Skip to main content

Posts

Di Hibur dengan Menghibur

Lalu Daud pergi dari sana dan melarikan diri ke gua Adulam... Berhimpunlah juga kepadanya setiap orang yang dalam kesukaran, setiap orang yang di kejar-kejar tukang piutang, setiap orang yang sakit hati, maka ia menjadi pemimpin mereka. Bersama-sama dengan dia ada kira-kira empat ratus orang. (1 Samuel 22:1-2) Menghadapi kesulitan, siapa sih yang mau, apalagi sampai berlarut-larut sampai rasanya berat sekali. Kita hidup didalam dunia yang setiap hari pasti ada masalah, baik itu besar maupun kecil, berhubungan langsung dengan kita ataupun tidak. Sebagai pengikut Kristus, kitapun tidak luput dari masalah. Seringkali ketika menghadapi masalah/kesulitan/penderitaan, kita merasa begitu berat dan merasa hanya kita yang mengalami. Tuhan sepertinya tidak adil. Berkali-kali kita berdoa meminta pertolongan Tuhan, tapi hasilnya tidak kelihatan. Kesulitan demi kesulitan terus menghampiri kita. Apa yang terjadi dengan Daud pada ayat di atas? Jika kita membaca pasal-pasal sebelumnya, kita mengetahu...

Melayani Tanpa Upah

1 Korintus 9:12-18 9:12 Kalau orang lain mempunyai hak untuk mengharapkan hal itu dari pada kamu, bukankah kami mempunyai hak yang lebih besar? Tetapi kami tidak mempergunakan hak itu. Sebaliknya, kami menanggung segala sesuatu, supaya jangan kami mengadakan rintangan bagi pemberitaan Injil Kristus. 9:13 Tidak tahukah kamu, bahwa mereka yang melayani dalam tempat kudus mendapat penghidupannya dari tempat kudus itu dan bahwa mereka yang melayani mezbah, mendapat bahagian mereka dari mezbah itu? 9:14 Demikian pula Tuhan telah menetapkan, bahwa mereka yang memberitakan Injil, harus hidup dari pemberitaan Injil itu. 9:15 Tetapi aku tidak pernah mempergunakan satu pun dari hak-hak itu. Aku tidak menulis semuanya ini, supaya aku pun diperlakukan juga demikian. Sebab aku lebih suka mati dari pada ...! Sungguh, kemegahanku tidak dapat ditiadakan siapa pun juga! 9:16 Karena jika aku memberitakan Injil, aku tidak mempunyai alasan untuk memegahkan diri. Sebab itu adalah keharusan bagiku. Celakala...

Malapetaka – Kutuk atau Salib?

Maka Ia maju sedikit, lalu sujud dan berdoa, kata-Nya: “Ya Bapa-Ku, jikalau sekiranya mungkin, biarlah cawan ini lalu dari pada-Ku, tetapi jangan seperti yang Kukehendaki, melainkan seperti yang Kau kehendaki.” (Mat 26 : 39) Lalu Ia pergi untuk kedua kalinya dan berdoa, kata-Nya :”Ya Bapa-Ku jikalau cawan ini tidak mungkin lalu, kecuali apabila Aku meminumnya, jadilah kehendakMu!” (Mat 26 : 42) Memasuki tahun 2009, bukan hal aneh lagi jika saat ini kita mendengar atau menyaksikan di layar televisi, surat kabar, Internet, bahkan di lingkungan sekitar kita mengenai “ramalan masa depan”. Mama Lauren, salah satu sosok peramal yang sudah tidak asing lagi di telinga banyak orang, seperti sudah nara sumber ketika memasuki tahun baru. Informasi apakah yang diberikan oleh seorang peramal seperti Mama Lauren? Pasti ada hal-hal yang tampak menyenangkan, tetapi juga pasti ada malapetaka yang disampaikannya, dan manusia cenderung lebih terjadi pada malapetaka tersebut. Mengapa di jaman sekarang ini...

Mengampuni

Hari ini, Kamis, 27 November 2008 saya mengalami kejadian yang cukup membuat saya merenung. Hari masih pagi belum juga jam 09.00 saya mengalami dua kejadian yang bisa dikatakan serupa tapi tak sama. Saat itu saya dalam perjalanan menuju ke kantor, dipertengahan jalan setelah melewati underpass di wilayah Tanah Abang dan memasuki jalan layang jatibaru, saya hampir saya di serempet mobil yang masuk dengan tiba-tiba dari luar jalur dan dengan kecepatan tinggi, sementara saya sendiri sedang dalam kecepatan 60 km/jam. Saya sempat membunyikan klakson berkali-kali tetapi tdak dihiraukan dan saya terpaksa mengerem dengan tiba-tiba. Karena kesal saya mengejar mobil tersebut dan membelokkan spionnya. Pengemudinya marah dan mengejar saya. Akhirnya saya hanya meneriakkan “liat-liat kalo mau masuk jalur orang!” dan kemudian saya tinggalkan. Setiba dikantor masih sekitar jam 07.30, saya kemudian merenung. Untuk apa sih saya sebenarnya merasa kesal dan marah pada pengemudi tersebut? Saya teringat kep...

Biarlah Kunyatakan KebesaranMu

Tuhan, seringkali kusebutkan namaMu di setiap kali aku merasa gelisah. Dalam kehidupanku, namaMu seperti menjadi suatu pegangan, nama yang tidak akan pernah lepas dari ingatanku. Setiap kali aku merindukanMu, aku hanya merasakan diriku yang kotor dan hina dan tidak layak bahkan untuk menyebutkan namaMu. Setiap hari tidak sedikit keresahan dalam hatiku mengingatkan aku kepadaMu. Setiap titik kesalahan dan dosaku tidak pernah terlepas dari pandanganMu. Tidak mungkin aku berlari dan bersembunyi menutupi setiap noda dosa dalam hidupku. Engkau mengenal aku jauh lebih dalam di bandingkan orang lain, bahkan jauh lebih dalam dari diriku sendiri. Aku sadari kehidupanku seperti apa, aku sadari setiap kekecewaan yang aku perbuat di hadapanMu. Aku ingin menghapus setiap dosaku, tetapi rasanya itu semua tidak mungkin jika bukan Engkau sendiri yang menghapusnya. Tuhan, aku mengangkat kedua tanganku, berharap Engkau akan mengangkat semua dosa dan kesalahanku. Airmataku dan kepedihan dalam hatiku, tid...

Hatiku Gelisah

Hatiku gelisah dan jiwaku tidak tenang Tuhan, saat tiupan angin kencang ini menerpa diriku. Aku tidak mampu melihat kemana arahnya dan aku tidak tahu berapa lama ia akan bertiup. Namun kuletakkan pengharapanku kepadaMU. Engkau yang telah menerangi jalanku, ku tahu Engkau-pun tidak pernah meninggalkanku. Ketika aku menangis, janganlah itu menjadi kedukaan. Biarlah airmataku menjadi awal sukacita yang sedang Kau rancang dalam hidupku. Ijinkan kuberlutut dihadapanMu saat ini, sujud menyembah kepadaMu. Aku membutuhkanMu Tuhan, untuk kucurahkan segala isi hatiku. Jadilah kehendakMu didalam hidupku ya Tuhan, agar aku tidak meninggikan diriku tapi biarlah aku jatuh tersungkur dihadapanMU. Biarlah kuletakkan pengharapku kepadaMu. Bacalah hatiku ya Tuhan, yang tidak pernah tersembunyi dariMu. Setiap kotoran dan debu dalam hatiku, biarlah Engkau bersihkan, agar aku layak menghadap tahtaMu. Aku percaya padaMu dalam menghadapi tiupan angin ini, dan aku percaya didalam namaMu yang Agung dan Mulia. ...

Sekilas Rasa Syukurku

Hari ini, tepat satu bulan saya bekerja di perusahaan yang baru. Bagaimana rasanya? Sebenarnya biasa saja, saya harus adaptasi lagi. Baru sebulan disini saya belum mengenal seluruh karyawan, karena cukup banyak. Tapi disini saya mendapatkan fasilitas yang lebih baik dari tempat saya sebelumnya. Saya bersyukur kepada Tuhan, bukan saja karena mendapatkan tempat yang lebih baik, tetapi karena ada peristiwa dalam pengunduran diri saya dari tempat yang lama. Sedikit saya ceritakan. Saya mengajukan pengunduran diri awal April dan karena aturan perusahaan harus keluar satu bulan sesudah pengunduran diri, itu berarti akhir April saya baru keluar. Di pertengahan April saya di panggil HRD dan diminta keluar hari itu juga. Padahal saat itu sudah jam setengah lima sore alias sudah hampir pulang kerja. Singkat cerita (cerita selengkapnya silakan baca di http://www.mediakonsumen.com/Artikel2308.html) akhirnya pengunduran diri saya dipercepat. Meskipun ada rasa kesal dan kecewa terhadap perusahaan sa...

Fenomena Axis dan Santet lewat SMS

Kira-kira dua atau tiga minggu yang lalu, saya membaca dari sebuah forum diskusi di internet mengenai munculnya sebuah operator seluler baru. Ini tidak mengejutkan buat saya, karena memang saya sudah mengetahui informasi ini sebelum peluncuran operator seluler tersebut. Tetapi yang mengejutkan adalah adalah informasi yang disampaikan mengenai kemunculan operator seluler baru yang dihubung-hubungkan dengan setan/gereja setan. Axis adalah nama sebuah produk operator seluler baru. Pada forum diskusi tersebut diceritakan bahwa ini adalah nomor setan dimana bila di baca terbalik Axis akan menjadi Six-A, yang dianggap sebagai salah satu sebutan yang digunakan oleh gereja setan. Ada juga yang menyebutkan Sixa = Siksa. Axis sendiri diartikan sebagai Antikris. Selain itu penggunaan beberapa angka 6 seperti 60 SMS, 60/menit dan 600 MMS oleh operator selular ini dianggap melambangkan angka setan 666. Awalnya saya hanya tertawa ketika membaca hoax (berita palsu) ini. Tetapi ternyata berita ini ber...

Penghiburan Dalam Penderitaan

Judul diatas merupakan judul dari salah satu perikop Alkitab yaitu dalam kitab Ratapan 3. Penderitaan, siapakah yang tidak pernah mengalaminya? Besar kecilnya penderitaan yang dialami, dapat dipastikan semua orang pernah mengalaminya, terlepas dari ia menyadarinya atau tidak. Kitab Ratapan merupakan kitab yang berisi ratapan-ratapan dari nabi Yeremia. Ia adalah seorang nabi yang mengalami peristiwa keruntuhan Yerusalem sebagai penghukuman Tuhan. Sebuah kesedihan yang mendalam dari sebuah penderitaan. Saya tidak sedang membicarakan mengenai penghukuman Tuhan, tetapi yang saya lihat dalam pasal 3 ini adalah sebuah penghiburan dari Tuhan. Kesulitan dapat saja datang setiap saat di kehidupan kita dalam bentuk apapun. Mungkin saja masalah keuangan, kesehatan atau pilihan dalam hidup maupun hal-hal lainnya. Seorang teman saya di PHK karena perusahaannya mengalami kesulitan keuangan, padahal itu adalah sebuah perusahaan besar. Padahal, ia selalu bekerja dengan baik dan jujur. Sekarang, ia tid...

Bayi Titipan Tuhan (Sebuah Renungan)

Pagi hari, saat baru tiba di kantor dan belum memulai aktivitas, saya mengecek email. Ada sebuah email dari seorang rekan dengan subject : “Bayi di tanam hidup-hidup tapi masih hidup”. Sesaat saya kira email ini isinya becanda, karena teman saya memang sering mengirimkan email-email yang lucu. Tapi begitu saya buka isinya, ternyata ini sungguhan. Sebuah ulasan singkat diberitahukan dan dilengkapi dengan gambar-gambar penemuan bayi yang terkubur dalam tanah dan hanya sedikit bagian rambutnya saja yang terlihat pada lubang seperti bekas galian. Luar biasa memang, bayi tersebut dinyatakan sudah terkubur selama 24 jam namun masih hidup dan akhirnya diselamatkan oleh regu penyelamat. Setelah dibersihkan terlihat hanya ada sedikit luka di tubuh bayi itu. Saya kagum dengan pemeliharaan Tuhan atas bayi tersebut. Tetapi yang menjadi pemikiran saya adalah, teganya seorang ibu menguburkan bayinya sendiri tanpa rasa belas kasihan. Entah apa yang ada di dalam pikiran ibu yang melahirkannya. Akhir-a...

Kasih

Kadang ku bertanya apakah Kasih itu Kadang ku bertanya dimanakah Kasih itu Kadang ku bertanya adakah Kasih di hatiku Kadang ku bertanya sudahkah ku mengerti Kasih Kadang ku bertanya mengapa ada Kasih Kadang ku bertanya dimana ku temukan Kasih Kadang ku bertanya kemana ku cari Kasih Kadang ku bertanya telah hilangkah Kasihku Dan Kau menjawab Kasih adalah Aku Dan Kau menjawab Kasih ada didalamKu Dan Kau menjawab telah kuberikan KasihKu padamu Dan Kau menjawab Aku telah mengajarkanya padamu Dan Kau menjawab karena Aku mengasihimu Dan Kau menjawab telah Kau temukan Kasihmu Dan Kau menjawab carilah Kasih di hatiMu Dan Kau menjawab Kasihmu ada selama Aku bersamamu

Pikirkan Natal

Natal adalah saat memberi Natal adalah saat bersuka cita Natal adalah saat menyembahNatal adalah saat memuji Natal adalah saat mengikuti langkah Tuhan Natal adalah saat mempersembahkan yang terbaik Natal bukan saat mempersembahkan kekayaan Natal bukan saat mencari kegembiraan Natal bukan saat menanti hadiah Natal bukan saat menerima Saat Ia hadir disekelilingnya tertidur Saat Ia hadir hanya sedikit yang hadir Saat Ia hadir tak ada pesta ceria Saat Ia hadir tidak banyak yang tau Bintang itu telah bersinar Tapi siapa yang mengikutinya Orang disekelilingnya terkejut Tapi siapa yang mencarinya Banyak yang tahu dimana Dia Tapi sedikit yang melangkah kesana Seperti saat ini Banyak yang tertidur Sedikit yang mencari Sekarang Yang ada hanya pesta Bukankah dulu tanpa makanan sedikitpun Sekarang yang ada hanya menanti hadiah Bukankah dulu Ia disembah Sekarang hanya saat berkumpul dan bergembira Tapi dahulu ada sukacita Yang seharusnya tidak dinanti Sekarang justru dinanti Yang seharusnya memberi...

Setiap Langkah

Tuhan.. Sekian lama aku mengikutMu Setiap langkah kupandang jalanMu Setiap hari aku bersamaMu Setiap detik aku mengingatMu Kurasakan kasihMu Saat Kau gengam tanganku Kurasakan kesejukan Saat Kau sentuh hatiKu Saat yang indah kulalui bersamaMu Kebahagiaan Kau berikan padaku Semua indah dimataku Sampai pada saatnya aku bersamaMu Namun kiniKetika aku terjatuh Kau hilang dari hadapanKu GenggamanMu Kau lepaskan Hatiku tak lagi tersentuh Aku terkejut Karena Kau masih disisiku Ketika aku terjatuh Kau pegang diriku Agar aku tak terantuk pada dosa didepanku Genggamanku Kau lepaskan Saat aku terjatuh Namun Kau angkat tubuhku Agar ku tetap bersamaMu Hatiku merasa sunyi Ketika aku terjatuh Sepi kurasakan Namun Kau sisipkan sukacita Karena Kau masih disisiku Ketika aku terjatuh Kau pegang diriku Agar aku tak terantuk pada dosa didepanku

Ini Aku

Tuhan Mengapa Kau mengasihiku Bukankah aku pernah membenciMu Mengapa Kau panggil aku Bukankah aku tidak mau mendengarkanMu Mengapa Kau cari aku Bukankah aku tidak mau mencariMu Mengapa Kau beri kedamaian Bukankah aku selalu kesepian Aku hanyalah setitik debu Yang tertiup angin tanpa arah Namun Kau menangkapku Dan menjadikan sebening air Yang memberi kesegaran Kasihku tak seindah kasihMu Cintaku tak seindah cintaMu Rinduku tak seindah rinduMu Damaiku tak seindah damaiMu Tuhan Mengapa Kau memilihku Diantara berjuta anak-anakMu Bukankah Kau tahu semua dosaku Bentuklah aku Aku hanya dapat berkata Ini aku, jadilah seturut kehendakMu

Berkat Terindah

Tahun ini hampir berakhir Begitu banyak kebahagiaan Kau berikanBerkat-berkat yang begitu indah Saat kurenungkan kembali Aku sungguh bersyukur kepadaMu Kau berikan keluarga yang baik padaku Kau berikan sahabat yang setia padaku Kau berikan alam yang indah dihadapanku Kau berikan semua yang aku butuhkan Berkat yang indah Semuanya indah Namun hatiku bertanya Manakah yang terindah Tuhan.. Yang terindah adalah.. Saat aku terjatuh Engkau mengangkatku Yang terindah adalah.. Saat aku sedih Kau berikan senyuman dibibirku Yang terindah adalah.. Saat aku menangis Kau berikan kedamaian dihatiku Yang terindah dan paling indah adalah.. Bukan saat Kau lepaskan aku dari kesulitanku Tapi saat aku menghadapi kesulitan Kau tetap membuatku mengingatMu Kau tetap membuat bibirku menyebut namaMu Kau tetap membuatku bernyanyi bagiMu Kau tetap membuatku memuliakan namaMu Kau tetap tinggal bersamaku Dan Kau tidak pernah meninggalkan aku..

Sungguh Aku Tidak Mengerti

Tuhan, sungguh aku tidak mengerti KasihMu begitu besar untuk dunia Meski dunia membenciMu Kau tetap berkorban untuknya Tuhan, sungguh aku tidak mengerti Ketika Kau di siksa menuju ke salib Kau hanya diam menerima derita Agar dosaku di tebus oleh darahMu Tuhan, sungguh aku tidak mengerti Ajarkan aku tentang kasihMu Agar aku untuk mengerti pengorbananMu Mengikut Engkau memikul salibku

Amazing Christ

Lord, Oh so Great is Your Love Amazing grace You have given to me To me who live in sins Lord, Oh so wonderfull is Your Love You give Christ to save me Bring to life in Your grace Lord, Oh amazing is Your Love Lead me to follow Your way For all my life until I see You Tuhan, Oh begitu besar kasihMu Anugerah besar Kau berikan padaku Kepadaku yang berdosa ini Tuhan, Oh begitu agung kasihMu Kau berikan Kristus menebus dosaku Membawaku hidup dalam anugerahMu Tuhan, Oh luar biasa kasihMu Tuntun aku mengikut jalanMu Sepanjang hidupku hingga berjumpa denganMu

Ada Tuhan

Ada Tuhan Di balik gelisah hati Saat kusendiri Menghadapi buruknya mimpi Ada Tuhan Di balik rasa ragu Yang akan selalu membantu Melalui alunan lagu merdu Ada Tuhan Di balik jalan kelabu Yang selalu menemani Tuk melangkah tanpa henti Ada Tuhan Yang memberi kerinduan Akan indah lagu pujian Untuk terus kunyanyikan Ada Tuhan Tempat panutan hati Dan ungkapan isi hati Ada Tuhan Yang selalu mendengarkan Sepahit apapun cerita hati Ada Tuhan Di tengah jalan buntu Untuk memberi arah Menuju jalan keluar Ada Tuhan Dan aku percaya padaMu Kau selalu di sampingku Menemani setiap langkahku Ada Tuhan Sungguh Kau yang mulia Di atas segala kemuliaan

Di Akhir Tahun

Gerimis hujan di waktu senja Sendiri malam di akhir tahun Termenung hati tanpa berkata Jiwa sepi dalam lamunan Biarlah angin terus berhembus Memberi sejuk tubuh terbungkus Biarlah langkah maju berlekat Bersama bahagia yang kutemukan Panas di sini dingin di sana Bertemu kasih dijalan setia Keajaiban hadir penuh harap Satu mukjizat memberi derap Tidak lagi dalam bayangan Dimana hati membentuk jiwa Kucoba jalani bersama impian Berada jalan kita bersama Gelora baru bangkit mengayuh Tubuh baru beserta hati Langkah baru ke dunia baru Bersama tahun hari yang baru Bimbinglah aku bersamaMu

Jangan Tanyakan

Tidak semua pertanyaan Mendapat jawaban Tidak semua jawaban Selalu benar Jangan tanyakan kesempurnaan Jangan tanyakan kehidupan Sebab kita Tidak akan mendapat jawaban Biarlah hidup kita di dunia Mengalir bagai air Janganlah kau hentikan Biarkanlah ia mengalir Jangan hentikan langkahmu Sebelum sampai di tujuan Jangan hentikan kehidupan Di persimpangan jalan Tuhan tidak menjanjikan Jalan lurus bagi kita Tapi Tuhan selalu memberikan Jalan keluar bagi kita