Skip to main content

Posts

Mari Kita Lawan Covid-19

Image by Gerd Altmann from Pixabay Hari ini tanggal 22 Maret 2020, seekitar satu minggu sejak Presiden Joko Widodo menghimbau untuk jangan keluar rumah jika tidak ada keperluan dan bekerja, belajar dan beribadah dari rumah, saya melihat bagaimana cuek dan kurangnya kepedulian warga Jakarta terhadap masalah COVID-19 ini. Sepertinya yang benar-benar menjalankan himbauan ini baru sekolahan saja. Sekolah sudah meliburkan siswanya dan belajar secara online. Perkantoran sampai saat ini saya tidak tahu, adakah yang benar-benar meliburkan diri. Meskipun sempat di katakan pemprov DKI bahwa ada sekitar 200 ribu perusahaan yang menyatakan akan bekerja dari rumah, faktanya, jalanan masih ramai saat jam kantor. Perusahaan tempat saya bekerja juga tetap masuk seperti biasa. Karena saya harus tetap bekerja inilah, saya bisa melihat bagaimana ketidakpedulian sebagian besar warga Jakarta. Pagi hari saya berangkat kerja, saya masih melihat orangtua yang mengajak anak-anaknya berjalan-jalan...

RIP Pdt Albert Rumbo

Pdt. Albert Rumbo, siapakah dia? Banyak yang membaca tulisan ini, mungkin mengenalnya, saya mengenalnya karena pernah mendengar kotbahnya. Saat itu saya beribadah di Gereja Injili Indonesia Semanggi dan beliau adalah salah satu hamba Tuhan di GII. Saya pernah mendengar kotbahnya sebelum ia  jatuh sakit. Seorang yang bersemangat memberitakan Injil. Pdt Albert Rumbo adalah salah satu orang yang saya kagumi semangatnya saat berada di atas mimbar. Setelah ia mengalami sakit, Pdt. Albert Rumbo masih tetap berdiri di atas mimbar. Meskipun saya lihat lebih kurus, namun semangatnya tetap ada. Pdt. Albert Rumbo tidak mengenal saya. Saya memang pernah bercakap-cakap dengannya sehabis ibadah, namun tidak lama, dan saya pastikan beliau tidak ingat saya, apalagi mengenal saya. Tapi satu kali saya agak terkejut, ia menyapa saya ketika bertemu di toilet. “Halo, bagaimana kabarnya?”, sapa pak Albert. “Oh, baik pak”, jawab saya. Kami ngobrol sebentar kemudian berpisah. Pak Albert memang...

Rencana Pernikahan Ahok dalam Kekristenan

Ahok, dulu dielu-elukan oleh para pendukungnya, bagaimana ia dengan berani menegakkan kebenaran dan menjalankan tugasnya dengan kejujuran. Ahok, dikenal sebagai seorang yang tegas dan keras terhadap birokrasi pemerintahan yang ngaco dan begitu sabar dan mengasihi dalam melayani rakyat kecil. Ahok, yang ketika dituduh menistakan agama dan harus masuk penjara, para pendukungnya berdemo meminta ia dibebaskan. Cukup ajaib kala Ahok masuk penjara. Ibu-ibu yang tidak pernah ikut demo, jadi ramai ikut-ikutan berdemo saat itu. Ahok, dikalangan Kristen dikenal sebagai seorang yang memiliki iman teguh, taat kepada Tuhan, bahkan sangat baik dalam memahami Alkitab. Ia memiliki keluarga yang cukup baik, seorang isteri bernama Veronica dan ketiga anaknya dikenal warga Jakarta cukup harmonis. Makanya, ketika muncul kabar bahwa Ahok akan menceraikan isterinya, banyak pendukungnya yang terkejut dan menganggap ia adalah Hoax untuk terus menjatuhkan Ahok yang sudah dipenjara. Tapi ketika adik yan...

Natal = Firman Menjadi Daging

Sudah masuk bulan Desember lagi. Sebentar lagi Natal. Kesibukan di setiap Gereja mulai tampak untuk menyambut datangnya Natal. Saya sudah beberapa kali menulis tentang Natal atau makna Natal. Sebenarnya tahun ini saya tidak ingin menulis tentang makna Natal, karena pikiran saya tetap sama dengan makna Natal yang pernah saya tulis sebelumnya. Tapi beberapa hari terakhir saya mulai melihat lagi, persiapan Natal yang dilakukan beberapa Gereja dengan sangat memalukan. Hari-hari ini, Gereja-Gereja mulai semakin aneh dalam merayakan Natal. Inti utama Natal semakin tidak kelihatan. Yesus yang seharusnya menjadi pusat pemberitaan Natal, seolah bergeser dan hanya sekedar menjadi bayi kecil yang tidak berdaya. Yesus hanya akan menjadi cerita sekedarnya saja di dalam Natal, cerita yang selalu di ulang-ulang setiap tahunnya, bahkan menjadi cerita yang membosankan bagi sebagian orang. Kesibukan banyak Gereja akhir-akhir ini, lebih banyak pada acara seperti pesta ulang tahun umumnya. Mak...