maka kita sebagai anak tuhan yesus harus saling memaafkan.

Kepasa saudara Judy Husin, secara pribadi saya bertrima kasih atas tulisannya serta ditunggu tulisan2 berikutnya.

Karena saya yakin dengan pemikiran saudara , tiada lain juga untuk meninggikan nama Tuhan Yesus dan tidak rela namanya digunakan untuk hal-hal yang tidak berkenan baginya.

GBU all
Unknown said…
Saya cenderung menantang pembuat majalah d atas untuk membuktikan semua asumsi dan tuduhan dia.
Mumpng saya lagi alami masalah tempaat usaha saya di ganggu orang dengan jin jahat.mampu ga anda mengusirnya dalam nama yesus..soalnya orang lain ada yg mampu tanpa banyak cuap.nah anda mampu ga..kalau mampu dan merasa bisaa yakin dengaan diri andaa sendiri sialahkan tanggapi saya.saya siapkan dana transpot anda.SERIUS.GA CUMA OMDO.
Judy Husin said…
@bejo islam koplak
Mohon maaf, tolong dibaca baik-baik dulu tulisan saya, jangan asal cuap-cuap.
Unknown said…
Intinya yg saya mw tau, apalah anda sendiri percaya bahwa ada mukjizat kesembuhan dri Tuhan ? Itu saja dijawab terlebih dahulu ? Baik di KKR maupun mukjizat secara pribadi ?

Mnurut anda apakah mukjizat kesembuhan itu masih ada atau tidak sampai sekarang ?
Judy Husin said…
@Andrew Sulistyawan
Baca saja komen-komen saya di atas.
Unknown said…
Nah bgini saja. Knapa gk anda sendiri kesaksian mukjizat yg anda alami disini. Seperti apa dan bagaimana kejadian nya.

Sehingga bsa jadi berkat buat yg membaca juga. Boleh share pengalaman nya bro ?

Buat saya suatu mukjizat itu tidak perlu terjadi di kkr. Krna Tuhan pun jaman dahulu tidak pernah melakukan nya seperti sekarang2 ini. Tuhan selalu melakukan nya secara personal.

Saya lebih diberkati dengan mukjizat yg dialaim secara pribadi melalui doa2 secara persona kepada Tuhan.

Halba Tuhan itu hanya kepanjangan tangan dari Tuhan saja. Tetapi kedaulatan itu semua berada di Tangan Tuhan. Itu hak Tuhan kepada siapa dia mw menyembuhkan. Bgtu juga dalam KKR. Klo Tuhan berkehendak, tanpa di tumpang tangan oleh siapa pun dia bsa sembuh saat itu juga.
Unknown said…
Buat anda yg marah2 atau komen negatif disini. Saya cma mw tekan kan. Yg anda lihat dan percayai itu Hamba Tuhan nya, acara KKr nya ata Tuhan ???? Anda jawab sendiri saja ! Krna ketika saya membaca, saya bsa melihat sekilas bagaamana pengenalan anda dengan Tuhan
Judy Husin said…
@Andrew Sulistyawan

Pikiran anda masih sama seperti kebanyakan orang Kristen, mengira dengan menceritakan mujizat, akan menjadi berkat. Berkat apa yang didapat dengan menceritakan mujizat? Membuat orang lain jadi percaya Yesus??? Omong Kosong. Menceritakan mujizat tidak akan membuat orang percaya Yesus, mereka hanya akan kagum dengan cerita tersebut, dan mengira diri sudah percaya Yesus, lalu gembar-gembor tentang mujizat. Ketika ada yang mempertanyakan iman mereka, mereka cuma bisa ngeles, cari alasan karena mereka tidak tahu apa yang mereka percaya.
Unknown said…
Sorry but no offense. Berkat apa yg didapatkan ? Anda tau ketika anda menyaksikan mukjizat yg anda alami. Itu akan menjadi kekuatan buat orang2 yg sampai sekarang blm mendapatkan jawaban atas doanya. Simpel kan ?

Judy Husin said…
@Andrew Sulistyawan
Kata Abraham kepadanya: Jika mereka tidak mendengarkan kesaksian Musa dan para nabi, mereka tidak juga akan mau diyakinkan, sekalipun oleh seorang yang bangkit dari antara orang mati." (Lukas 16:31)

Mujizat yang dialami seseorang tidak akan menjadi kekuatan bagi orang lain yang juga sedang menanti mujizat. Kalau terjadi mujizat juga pada dirinya mereka hanya sibuk memberi kesaksian untuk pamer bahwa Tuhan memerikan mujizat padanya dan mengira Tuhan mengasihinya. tapi kalau tidak terjadi, mereka bisa kecewa kepada Tuhan, bukan kecewa kepada yang memberi kesaksian mujizat. Intinya adalah yang mengalami mujizat dan yang melihat kesaksian mujizat hanya percaya mujizat dan tidak mungkin percaya Yesus.

Dan sementara Ia di Yerusalem selama hari raya Paskah, banyak orang percaya dalam nama-Nya, karena mereka telah melihat tanda-tanda yang diadakan-Nya. Tetapi Yesus sendiri tidak mempercayakan diri-Nya kepada mereka, karena Ia mengenal mereka semua, dan karena tidak perlu seorangpun memberi kesaksian kepada-Nya tentang manusia, sebab Ia tahu apa yang ada di dalam hati manusia. (Yoh 2:23-25)

Yesus tahu, yang mendapatkan mujizat hanya percaya pada mujizat bukan percaya padaNya. Itu sebabnya Yesus tidak mau mempercayakan diriNya pada mereka.
Unknown said…
Pendapat yg anda utarakan itu adalah pikiran orang yg blm punya pengenalan yg baik dengan Tuhan.

Kata siapa tidak bisa menjadi keluatan dan pengharapan untuk seseorang yg menunggu jawaban Tuhan. Justru kadang kala saat kita berasa sudah give up dan gk terlalu percaya akan kuasa Tuhan, hal2 seperti kesaksian tersebutlah yg memberikan pengertian bahwa Tuhan tidak pernah berhenti bekerja. Bahwa mujizat itu masih ada dan bukan hanya kata orang dsb nya.

Tipe2 orang yg anda sebutkan itu mnurut saya gk sepenuh nya bnr. Apakah anda yakin semua orang akan seperti itu. Krna tidak semua orang punya pengenalan yg benar terhadap Tuhan.

Biasanya yg anda sebutkan diatas itu berlaku buat orang yg Cma sekedar kristen2/an atau petobat baru yg blm tau banyak kebenaran FT.

Tapi klo orang yg kenal dan punya hub pribadi yg baik dengan Tuhan, pandangan anda itu salah besar bung 😊.



Judy Husin said…
@Andrew Sulistyawan
Saya kutip komentar anda :
Kata siapa tidak bisa menjadi keluatan dan pengharapan untuk seseorang yg menunggu jawaban Tuhan. Justru kadang kala saat kita berasa sudah give up dan gk terlalu percaya akan kuasa Tuhan, hal2 seperti kesaksian tersebutlah yg memberikan pengertian bahwa Tuhan tidak pernah berhenti bekerja. Bahwa mujizat itu masih ada dan bukan hanya kata orang dsb nya.

Ini komentar saya sebelumnya :
Intinya adalah yang mengalami mujizat dan yang melihat kesaksian mujizat hanya percaya mujizat dan tidak mungkin percaya Yesus.

Memang benar yang anda katakan, memberi kesaksian tentang mujizat akan membantu memberi pengharapan dan percaya bahwa mujizat masih ada, bagi yang melihat/mendengar kesaksian tersebut. Itu juga mengapa saya katakan Intinya adalah yang mengalami mujizat dan yang melihat kesaksian mujizat hanya percaya mujizat dan tidak mungkin percaya Yesus.

Banyak pendeta yang melakukan mujizat kesembuhan dan meminta jemaatnya untuk mengajak orang-orang yang belum percaya untuk datang, agar ketika mereka melihat mujizat, mereka juga akan percaya Yesus. Inilah penipuannya. Kisah Lazarus dan orang kaya sudah menunjukkan bahwa sekalipun mereka melihat mujizat kebangkitan orang mati, kalau tidak percaya dengan pengajaran Alkitab, mereka tetap tidak akan bertobat.

Arah pembicaraan anda lebih mengarah untuk menunjukkan mujizat masih terjadi, dan sayapun percaya itu. Tapi saya lebih suka menunjukkan bahwa percaya pada pengajaran Alkitab jauh lebih berguna daripada kisah-kisah mujizat yang saat ini banyak beredar. Saya juga sudah menunjukkan adanya mujizat-mujizat palsu dan penipuan.
Unknown said…
Nah klo yg anda utarakan itu benar. Mukjizat adalah tanda. Tapi kadang kala mukjizat itu dibutuhkan dalam penginjilan, terutama ke desa2.

Satu hal yg anda perlu tau bahwa tidak semua KKR itu seperti yg anda bilang. Krna masih ada KKR yg benar2 mengandal kan kuasa Tuhan. Biasanya ini terjadi saat penginjilan ke daerah2. Yg blm mengenal Tuhan. Disana memang sangat diperlukan kuasa Tuhan. Krna hal itu akan menjadi kesaksian bahwa Tuhan Yesus itu hidup. Jadi tidak semua KKR seperti itu. Yg benar adalah oknum saja. Krna tidak semua Hamba Tuhan seperti itu.

Memang biasanya yg heboh itu di daerah2 kota saja yg suka acara seperti ini.

Nah yg benar itu mnurut saya adalah Kedua2 nya dibutuhkan. Semua saling berkaitan kok dalam suatu penginjilan. Setelah mendapatkan kesembuhan, maka perlu dibina dengan Firman Tuhan. Jadi dasar Iman dan pengetahuan nya juga ada.

Judy Husin said…
@Andrew Sulistyawan
Kuasa Tuhan yang diperlukan adalah Kuasa Penginjilan, bukan kuasa penyembuhan. Memberitakan Injil tanpa kuasa kesembuhan tetap membuahkan hasil, tapi kuasa penyembuhan tanpa pemberitaan Injil, hanya memperalat Tuhan. Keduanya tidak harus berjalan beriringan.

Mengobral mujizat kesembuhan dalam KKR adalah penipuan. Silakan mendoakan orang sakit agar sembuh, silahkan pada saat KKR mendoakan orang sakit agar sembuh. Tapi melakukan KKR kesembuhan untuk membuat orang percaya Tuhan adalah penipuan.
Unknown said…
Apa dasarnya anda bisa berbicara seperti itu ? Apa salahnya KKR diadakan ? Selama motivasi dan memang tulus tidak akan ada masalah.

Anda yakin bisa menginjil ke tempat2 yg blm mengenal Tuhan tanpa kuasa mukjizat ? Kuasa mukjizat itu termasuk didalam penginjilan loh.

Anda sudah pernah penginjilan ke daerah ? Drmana anda bsa tau klo KKR diderah pasti tidak da penginjilan ?

Klo soal mengumbar kesembuhan dalam kkr itu biasanya dri Hamb Tuhan yg melayani. Tapi tdk semua seperti itu.
Judy Husin said…
@Andrew Sulistyawan
Jawaban anda lari kemana-mana. Saya tidak pernah mengatakan tidak boleh mengadakan KKR. Yang saya permasalahkan adalah mengajak orang untuk percaya Yesus dengan iming-iming melihat mujizat atau mendapatkan mujizat adalah sebuah penipun.

Saya juga tidak mengatakan KKR di daerah pasti tidak ada penginjilan. Sekali lagi yang menjadi msalah adalah melakukan KKR kesembuhan untuk membuat orang percaya Tuhan adalah penipuan.

Menginjil ke tempat yang belum mengenal Tuhan, yang dibutuhkan bukan kuasa mujizat. Yang dibutuhkan adalah kuasa untuk memberitakan Injil. Tanpa mujizat Injil tetap bisa diberitakan. Yang menentukan mujizat adalah Tuhan, bukan manusia. Mujizat yang mengiringi penginjilan jika dibutuhkan, bukan penginjilan yang mengiringi mujizat.

Saya sudah memberikan ayat-ayat pendukung, kalau anda lebih suka bertentangan dengan Alkitab, silakan saja. Dari awal komentar, tidak satupun ayat anda berikan untuk menunjukkan yang anda katakan itu benar.

Anda mau percaya harus ada mujizat dulu baru orang-orang yang belum mengenal Tuhan akan percaya, itu urusan anda. ALkitab dengan jelas mengatakan mujizat tidak akan membuat orang percaya Tuhan kalau mereka tidak mau percaya pada pemberitaan Injil.

Anda di didik di Gereja-gereja yang mengutamakan mujizat, tapi isi pengajaran ALkitabnya sangat minim sekali, itu sebabnya anda hanya bangga dengan mujizat, bukan Firman Tuhan.
Unknown said…
Saya setuju dengan artikel ini, terkadang kkr telah ter skenario dgn baik
Unknown said…
Syallom,

Setelah saya membaca blog anda.

Ternyata anda memiliki iman tetapi tidak pernah percaya akan hadirat Allah. Jika anda tidak pernah mengalami sendiri dan hanya dari pengamatan video2. Pastilah tanggapan anda salah.

Jika anda mau tahu. Join kkr dan siapa yang dikatakan sembuh anda soal siasat dia apakah benar dia sembuh atau cuma lakonan.

Karena blog anda penuh dengan KETIDAKPERCYAAN TERHADAP KESEMBUHAN TOTAL.

PENGERTIAN TENTANG KKR BUKANLAH TENTANG MEMBAWA ORANG YANG KURANG PERCAYA UNTUK MELIHAT MUJIZAT DAN HARUS PERCAYA MELAINKAN ALAMI SENDIRI LAWATAN ROH KUDUS. JIKA ANDA MENGHAKIMI CARA HAMBA HAMBA TUHAN BERKERJA, APA KATA ANDA SENDIRI MINTA KESEMBUHAN JIWA MATA ROHANI.
Unknown said…
Menurut anda apakah sekarang masih ada kesembuhan ilahi didalam suatu ibadah ?
Unknown said…
Oke, jawaban itu sudah cukup. Berarti dalam KKR pun klo Tuhan mw menyembuhkan tidak masalah juga kan. Tuhan punya banyak cara untuk menyelamatkan orang. KKR cma salah satu sarana saja. Klopun ada KKR yg menipu, yg bermasalah adalah penyelenggara, bukan acara tersebut. Jadi tidak bisa selalu dikatakan bahwa KKR itu menipu
Judy Husin said…
@Andrew Sulistyawan
Acara KKR adalah untuk pemberitaan Injil, memberitakan tentang Yesus Kristus. Acara KKR yang diberikan embel-embel mujizat kesembuhan atau melihat kuasa Tuhan adalah penipuan. Tidak ada yang salah dengan KKR selama itu untuk memberitakan Injil, tapi KKR yang disebut dengan KKR penyembuhan adalah penipuan.
Unknown said…
Yap benar sekali kalau kkr adalah untuk penginjilan, tapi mnurut anda tidak salah kan apabila dibarengi dengan mukjizat kesembuhan, selama tujuan nya adalah penginjilan dan bukan nya untuk kesembuhan saja ??
Judy Husin said…
@Andrew Sulistyawan
Tidak salah kalau pada saat melakukan penginjilan di KKR terjadi mujizat kesembuhan, tapi kalau dengan sengaja dibarengi embel-embel akan terjadi mujizat kesembuhan saat KKR, itu salah.
Unknown said…
TUHAN BERTAHTA DI ATAS PUJIAN. MUJIZAT BUKAN INTI YANG INGIN DITUNJUKAN TUHAN.. tetapi biarkan sagala yg bernafas memuji Tuhan ITULAH KEMULIAAN Tuhan,segala yg baik berasal dari Allah iblis bisa ambil yg benih yg baik tetapi yg Memuji Bapa berasal dari Roh kudus sendiri. Semakin kita kritis dengan perbuataNya semakin kita menjadi orang tidak percaya Tuhan hanya mao kita percaya sampe saat ini Dia ada diantara kita dan mujizat akan tetap terjadi supaya nama Tuhan dipermuliakan
Judy Husin said…
@jeny kermite
Anda salah!

Semakin kita kritis dengan perbuatan-Nya, semakin kita mengagumi Tuhan dan semakin kita tahu kebenaran-Nya.
Unknown said…
KebenaraNya itu ada dalam Firman Tuhan kita yg hidup seturut firmanNya hidup dalam kebenaran .kritis itu merupakan cara berfikir manusia. Tuhan hanya mao kita jadi pelaku firman bukan berfikir tentang firman.Ketika km sudah lahir baru km bukan jadi pribadi kritis dan sensitif tetapi menjadi pribadi yg serupa dengan Dia. Mulut tanganmu dam pikiranmu hanya akan memuji Tuhan lewat tulisanmu akan selalu MEMUJI Tuhan itulah cara mengangumi Tuhan.sama seperti Daud yang menganggumi perbuatan TUHAN ,itu yg dilakukan Daud dengan mazmurx puji pujianya
Judy Husin said…
@jeny kermite
Itulah cara berpikir orang-orang kristen BODOH seperti anda. Bagaimana kita bisa menjadi pelaku firman kalau kita tidak mau memikirkan firman Tuhan. Memikirkan firman Tuhan atau berpikir tentang firman Tuhan itu sama dengan merenungkan firman Tuhan. Itu yang dicatat di Alkitab anda kan??? Anda tidak mau berpikir tentang firman Tuhan? Itu artinya sampai saat ini anda sama sekali belum menjadi pelaku firman.

Bagaimana menjadi serupa dengan Yesus? Yesus mengatakan belajarlah pada-KU. Bagaimana belajar pada Yesus? Dengan menjadi murid Yesus. Murid seperti apakah yang diinginkan Yesus? Murid yang belajar pada Yesus. Bagaimana caranya belajar pada Yesus? Jadilah murid yang kritis untuk mendapatkan kebenaran.

Orang kristen BODOH seperti anda mengira mengagumi Tuhan adalah dengan cara memuji Tuhan. Daud mengagumi perbuatan Tuhan, itu sebabnya Daud memuji Tuhan, bukan karena memuji Tuhan lalu Daud mengagumi Tuhan.

Daud mengagumi perbuatan Tuhan karena Daud melihat perbuatan Tuhan, lalu ia merenungkan/memikirkannya siang dan malam. Itu yang membuat dia kagum kepada Tuhan dan itu sebabnya dia memuji Tuhan.

Jangan mengira kalo anda memuji Tuhan itu berarti anda mengagumi Tuhan. Orang seperti anda memuji Tuhan hanya untuk menyenangkan diri sendiri, untuk menghibur hati dan mengira diri sedang mengagumi Tuhan.
Unknown said…
Pak Judy, sy tdk pandai menulis jadi singkat saja.
Kasihilah Tuhan Allah mu, kasihilah sesama manusia. Itu ada di Alkitab, 2 hukum yg disampaikan Tuhan Yesus. "Kasih" Ada di korintus. Saya sedih baca koment2 rekan kristen di sini sperti kurang mengasihi. Bnyak kata2 kasar, dan tidak mencerminkan Kasih yg didalam Alkitab.
Sebagai sesama orang percaya seharusnya kita bisa saling menguatkan. Tidak semua orang kristen yg membaca artikel ini memiliki pemahaman alkitab sehebat bpk/ibu di atas. Terus terang, saya sebagai pembaca merasa bingung apakah bisa sebuah mukjizat seketika dpt terjadi kpd orang yg saya Kasihi jika saya meminta kpd Tuhan Yesus dengan Doa yg sungguh walaupun dengan Puasa sekalipun? Dgn cara bagaimana agar Tuhan berkenan memberikan Mukjizat kesembuhan utk orang yg kita Kasihi? Tiap mujizat kesembuhan yg Pak Judy tulis semuanya seperti Bukan kesembuhan dr Tuhan. Seakan Mulut saya terkunci utk memohon kesembuhan kpd Tuhan Yesus. 1 Tahun lalu adik saya umur 25 thn meninggal dunia. Saya sudah berdoa meminta kesembuhan, Tp Tuhan punya jalan lain. Saat ini Kami tinggal di pedalaman dan mayoritas non kristen. Sekarang ada tetangga non kristen penjual ikan yg kami kasihi memilki anak bayi umur 14 bulan terkena step berat dan sudah 45 hari di rawat di sakit tanpa sadarkan diri dan saat ini sudah dirawat di rumah dengan kondisi masih tidak sadarkan diri. Badan kaku, Masih Hidup bernafas. Sedih sekali rasanya jika saya dan istri harus mengalami kondisi seperti ini melihat anak terbaring kaku. Saya dan istri berdoa agar Tuhan berikan Mukjizat karna dr Dokterpun mengatakan anak ini kemungkinan meninggal atau jikalau anak ini sembuh kemungkinan akan cacat/lumpuh otak. Mungkin dalam Doa kedua orang tuanya jika memang anak ini dipanggil Tuhan, Tolong panggilah segera, jgn buat tersiksa seperti ini. Atau sembuhkan lah anak ini Tuhan. Dengan cara apa agar Tuhan berkenan memberikan Mukjizat Seketika kpd Anak ini sperti yg tercatat dlm alkitab? Apakah Tuhan tetap tidak berkenan menyembuhkan Anak ini sama sperti Tuhan tidak mnyembuhkan adik saya? Jika tidak ada Mukjizat, utk apa kita berharap ada mukjizat dan jenis pengharapan seperti apa yg di maksud dlm Alkitab? Terkadang sy berfikir utk apa sy mendalami akitab dr kejadian sampai wahyu jika iman, pengharapan dan yg paling penting adalah KASIH tidak saya Pahami dan sy Lakukan dlm Kehidupan saya.
Judy Husin said…
@Andhityo Khristiyanto
Anda berharap kepada mujizat. Mujizat tidak bisa melakukan apa-apa tanpa kehendak Tuhan. Berdoa dan berharaplah kepada Tuhan. Memohonlah kesembuhan kepada Tuhan. Tapi ingat, semua dalam kehendak Tuhan. Berdoa terus menerus kepada Tuhan untuk memohon kesembuhan tidaklah salah, tapi biarkan kehendak Tuhan yang terjadi.
Anda salah memahami tulisan saya. Saya tidak mengatakan semua mujizat yang terjadi di jaman ini adalah penipuan, namun banyak yang melakukan penipuan dengan mengatasnamakan mujizat dan Tuhan, itulah yang saya bahas agar sebagai orang Kristen kita tidak menjadi bodoh, tapi tetap waspada. Iman dan pengharapan tidak membuat kita menjadi bodoh, tapi faktanya banyak yang dibodohi hanya karena ingin menunjukkan diri beriman dan berharap pada omong kosong mujizat kesembuhan.
Anak Raja said…
Mujizat masih terjadi? aminn saya percaya itu.

Kita harus hati2 terhadap pendeta? ya saya setuju..

Firman Tuhan berkata dalam Yeremia 17:7:
"Diberkatilah orang yang mengandalkan TUHAN, yang menaruh harapannya pada TUHAN!"

Kunci permasalahan dalam topik ini adalah simple sebenarnya, apakah kita mencari Yesus yang adalah sumber mujizat itu, atau mujizatnya...saat seseorang datang ke sebuah kebaktian KKR mencari Yesus, saya yakin Tuhan akan memperhatikan, dan akan memberkati (utamanya diselamatkan lalu ditambahkan dalam bentuk kesembuhan/ekonomi/rumah tangga), sesuai kebutuhan masing2.

soo..its all about Jesus, berharaplah pada Yesus yang adalah Tuhan dan bukan manusia saat kita datang ibadah dimanapun, dan ujilah firman yang disampaikan setiap pendeta apakah sesuai dengan alkitab.

Tapi jangan lupa disatu sisi kita juga harus "menceritakan" perbuatan baik yang sudah Yesus lakukan pada kita,itulah yang namanya injil,,kabar baik,,,supaya yang lain pun bisa merasakan kabar baik yang kita terima,..apa itu? Yesus mengasihi manusia,,dia Juruselamat,,,itu satu..
Juruselamat itu artinya luas,,,pertama memberikan hidup kekal di sorga,,karena Yesus sendiri selalu mengutamakan hal2 rohani,,,tapi Tuhan kita juga Tuhan yang baik yang memperhatikan hal-hal jasmani, ingat dia adalah Yesus yang berbelas kasih, alkitab penuh sesak dengan orang2 yang sembuh dan dilepaskan, karena Tuhan care,,ga semata2 rohani tapi fisik, selalu tertulis dalam alkitab lalu Yesus "tergerak hatinya oleh belas kasihan",,,jadi apakah kita tidak boleh berdoa untuk kesembuhan?menurut saya boleh banget,,Tuhan bilang mintalah, carilah, ketoklah pintu bagi anak2Nya,,jadi mintalah saudaraku,,,berharaplah,,,saat kita mencari Tuhan kita akan menjadi rendah hati dibentuk sehingga apapun jawaban dari Tuhan, ntah itu disembuhkan atau tidak, kita menjadi anak yang taat.

Ingat wanita yang 12 tahun pendarahan dalam alkitab, tidak mengenal Yesus, tapi oleh karena banyak kesaksian orang lain akan mujizat Yesus, maka dia beriman "asal kupegang saja ujung jubahNya maka aku akan sembuh",,,ya wanita ini mencari Yesus,,tapi juga berharap sembuh,,,jadi tidak pernah salah mengharapkan kesembuhan asal kita mencari Yesus..

Kesimpulan:
Fokus pada Yesus yang menyelamatkan itu yang utama.
(jangan antipati juga dengan KKR)
Saksikan kabar baik itu perintahNya, ingat injil itu bukan hanya bicara keselamatan,,,tapi Allah yang begitu mengasihi manusia, sehingga matipun dia rela, apalagi "cuma" menyembuhkan kita..

Wahyu 12:11:
Dan mereka mengalahkan dia oleh darah Anak Domba, dan oleh perkataan kesaksian mereka. Karena mereka tidak mengasihi nyawa mereka sampai ke dalam maut.

Jadi semua KKR harusnya berbicara tentang Yesus, bukan pendetanya,,,sembuh atau tidak sembuh itu kedaulatan Tuhan, tugas kita sebagai anaknya taat dan mengucap syukur untuk semua jawaban yang diberi.
KKR juga tidak lah buruk karena menyaksikan keselamatan yang daripadaNya, menyaksikan kebaikanNya bagi semua orang. Banyak kali KKR dipakai sebagai "jalan masuk" untuk menjadikan semua bangsa murid Tuhan sebagaimana Matius 28:19.

Yesus mengasihi kita
Alva Dee said…
This comment has been removed by the author.
Alva Dee said…
This comment has been removed by the author.
Alva Dee said…
This comment has been removed by the author.
Alva Dee said…
Saya sangat setuju dengan tulisan sdr Judy Husin...Agar dapat memahami tulisan yang sangat cerdas ini, di butuhkan Pemahaman Yang Benar tentang ucapan - ucapan YESUS KRISTUS yang di tulis Kitab Injil...Juga di butuh kan Pengetahuan Umum Yang Luas (agar dapat membandingkan tulisan pada Zaman Injil di tulis dengan kondisi Zaman sekarang)...Kehehendak (Keputusan) ALLAH adalah di atas segala galanya yang terjadi di bumi atau pun di Jagad Raya ini termasuk Di Dalam Surga...YESUS KRISTUS tidak pernah berubah sampai kapan pun (tentang MUjizat yang pernah YESUS KRISTUS lakukan saat DIA ada di bumi ini) , Pasti lah ada sesuatu yang menjadi PERTIMBANGAN YESUS KRISTUS (Dengan Hikmat Yang Sangat Sempurna) untuk menyembuhkan siapa yang ingin di sembuhkan NYA, apa manfaat kesembuhan yang di berikan kan NYA pada orang yang menerima Mujizat Kesembuhan dari NYA dan juga apa manfaat bagi orang lain yang mengetahui peristiwa Mujizat Penyembuhan tersebut , Pembangkitan orang mati dll...Hal ini lah yang seharus nya kita amati dengan teliti tentang Mujizat Penyembuhan dan Mujizat yang lain...Tidak Perlu berdebat mengenai tulisan yang cerdas ini...Marilah kita dengan Tekun dan Sangat Teliti untuk Membaca , Merenungkan serta Melakukan apapun yang tertulis dalam Alikitab...Jika itu sudah kita lakukan, kita akan mengerti Maksud dan Tujuab Allah dalam YESUS KRISTUS tentang Mujizat apa pun...Saya Menyimpulkan Tulisan Cerdas ini :
Mungkin orang orang yang ada dalam video2 itu pun tidak bermaksud untuk menipu (Who Knows)...Mungkin mereka belum mengerti sampai sejauh ini tentang KEHENDAK (KEPUTUSAN) ALLAH ...
Kehendak ALLAH yang seharus nya kita mengerti - Agar apabila doa kita tak di kabulkan NYA pun, kita tidak akan pernah kecewa pada ALLAH Di Dalam YESUS KRISTUS
Anonymous said…
bisa di terima..... (Y) (Y)
Anonymous said…
Mujizat memang ada dan saya percaya itu.
Dan saya percaya jika kita sakit adanya penyembuhan melalui doa-doa orang yang mendoakan kita didalam nama Tuhan Yesus dan pastinya itu juga dibarengi oleh tangan-tangan dokter yang telah diutus Tuhan ke kita. Namun diluar dari itu saya tidak percaya. Tuhan Maha Kuasa dan tidak ada yang bisa meniru Tuhan.

Dokter saja butuh waktu belajar untuk menyembuhkan berbagai penyakit yang kita derita. Apalagi yang tidak belajar sama sekali?

kalau saya bisa kasih kesimpulan : Mereka hanya menyembuhkan hati dan pikiran kita saja bukan menyembuhkan penyakit. Yesus sudah mengutus Dokter untuk menyembuhkan penyakit, tinggal kita saja percaya dan Berdoa kepada Tuhan agar yang diutus Tuhan bisa menyembuhkan penyakit. Karena tidak ada penyakit yang tidak ada penawarnya kecuali Tuhan mencabut nyawa kita.
Anonymous said…
Oh iya, tambahan sedikit
kalau bisa saya logika kan : Kenapa pendeta tersebut ga sekalian jadi Dokter saja? kan bisa menyembuhkan orang sakit katanya. toh Dokter juga bisa melakukan penginjilan tanpa harus menjabat sebagai pendeta. Maaf yahh bukan maksud saya mau menghina atau apalah, saya hanya manusia biasa saja, maaf jika ada kata-kata yang salah.

that's all..
thanks
Unknown said…
Artikel yg baik , saya juga termasuk orang yang kurang percaya dengan adanya Mukjizat yang terjadi di KKR tersebut.
KAMAL said…
Sangat setuju dengan penulis....
Unknown said…
Saya percaya Yesus sudah menyembuhkan saya

Amin
Unknown said…
Saya pnah mengikuti kkr philip mantofa di medan. Dan menurut saya seperti drama yg dilakoni oleh panitia, philip mantofa menyuruh semua jemaat yg kurang lebih 5 ribu orang bergandengan tangan dan tdk boleh terputus, dari mimbar dia akan mengalirkan roh kudus, melalui tangan2 pendeta? Mmng roh kudus bisa dialirkan oleh seorang mantofa? Setelah kkr selesai saya berpikir bahwa kkr ini hanya mencari keuntungan saja
Anonymous said…
Sia sialah kepercayaan yg kita imani selama ini kalah dengan logika ADRENALIN dan skenario. Jadi apa yg dibuat Yesus harus persis dg apa yg dibuat para pendeta sekarang ? Apakah Tuhan itu tak maha kuasa dan kreatif dg banyak cara ? Terus Tuhan Yesus sendiri menubuatkan para pengikutNya akan melakukan perkara" yg lebih besar dari yg pernah Dia perbuat ? Apa tak lebih baik jadi atheis saja om ?
Judy Husin said…
@Anonymous,
Tolong di baca lagi tulisan saya diatas.
Anonymous said…
Terlalu irrasional jika anda berusaha merasionalkan pekerjaan tangan Tuhan. Apa yg Dia perbuat, ya suka-sukaNya. Apapun yang Dia lakukan, tidak tergantung pada anda. Pola pikir anda tidak akan pernah bisa menyamai Dia. Logika dan cara berpikir anak playground jelas beda dengan professor. Dan atas apapun yang Dia lakukan, atau apapun yang Dia akan lakukan, ya suka-sukaNya. Tidak perlu persetujuan anda sama sekali. Dia yang berdaulat penuh atas setiap kehendakNya. Sekali lagi, Dia Tuhan. Bukan orang-orang biasa kayak yg di dunia ini.
Judy Husin said…
@Anonymous, yang saya permasalahkan bukan pekerjaan Tuhan, tapi pekerjaan para hamba Tuhan yang merasa dipakai Tuhan untuk melakukan mujizat, ternyata hanya tipuan. Lebih baik anda membaca lebih hati-hati.
Alva Dee said…
Sebelum comment , bacalah baik2 tulisan ini dengan teliti dan juga memiliki pengetahuan yang baik tentang banyak hal , supaya tidak terjadi kekeliruan pemahaman dari tulisan ini...
Tidak ada yang menyimpang dari tulisan ini , baik dari sudut pandang mana pun jika di baca dengan teliti...
Tidak perlu berdebat lah...
Unknown said…
https://www.stevenagustinus.com/riris-n-ayu-sembuh-total-dari-kanker-darah/
Ini bukti sembuh total sejak 2013 sampai sekarang sehat , kuat , perkasa , jadi mukjizat masih ada , Tuhan masih bekerja
Butuh tindakan iman juga bukan cuma bergantung pada hamba Tuhan saja
Wen said…
Jangan kuatir.

Setan selama-lamanya pasti kalah dengan Allah pencipta, dan Allah tidak butuh dibela. Tapi kita butuh membela Allah kita. Kita yg butuh.

Saat teduh itu penting banget. Saran untuk semua yg membaca (baik yg pro atau kontra sama tulisan ini) adalah bawa semua pertanyaan dan keraguan ke hadirat Allah.

Yesus juga pernah kok nyembuhin ngga seketika... Tolong jangan rajam saya ya krn menulis ini. Cari aja di Alkitab please (aku ga hafal) minimal ada satu ketika nyembuhin orang buta.

Jangan cari Tuhan krn cari berkat, nanti setelah dapat berkat, Tuhan ngga kita cari lagi. Kadang utk sembuh cuma hal simpel, gak mesti kesembuhan di mimbar.

Kalau merasa pendeta menginginkan uangmu untuk kepentingan pribadinya (bukan untuk keperluan Tuhan), jangan ikuti dia. Jangan kasih uang ke dia. Malahan kita ngga boleh kasih uang ke dia.

Saya berasal dari gereja yang musiknya slow, saya kecil sampai besar di sana. Saya baru hitungan bulan pindah ke gereja karismatik... Tolong jangan rajam saya krn menulis ini.. bukan krn mengalami kesembuhan. Bukan krn diajak teman. Tapi krn aku merasa pulang ke rumah.

Kalau utk yg lain-lain krn saya belum pernah ke KKR penyembuhan ya aku ga bisa bilang. Tapi soal hadirat Tuhan, saya ngga setuju soal adrenalin dll dipermasalahkan. True kalo adrenalin mungkin adalah salah satu tandanya. Bukankah di Alkitab tertulis saat murid bertemu dengan Yesus di perjalanan ke Emaus hatinya berkobar-kobar. Itu seperti adrenalin, bukan?

Sekarang kalau mampir ke gereja lama yg bermusik slow pun hadirat Allah buatku kerasa kok. Dalam kamar ketika saat teduh sendirian tanpa musik juga kerasa. Kalau lagi kelompok doa kecil juga sambil gitaran pelan-pelan, kan ngga selalu musiknya kenceng.

Saya nulis bukan krn merasa tersinggung sama blog Anda. Hanya kasih sharing/masukan aja dari saya yg ngalami kedua macam gereja tsb.

Soal KKR penyembuhan, daripada diperdebatkan, kita berdoa aja, supaya yg palsu kebongkar. Apakah Allah kurang kuasa utk membela diriNya?

Kita juga boleh berdoa supaya Roh Kudus Yesus nyatakan diri lebih lagi, kesembuhan di mana-mana dalam artian kesembuhan fisik yg bisa kelihatan mata. Kayak orang cacat bisa tumbuh kaki/tangan yg baru.
Wen said…
Dan terima kasih buat blogger yg sharing pandangannya dan referensinya sesuai dengan logika dn ilmu pengetahuan. Sangat memperkaya sekali.

Mohon maaf bila comment saya ada yg tidak berkenan
Anonymous said…
Terima kasih untuk tulisannya yg sangat komprehensif. Saya jg memiliki pandangan yg sama akan fenomena kkr kesembuhan palsu yg jadi "dagangan" dari beberapa denominasi gereja. Kita perhatikan klo pendetanya khotbah isinya kesaksisan, kesembuhan, berkat. Ayat ayat alkitab akhirnya dijadikan pelengkap atau "dipelintir" demi maksud si pendeta. Kita sebagai jemaat hrs lbh pintar lg mendalami ayat alkitab. Apalagi source sdh banyak dari internet dan youtube bs dijadikan referensi dan "alat bukti" seperti ditunjukkan penulis. Terima kasih buat penulis. Tuhan memberkati.
Gratefuly said…
Saya pernah menyaksikan mujizat penyembuhan Tuhan yg benar benar terjadi....Bukan di KKR.Tapi ini kisah nyata hidup adik saya.
Kira kira 5 atau 6 tahun lalu adik sy terkena serangan jantung....Pingsan berkali kali dan di rawat di RS.Tapi entah adik sy sembuh total sampai hari ini setelah saya mengajak adik saya belajar Alkitab di gereja jemaat sy bernaung...Setelah belajar Alkitab,mengaku dosa dan dibaptis.Sejak itu adik sy sembuh total sampai hari ini...Adik saya pergi belajar Alkitab ke kota lain dengan jarak 2 jam perjalanan...Dia menahan sakit di dadanya setiap mau pergi belajar Alkitab.Tapi setelah dia dibaptis.Dia benar benar sembuh.Bukan karena Pak Pendeta yg membaptis atau karena si A atau si B tapi karena keajaiban Tuhan...Mujizat Tuhan nyata buat mereka yg mengaku dosa,bertobat dan menerima baptisan.
Maaf ini hanya share pengalaman nyata hidup di keluarga saya...
Unknown said…
Terimakasih @judy husin
Terjawab sudah risau hati ini tentang kepalsuan yang menjual nama Tuhan Yesus ,setelah saya ikuti agumen dalam komentar semuanya,saya bisa bisa memilah mana asli dan mana palsu.GBU
Unknown said…
Sangat bermanfaat artikel anda mengenai kkr penyembuhan, oh ya sy ada group wa hidup oleh roh klo boleh pa msk ya ke group wa utk berbagi pengetahuan dan pengenalan akan FT, terimakasih sblmnya pa.. Ini no saya Pa @judy husin 081252064326 kalau pa judy berkenan nnti sy minta tolong sm admin memasukan no pa judy..
Shalom.. TUHAN YESUS Memberkati kita semua
Anonymous said…
Kenapa Pak Yudi g pernah jawab comment ini yaDear pak Judi,


Apakah Anda sendiri percaya pada kesembuhan illahi, apakah ada contoh yg mnrt Anda itu bener2 mujijat dalam jaman sekarang ini. Thanks

May 29, 2013 at 4:56 PM
Anonymous said...
Anonymous said…
Pak Yudi, isi blog bapak sangat bagus sekali. Sangat kritis.
Tapi perlu juga di ingat bahwa Tuhan dalam rangka melakukan karya keselamatan bisa gunakan dengan berbagai cara.
Mungkin argumentasi yang Bapak sampaikan benar bahwa ada beberapa hamba-hamba Tuhan yang menurut Bapak melakukan penipuan dengan manipulasi dalam KKR Kesembuhan. Tapi menurut saya Bapak terlalu berani melakukan penghakiman bahwa tidak ada yang memperoleh keselamatan atau hidup baru dari kejadian tersebut.
Saya jadi ingat kotbah seorang pendeta yang mengajak kita menghitung dosa yang telah kita lakukan dalam hidup kita supaya kita kita tidak jatuh dalam dosa, dan menurut saya hal itu menyedihkan sekali, apakah tidak lebih baik kita hitung berkat Tuhan ataupun karya kasih Tuhan dalam hidup kita untuk selalu mengingatkan bahwa kita telah bebas dari dosa. Dan menurut saya bapak memiliki kemiripan dengan pendeta tersebut.

immanuelfoto said…
sepertinya anda belum pernah mengalami mujizat Tuhan. mujizat Tuhan diluar logika manusia Tuhan Yesus memberkati
Melchior suroso said…
Mohon dukungan doa untuk saya sudah 5 tahun sakit stroke dan insomnia. Terima kasih. Melchior Suroso
Unknown said…
Saya seorang katolik.Saya cocok dgn pemikiran2 penulis. Jika benar mujizat terjadi; sebaiknya dilakukan pengecekan kesembuhan tsb sehingga fitnah tdk terjadi. Didalam gereja katolik sendiri pernah terjadi skandal yg luar biasa besarnya, sampai raja2pun percaya. Jika tertarik bagaimana setan menggunakan seorang nun, sister. Dapat dibaca di Google saja Magdalene of the cross. Saya pribadi tdk akan menghakimi mereka, hanya mempertanyakan, kebenarannya. Bisa saja pd KKR tsb terjadi penyembuhan pada pribadi tsb,tapi itu krn ybs percaya pd Yesus, penyembuh ilahi. Bukan krn KKR atau event apapun, tapi krn kepercayaan dia, Dan kehendak Tuhan bekerja pd dirinya. Dan di claim oleg pendeta? Hanna Tuhan yg tahu rencanaNYA
Aldy Forester said…
Melihat realita yg ada mungkin bisa diukas terkait penyembuhan oleh Pastor Andi Simon di Balikpapan. Sangat luar biasa memang pengobatannya.
Saya jadi ingat salah satu orang di NTT yg kejadiaannya puluhan tahun silam. Dimana ada seseorang mengaku seorang yg punya kekuatan. Dia mengaku seorang Islam. Dalam sekejap dia bisa mengobati segala macam penyakit apapun jenisnya. Mirip sekali dgn pengobatan Pastor Andi Simon.
Namun....tak disangka...
Hampir ribuan pasien yg sdh disembuhkan dan mereka semua sdh memberikan uang/sumbangan,ternyata hanya sebulan kemudian, semua penyakit yg sembuh tadi akan kembali seperti semula.
Yg sdh lumpuh bertahun tahun, sdh buta bertahun tahun saat itu seketika langsung sembuh dan normal. Namun apa daya sebulan kemudian penyakitnya kembali seperti semula. Dan si penoling tadi sdh ilang entah kemana.
Ya....semoga aja pengobatan oleh Pastor Andi Simon benar2 permanen sembuhnya.
Unknown said…
Semua kembali kepada orang yang menerima kesembuhan. Harus percaya bahwa semua itu kehendak Tuhan... jika Tuhan berkehendak maka mukjizat bisa terjadi.setelah sembuh harus tetap taat berdoa dan dekat kepada Tuhan.
Rahmat_Nto said…
Percuma ada istilaj muzizat melalui perantara kok anda malah meragukan kuasa Allah melalu perantara... saya mantan Muslim yg sdh merasakan muzizat tsb berssma seluruh keluarga saya. Ulasana anda sungguh sangat panjang namun bertele2 dan terkesan sdg berperanv melawan sekte yg berbeda dg anda seolah2 anda pebih apahm dan lbh tahu drpd hamba2 Allah lainnya...nanti kalau sdh kena ke anda sasarannya baru anda bertobat. Shallom
Lingga said…
Terimakasih untuk pencerahannya.. Tuhan mampu melakukan mujizat menurut kedaulatanNya. Hamba Tuhan atau orang percaya punya hak untuk memohonkan mujizat kepada Tuhan. Paulus pernah melakukan mujizat, tapi dia sendiri ketika berdoa agar Tuhan mencabut utusan iblis yang ada dalam dirinya Tuhan tidak mengabulkannya.
Apakah mujizat mempengaruhi iman seseorang, bisa iya bisa tidak.. tapi ada juga banyak hamba Tuhan semakin murni imannya ketika dia tidak mengalami mujizat misalnya penyakitnya tidak disembuhkan..
Ranyrxny said…
Assalamualaikum saya atas nama Rany anak dari bapak Bambang saya ingin berbagi cerita masalah penyakit yang di derita ayah saya, ayah saya sudah 5 tahun menderita penyakit aneh yang tidak masuk akal, bahkan ayah saya tidak aktif kerja selama 5 tahun gara gara penyakit yang di deritanya, singkat cerita suatu hari waktu itu saya bermain di rmh temen saya dan kebetulan saya ada waktu itu di saat proses pengobatan ibu temen saya lewat HP , percaya nda percaya subahana lah di hari itu juga mama temen saya langsung berjalan yang dulu'nya cuma duduk di kursi rodah selama 3 tahun,singkat cerita semua orang yang waktu itu menyaksikan pengobatan bapak kyai hj Malik lewat ponsel, betul betul kaget karena mama temen saya langsung berjalan setelah di sampaikan kepada hj Malik untuk berjalan,subahanallah, dan saya juga memberanikan diri meminta no hp bapak kyai hj malik, dan sesampainya saya di rmh saya juga memberanikan diri untuk menghubungi kyai hj Malik dan menyampaikan penyakit yang di derita ayah saya, dan setelah saya melakukan apa yang di perintahkan sama BPK kyai hj Malik, 1 jam kemudian Alhamdulillah bapak saya juga langsung sembuh dari penyakitnya lewat doa bapak kyai hj Malik kepada Allah subahanallah wataala ,Alhamdulillah berkat bantuan bpk ustad kyai hj Malik sekarang ayah saya sudah sembuh dari penyakit yang di deritanya selama 5 tahun, bagi saudara/i yang mau di bantu penyembuhan masalah penyakit gaib non gaib anda bisa konsultasi langsung kepada bapak kyai hj Malik no hp WA beliau 0823-5240-6469 semoga lewat bantuan beliau anda bisa terbebas dari penyakit anda. Terima kasih
Anonymous said…
Sebelum Yesus naik ke surga Dia berkata ;
Markus 16:17-18 (TB) Tanda-tanda ini akan menyertai orang-orang yang percaya: mereka akan mengusir setan-setan demi nama-Ku, mereka akan berbicara dalam bahasa-bahasa yang baru bagi mereka,
mereka akan memegang ular, dan sekalipun mereka minum racun maut, mereka tidak akan mendapat celaka; MEREKA AKAN MELETAKKAN TANGANNYA ATAS ORANG SAKIT DAN ORANG ITU AKAN SEMBUH"

Ini kata-kata terakhir Yesus lho, itu berarti penting.

Yohanes 14:12
"Sesungguhnya Aku berkata kepadamu, siapa yang percaya kepada-Ku, ia juga akan melakukan pekerjaan-pekerjaan yang Kulakukan, bahkan ia akan melakukan yang lebih besar daripada itu, karena Aku pergi kepada Bapa-Ku.

Masih ada yang berkata mujizat adalah tipuan karena dia tidak percaya lagi pada apa yang dikatakan Yesus.

Mujizat dikatakan palsu, dikatakan dari Iblis.

Kemudian Mujizat mau dipahami dari sudut logika.
Dengan alasan ini kemudian Mujizat dikatakan tidak terjadi pendetanya dikomentari.

Lalu ayat ini dipakai

Matius 7:22
Pada hari terakhir banyak orang akan berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan, bukankah kami bernubuat demi nama-Mu, dan mengusir setan demi nama-Mu, dan mengadakan banyak mujizat demi nama-Mu juga?

ayat diatas pahami konteksnya. Bukan berarti semua yang bernubuat, menyembuhkan orang sakit dikatakan sesat, iblis. Simak baik-baik ayat ini.

Kemudian dikatakan bahwa tidak terjadi mujizat pada Paulus karena masih ada duri.
Yang dikonotasikan penyakit.

Pelajari dulu duri itu apa. Biarlah ayat menjelaskan ayat.

Bilangan 33:55
Tetapi jika kamu tidak menghalau penduduk negeri itu dari depanmu, maka orang-orang yang kamu tinggalkan hidup dari mereka akan menjadi seperti selumbar di matamu dan seperti DURI yang menusuk lambungmu, dan mereka akan menyesatkan kamu di negeri yang kamu diami itu.

Yosua 23:13
maka ketahuilah dengan sesungguhnya, bahwa TUHAN, Allahmu, tidak akan menghalau lagi bangsa-bangsa itu dari depanmu. Tetapi mereka akan menjadi perangkap dan jerat bagimu, menjadi cambuk pada lambungmu dan DURI di matamu, sampai kamu binasa dari tanah yang baik ini, yang telah diberikan kepadamu oleh TUHAN, Allahmu.

Perhatikan kata DURI pada ke dua ayat di atas.

Yang dimaksud Duri, adalah orang-orang yang menusuk Rasul Paulus seperti duri dalam daging di dalam pelayanannya.

Kemudian,
Anda berkata anda tidak menemukan orang-orang yang disembuhkan.
Ya, bisa saja karena anda berada dilingkungan orang tidak percaya. Tetapi saya bertemu orang-orang yang harusnya sudah mati karena dokter (medis dan ilmu pengetahuan) sudah tidak mampu, tapi karena mujizat mereka sembuh dan masih hidup.

Sekarang anda bisa menemukan banyak di YouTube orang yang mendapat mujizat.
Tapi kalau anda tidak percaya, pasti bilangnya ah.. settingan, kesaksian palsu dsb.

Kemudian anda menguji mujizat dengan logika.
Dalam orang percaya untuk menguji dilihat dari buahnya, kemudian sesuai dengan firman/spirit dari sorga (sifat, nilai nilai kebenarannya)
Jangan menggunakan ayat firman yang anda tidak mengerti konteksnya dan spirit/roh nya, yang hanya bisa dipahami oleh orang percaya karena Roh Kudus yang menyingkapkan bukan otak,,/kepintaran/logika.

Kesimpulan
Mujizat masih berlangsung apalagi bagi orang-orang percaya.
Kuasa Tuhan Yesus tidak berubah dahulu sekarang sampai selamanya.
Amin

Kalau anda bukan orang percaya anda tidak bisa pahami dan mengalami Tuhan karena ke kristenan sejati adalah orang-orang percaya.

Samuel said…
Saya melihat video seorang yang disebut " Hamba Tuhan " melakukan penyembuhan dengan tangan bergetar dan memukul mukul bagian tubuh orang yang datang untuk mendapatkan kesembuhan . Kadang dia injak injak kaki orang orang itu . Sambil berjalan dia memukul bagian badan orang yang berbaris di lapangan dan samasekali tidak terdengar dia menyebut nama Yesus . Bahkan hanya sesekali saja dia menyebut Tuhan Yesus dan orang yang katanya sembuh itu tidak ada yang seketika sembuh . Ada yang bisa berjalan biarpun terseok seok , entah apakah masih bisa berjalan waktu kembali ke rumahnya . Pendeta nya malah tidak banyak menyerukan nama Tuhan Yesus , yang sakit malah yang berseru berulang ulang "Dalam Nama Tuhan Yesus , Dalam Nama Tuhan Yesys ....Saya mencoba membaca seluruh Injil hingga Kisah Para Rasul namun tidak menjumpai cara penyembuhan seperti itu baik oleh Tuhan Yesus maupun oleh Rasul Petrus dan bahkan Rasul Paulus . Semua kesembuhan di dalam Aliktab sifatnya instan dan tuntas . Orang lumpuh langsung berjalan , orang buta langsung melihat , orang tuli langsung mendengar . Mungkin apa yang diulas di sini tentang hormon adrenalin dan kortisol itu memang ada benarnya menyebabkan orang orang itu merasa sembuh karena pendetanya terkenal dan sudah mendapat pujian bahkan endorsement dari pendeta lain nya .
Anonymous said…
Ini yg komen kelihatannya tdk menyimak dan mengerti apa yg dibahas oleh penulis jd nya banyak yg mendebat tp keluar dr konteks yg dibahas.ngawur ..